• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Tanah Papua

Cak Imin janji sampaikan aspirasi penolakan pemekaran Papua ke Presiden

April 22, 2022
in Tanah Papua
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: - Editor:
MRP Teruskan Aspirasi Penolakan Pemekaran Papua

Pimpinan MRP menyerahkan aspirasi penolakan pemekaran Papua kepada Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar dalam pertemuan di Jakarta pada Jumat (22/4/2022). - Dok. MRP

0
SHARES
7
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Pimpinan Majelis Rakyat Papua atau MRP menemui Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB, Muhaimin Iskandar di Jakarta, Jumat (22/4/2022) untuk membicarakan polemik pemekaran Papua. Muhaimin berjanji akan menyampaikan aspirasi rakyat Papua yang menolak pemekaran Papua itu kepada Presiden Joko Widodo.

Dikutip dari keterangan pers tertulis MRP pada Jumat, Muhaimin Iskandar menyatakan para pemangku kepentingan pemekaran Papua harus mendengarkan aspirasi Orang Asli Papua yang menolak rencana pemekaran Papua. Muhaimin menegaskan kemauan Orang Asli Papua harus menjadi pegangan untuk memutuskan rencana pemekaran Papua.

“Yang harus dijadikan pegangan adalah apa yang menjadi kemauan masyarakat Orang Asli Papua. Itulah yang harus kita ikuti. Mengenai Rancangan Undang-undang Pembentukan Daerah Otonomi Baru [di Papua], prosesnya masih panjang. Karena itu baru sebatas inisiatif. Di luar urusan Daerah Otonom Baru, yang penting adalah adanya rasa saling percaya antara pemerintah pusat dan pemerintah Papua,“ kata Muhaimin.

Muhaimin yang juga Wakil Ketua DPR RI berjanji akan meneruskan aspirasi penolakan pemekaran Papua yang disampaikan MRP itu kepada Presiden Joko Widodo. “PKB pada prinsipnya tidak masalah, kepercayaan sudah terbangun. Hampir semua aspirasi Papua senantiasa kami ikuti melalui wakil-wakil PKB. Mengenai harapan pimpinan MRP, pasti kami sampaikan ke Presiden,” lanjut Muhaimin.

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Jazilul Fawaid yang turut mendampingi Muhaimin menerima para pimpina MRP menyatakan seharusnya Rancangan Undang-undang (RUU) tentang pemekaran Papua tidak menjadi RUU insiatif DPR RI. Menurutnya, RUU pemekaran Papua seharusnya pemerintahlah yang mengajukan RUU itu, karena proses penyusunan RUU membutuhkan persetujuan MRP.

“Karena itu mengenai otonomi daerah, [tapi] ternyata dicantolkan ke DPR RI. Di Senayan sendiri, sosialisasinya pasti tak merata. Sekarang, MRP perlu mengawal Komisi II DPR. Tanpa rekomendasi MRP akan berat. DPR harus meyakinkan MRP. Tidak mungkin [itu bisa dilakukan DPR] tanpa dibantu pemerintah“, kata Jazulil.

Dalam pertemuan itu, Ketua MRP Timotius Murib mengatakan, MRP sangat menghargai pendapat Muhaimin sebagai salah satu pimpinan DPR RI dan juga Ketua Umum PKB. “MRP optimis. Sebagai pimpinan partai besar, Pak Muhaimin pasti bersedia mempertimbangkan aspirasi masyarakat Orang Asli Papua terkait penundaan Daerah Otonom Baru untuk disampaikan kepada pimpinan partai politik nasional lainnya,“ ujar Murib.

BERITATERKAIT

Keluarga minta MRP Papua Selatan bentuk pansus usut kematian Leonardo Konorop

Bupati didesak bahas rencana pemekaran Pegubin dengan DPRK dan masyarakat

Sekda Papua Barat diingatkan fokus laksanakan tugas, bukan bicara DOB

MRP Papua Barat Daya soroti ketimpangan layanan publik di Maladumes

Murib menyampaikan pentingnya peliputan MRP dalam proses pemekaran Provinsi Papua. “Bahkan Otonomi Khusus Papua memberi amanat agar pemekaran Papua menjadi provinsi-provinsi dilakukan dengan melibatkan MRP. Bukan hanya dimintai pertimbangan, tetapi juga dimintai persetujuannya. Sayang, proses pembentukan Daerah Otonom Baru saat ini sangat tergesa-gesa,“ kata Murib.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Ketua Panitia Musyawarah MRP Benny Sweny yang turut serta dalam pertemuan dengan Muhaimin Iskandar itu menjelaskan, seharusnya proses pengajuan RUU DOB tersebut dimulai dari MRP selaku lembaga representasi kultural Orang Asli Papua dan memiliki wewenang untuk memberi persetujuan atas pemekaran Papua menjadi provinsi-provinsi.

“Setelah dari MRP, barulah kemudian RUU tersebut diajukan kepada Menteri Dalam Negeri untuk selanjutnya diajukan kepada DPR RI. Dalam pembahasannya pun, berbagai komponen masyarakat yang telah memperhatikan situasi Papua selama ini dimintakan pendapatnya,“ kata Benny Sweny.

Kepada Muhaimin, Wakil Ketua MRP Yoel Luiz Mulait menjelaskan bahwa pimpinan MRP sebelumnya juga telah menemui sejumlah pimpinan partai politik lainnya dan menyampaikan aspirasi penolakan pemekaran Papua. “Kami menyampaikan surat sekaligus menemui Pak Zulkifili Hasan, Pak Airlangga Hartanto dan Pak Suharso Monoarfa. Kami juga tengah berupaya menemui Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan,“ kata Mulait.

Beberapa waktu lalu, Megawati juga menyindir Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang dinilai mendorong pemekaran provinsi tanpa didasarkan pada kajian ilmiah. Megawati meminta Mendagri agar melakukan riset dahulu melalui Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Megawati juga sempat mengeluhkan rendahnya Pendapatan Asli Daerah dari Daerah Otonom Baru yang telah terbentuk.

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid yang mendampingi pimpinan MRP bertemu Muhaimin Iskandar menyampaikan bahwa pemekaran provinsi belum tentu dapat menurunkan eskalasi konflik bersenjata di Tanah Papua, khususnya di Intan Jaya. “Riset terbaru Amnesty Internasional menunjukkan kuatnya kepentingan perebutan sumber daya alam di Papua Tengah dan Pegunungan Tengah. Itu adalah dua wilayah yang menjadi target DOB,“ kata Usman.

Usman mengingatkan bahwa protes rakyat Papua menolak pemekaran Papua dan pembentukan Daerah Otonom Baru telah menimbulkan jatuhnya korban jiwa, seperti yang terjadi dalam aksi protes di Yahukimo. Usman meyakini jika pemerintah mau menunda pemekaran Papua, konflik Papua akan mereda.

“Jika pemerintah menunda, maka itu akan meredakan situasi di lapangan. Situasi lapangan memperlihatkan potensi eskalasi konflik dan memburuknya situasi Hak Asasi Manusia di Papua, terutama karena terkait rencana tambang emas di Intan Jaya, Papua,“ kata Usman.

Seperti diberitakan sebelumnya, pimpinan MRP tengah berada di Jakarta untuk menyuarakan dan menyalurkan aspirasi masyarakat Orang Asli Papua yang sebagian besar menolak pembentukan provinsi baru di Papua. MRP juga menemui sejumlah menteri termasuk Menteri Kordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mohammad Mahfud MD.

MRP dijadwalkan akan menemui Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu pada akhir pekan ini. Pertemuan itu akan berlangsung di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan. (*)

Tags: Daerah Otonom BaruDOBMajelis Rakyat PapuaMRPPemekaran PapuaPKBRevisi UU Otsus Papua
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

MRP Papua Selatan bentuk Pansus

Keluarga minta MRP Papua Selatan bentuk pansus usut kematian Leonardo Konorop

September 17, 2026
Pegubin

Bupati didesak bahas rencana pemekaran Pegubin dengan DPRK dan masyarakat

September 16, 2026

Sekda Papua Barat diingatkan fokus laksanakan tugas, bukan bicara DOB

September 2, 2026

MRP Papua Barat Daya soroti ketimpangan layanan publik di Maladumes

August 27, 2026

Capaian empat DOB Tanah Papua jadi pertimbangan pencabutan moratorium pemekaran

August 12, 2026

Evaluasi DOB Papua Selatan: Kemendagri minta data disampaikan apa adanya

August 12, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project
19 September 2026
Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project

Jayapura, Jubi – The Boven Digoel Customary Community Institution (LMA) in South Papua has declared its support for the Awyu [...]

Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence
19 September 2026
Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence

Jayapura, Jubi – Pembina Papua State Special School (SLB Negeri Pembina Papua) is expanding vocational education for students with disabilities [...]

Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua
18 September 2026
Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua

Jayapura, Jubi – Amnesty International Indonesia has called for an end to the killing of civilians in Papua by armed [...]

Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say
18 September 2026
Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say

Jayapura, Jubi — Pastor Yance Douw of the Jayapura Diocese says dialogue, access to information, solidarity and a better understanding [...]

The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road
17 September 2026
The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road

Jayapura, Jubi – The West Papua National Liberation Army (TPNPB) has claimed responsibility for the shooting that killed a driver, [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Pemuda adat Moi

Pemuda adat Moi memberikan waktu Pemkab Sorong menjawab tuntutan

September 20, 2026
Uncen

Manfun Kawasa Byak berdukacita atas meninggalnya Rektor Uncen

September 19, 2026
Kursi, Pendidikan, Sekolah Rusak

Tak ada kursi, lantai pun jadi

September 19, 2026
e-Sport

Kabupaten Jayapura gelar kompetisi e-sport Mobile Legend Bang-bang

September 19, 2026
Papua Barat

Warga Papua Barat mengucapkan selamat HUT kemerdekaan PNG ke 51 tahun

September 19, 2026
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

September 19, 2026
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

September 19, 2026
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

September 19, 2026
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

September 19, 2026
Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

September 18, 2026
Presiden Lai Ching-te

Presiden Lai Ching-te sebut Tuvalu dan Taiwan seperti saudara

September 19, 2026
Gubernur Fakhiri

Gubernur Fakhiri sampaikan tantangan pembangunan Papua ke pemerintah pusat

September 18, 2026
PEPARDA Papua Tengah

PEPARDA I Papua Tengah: Ruang disabilitas untuk berprestasi

September 19, 2026
LMA dukung Suku Awyu menolak PSN

LMA Boven Digoel dukung Suku Awyu menolak PSN

September 19, 2026
Pemuda adat Moi

Pemuda adat Moi memberikan waktu Pemkab Sorong menjawab tuntutan

0
Uncen

Manfun Kawasa Byak berdukacita atas meninggalnya Rektor Uncen

0
Kursi, Pendidikan, Sekolah Rusak

Tak ada kursi, lantai pun jadi

0
e-Sport

Kabupaten Jayapura gelar kompetisi e-sport Mobile Legend Bang-bang

0
Papua Barat

Warga Papua Barat mengucapkan selamat HUT kemerdekaan PNG ke 51 tahun

0
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

0
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara