Dekai, Jubi – Satu orang meninggal dunia dan satu orang luka-luka akibat serangan amunisi udara yang ditembakan dari pesawat nirawak atau drone oleh aparat keamanan republik Indonesia ke rumah warga sipil di jalan Gunung, Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, Selasa (25/11/2025), pukul 21.00 WP.
Dari kesaksian keluarga yang juga bermukim di jalan Gunung, Lemo Mirin kepada jurnalis Jubi melalui telepon seluler menerangkan serangan udara itu menimpa rumah warga sipil. Seorang siswa SMK Negeri 2 Dekai atas nama Listin Atin Sam alias Bulmak Sam (17) yang sedang tertidur meninggal dunia. Sedangkan korban lainnya, Yondinus Dapla yang tidur di kamar yang sama mengalami luka-luka.
“Mereka sedang tidur di kamar. Kejadian jam 9 malam, “kata Lemo Mirin, Rabu (26/11/2025).
Ia menjelaskan, warga melihat sebelum menjatuhkan amunisi udara, persawat nirawak atau drone berputar-putar sebanyak 4 kali, lalu menjatuhkan amunisi udara dan meledak di atas rumah.
“Pesawat beberapa menit tahan di udara, lalu [drone] menyala lampu hijau. Setelah itu [drone] menyalakan lampu kuning, lalu ketiga [drone] menyala lampu putih, dan menerangi rumah yang kena bom. Dia turunkan bom yang dari drone. Meledak,” kata saksi mata.
Mirin menambahkan amunisi udara itu jatuh di lurus ke rumah.
Saat ini keluarga sedang berkumpul, dan akan ke ke Polres Yahukimo minta meminta pertanggungjawaban.
“Bomnya jatuhkan di kamar anak sekolah. Sebentar kita akan ke polres minta pertanggungjawaban ke Polres,”kata Lemo Mirin.(*)



















Discussion about this post