Jayapura, Jubi – Sebanyak 15 peserta pelatihan dari seluruh Vanuatu telah menyelesaikan pelatihan khusus penggunaan drone, menandai langkah besar menuju pembangunan kapasitas lokal menggunakan drone dalam operasi perawatan kesehatan dan penanggulangan bencana.
Program pelatihan selama lima hari, yang dilaksanakan di Port Vila dari 31 Agustus hingga 4 September, merupakan bagian dari Proyek Drone Penggunaan Ganda Yayasan GX untuk Operasi Kesehatan Rutin dan Tanggap Bencana di Vanuatu.
Kelompok pertama mempertemukan personel dari Kementerian Kesehatan, Palang Merah Vanuatu, dan Kantor Manajemen Bencana Nasional Vanuatu, dengan peserta yang mewakili Provinsi Sanma, Malampa, Penama, Torba, dan Shefa.
Seluruh 15 peserta berhasil menyelesaikan penilaian mereka dan menerima sertifikat penyelesaian selama peluncuran resmi proyek pada Jumat (4/9/2026), sebagaimana dilansir Jubi dari laman www.dailypost.vu, Minggu (6/9/2026).
Pelatihan tersebut disampaikan oleh dua instruktur drone bersertifikasi GX dan berfokus pada keterampilan praktis yang dibutuhkan untuk mengoperasikan drone dengan aman dan efektif di Vanuatu.
Para peserta dilatih dalam pengoperasian drone, prosedur keselamatan, pemeliharaan, pengolahan data, dan operasi lapangan.
Program ini juga mencakup latihan simulator, yang memungkinkan peserta tanpa latar belakang penerbangan untuk membiasakan diri dengan pengoperasian drone sebelum melakukan latihan praktis.
Menurut GX Foundation, sifat pelatihan yang terstruktur dan praktis memungkinkan para peserta untuk dengan cepat mengembangkan keterampilan dan kepercayaan diri mereka, mempersiapkan mereka untuk misi independen di masa depan.
Pembentukan kelompok pertama yang terlatih diharapkan dapat menyediakan Vanuatu dengan sejumlah personel yang dapat mengoperasikan teknologi tersebut ketika dibutuhkan untuk operasi kesehatan dan keadaan darurat.
Proyek ini secara khusus berfokus pada penciptaan kapasitas lokal daripada hanya bergantung pada tim teknis eksternal, sehingga memungkinkan personel terlatih dari lembaga pemerintah dan kemanusiaan utama untuk berpotensi mengerahkan drone sebagai bagian dari operasi mereka sendiri.
Inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman yang ditandatangani antara GX Foundation dan Kementerian Kesehatan pada 13 Juli. (*)























Discussion about this post