• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Melawan Lupa; 55 tahun Pepera di Provinsi Irian Barat

July 15, 2024
in Polhukam
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Dominggus Mampioper - Editor: Syam Terrajana
Fernando Ortiz Sanz saat berkunjung ke Manokwari menyaksikan pelaksanaan Pepera 14 Juli-2 Agustus 1969 didampingi Mendagri Amir Machmud dan Bupati Manokwari SD Kawab- Jubi.ist

Fernando Ortiz Sanz saat berkunjung ke Manokwari menyaksikan pelaksanaan Pepera 14 Juli-2 Agustus 1969 didampingi Mendagri Amir Machmud dan Bupati Manokwari SD Kawab- Jubi.ist

0
SHARES
465
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

 

Jayapura, Jubi- Hanya dua wilayah di Indonesia yang proses integrasinya dilakukan melalui referendum. Pertama dilakukan referendum di Provinsi Irian Barat dan kedua Provinsi Timor Timor.

Referendum di Papua yang dikenal dengan Penentuan Pendapat Rakyat ( Pepera) di Irian Barat, berlangsung pada 14 Juli 1969 di Kabupaten Merauke. Berakhir di Kabupaten Jayapura 2 Agustus 1969. Hari ini,  Pepera sudah berusia 55 tahun.

Waktu itu Provinsi Irian Barat terdiri dari delapan kabupaten antara lain, Jayapura, Jayawijaya, Merauke, Paniai, Sorong, Biak Numfor, Yapen Waropen dan Kabupaten Manokwari.

Selanjutnya referendum kedua adalah Provinsi Timur Timor melakukan pemilihan suara kemerdekaan pada 30 Agustus 1999. Pelaksanaan ini diselenggarakan oleh Misi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Timor Timur .

Referendum ini berawal dari permintaan yang diajukan oleh Presiden Indonesia , BJ Habibie , kepada Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Kofi Annan pada 27 Januari 1999, agar Perserikatan Bangsa-Bangsa menyelenggarakan referendum, yang mana Timor Timur akan diberikan pilihan antara otonomi yang lebih besar di dalam Indonesia atau kemerdekaan .

Kalau di Timor Timur para pemilihnya menggunakan satu orang satu suara dan semua bebas memilih sesuai dengan pilihan. Berbeda dengan referendum di Provinsi Irian Barat atau Pepera.

BERITATERKAIT

Gubernur Fakhiri sampaikan tantangan pembangunan Papua ke pemerintah pusat

Masalah Papua tak bisa diselesaikan dengan pendekatan satu pihak

Otsus Papua: Regulasi Kuat, Kurikulum Kearifan Lokal Masih Mandek

Teror berulang bukti kegagalan negara melindungi pekerja HAM di Papua

Mulai Desember 1962-  1 Mei 1963 UNTEA memerintah Irian Barat, kemudian menyerahkan kepada pemerintah Indonesia sembari menyiapkan pelaksanaan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) sejak 1963 – 1969.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Memasuki 1969 barulah pemerintah melaksanakan Pepera dengan membentuk Dewan Musyawarah Pepera atau yang disingkat DMP. Waktu itu sebanyak 1026 mewakili penduduk Irian Barat sebanyak 815.904 penduduk Provinsi Irian Barat.

 

Screenshot from 2024 07 15 10 08 01
Jumlah anggota DMP dari delapan kabupaten Provinsi Irian Barat, 1969, dikutip dari buku berjudul,Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) di Irian Barat, 1969 Diterbitkan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Irian Barat, 1972.

Pilihan Referendum di Irian Barat

Pada 1 April 1968 di New York seorang diplomat asal Bolivia bernama Fernando Ortizz Sanz menjadi wakil Sekjen PBB di West Papua atau West Irian. Di dalam kosakata PBB , Fernando Ortiz Sanz akan tercatat sebagai wakil PBB untuk Irian Barat atau United Nations Representative for West Irian/ UNWRI.

Diplomat Bolivia ini memiliki rekam jejak yang bervariasi sebagai pejabat PBB di New York, menjadi guru besar sejarah dan pernah pula menjadi wartawan. Selama sebulan di New York Ortiz Sanz membaca semua dokumen dan sejarah Papua Barat termasuk dokumen yang dikirim Markus Kaisiepo dan Nicolas Jouwe dari Belanda kala itu.

Usai membaca semua dokumen 17 Agustus 1968, Ortiz Sanz tiba di Jakarta dan selanjutnya akan ke Irian Barat sebagai wakil PBB yang tugasnya meliputi, “to advice, assist and participate in such arrangement.” (memberi saran, membantu dan berpartisipasi dalam pengaturan tersebut)

Selanjutnya pada  Juli 1969 diperkenalkanlah cara pemungutan suara Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) di dalam Dewan Musyawarah Pepera (DMP). Waktu itu dilakukan dengan cara musyawarah antara Pemerintah Indonesia dengan wakil Dewan Musyawarah Pepera (DMP).

“Yang diambil adalah kesepakatan dalam musyawarah tanpa ada pemungutan suara secara perorangan, dengan mengajukan pertanyaan sesuai pasal XVII Persetujuan New York 1962 yaitu,

– Tetap di dalam Republik Indonesia

– Tidak ( artinya melepaskan hubungan dengan RI atau memilih merdeka sendiri)”

Meskipun dalam Pepera 1969 ada dua pilihan antara tetap di dalam RI dan tidak, ternyata para pemimpin pro kemerdekaan harus menerima kenyataan dan dianggap mengganggu ketertiban umum.

Markus Kaisiepo dan kawan-kawan termasuk Nicolash Jouwe tak bisa berbicara dan hanya boleh menyaksikan dari luar negeri. Bahkan tokoh-tokoh Papua di Kota Jayapura yang dipimpin mendiang Herman Wayoi Ketua DPR GR yang memperjuangkan pelaksanan Pepera 1969 harus didasarkan pada prinsip “one man, one vote”.

Herman Wayoi ditangkap di rumahnya sendiri dan dijebloskan ke Ifar Gunung,  tahanan politik milik militer Kodam XVII Cenderawasih di bawah pimpinan Brigjen TNI Sarwo Edhie Wibowo. Pilihan dari Keputusan DPR GR untuk satu orang satu suara membuat dewan perwakilan harus dibekukan dan dibubarkan. Hal ini menyebabkan pelaksanaan rerferendum sesuai dengan memilih anggota DMP 1969.

Herman Wayoi  ditangkap setelah memimpin demo bersama mahasiswa di Gedung Negara dan menyerahkan pernyataan kepada Fernando Ortiz Zanz.

Sedangkan Nicolash Meset, Moses Weror, Zonggonao dan Clemens Runaweri wakil ketua Front Pembebasan Papua Barat (FPPB) harus menyelamatkan diri dengan menyeberang dan melintasi perbatasan menuju ke Papua New Guinea melalui Vanimo, Provinsi West Sepik.

Selain itu sebanyak 340 tahanan politik yang ditahan dan selanjutnya dibebaskan termasuk mantan Gubernur Provinsi Irian Barat, Elieser Yan Bonay. (*)

 

 

Tags: Irian BaratPapuaPenentuan Pendapat RakyatPeperaReferendum
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Gubernur Fakhiri

Gubernur Fakhiri sampaikan tantangan pembangunan Papua ke pemerintah pusat

September 18, 2026
Masalah Papua

Masalah Papua tak bisa diselesaikan dengan pendekatan satu pihak

September 17, 2026

Otsus Papua: Regulasi Kuat, Kurikulum Kearifan Lokal Masih Mandek

September 14, 2026

Teror berulang bukti kegagalan negara melindungi pekerja HAM di Papua

September 14, 2026

LBH Papua Sorong pertanyakan laporan penganiayaan yang diduga dilakukan polisi

September 13, 2026

Komnas HAM Papua: Kekerasan tak menyelesaikan masalah Papua

September 11, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project
19 September 2026
Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project

Jayapura, Jubi – The Boven Digoel Customary Community Institution (LMA) in South Papua has declared its support for the Awyu [...]

Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence
19 September 2026
Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence

Jayapura, Jubi – Pembina Papua State Special School (SLB Negeri Pembina Papua) is expanding vocational education for students with disabilities [...]

Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua
18 September 2026
Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua

Jayapura, Jubi – Amnesty International Indonesia has called for an end to the killing of civilians in Papua by armed [...]

Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say
18 September 2026
Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say

Jayapura, Jubi — Pastor Yance Douw of the Jayapura Diocese says dialogue, access to information, solidarity and a better understanding [...]

The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road
17 September 2026
The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road

Jayapura, Jubi – The West Papua National Liberation Army (TPNPB) has claimed responsibility for the shooting that killed a driver, [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Kursi, Pendidikan, Sekolah Rusak

Tak ada kursi, lantai pun jadi

September 19, 2026
e-Sport

Kabupaten Jayapura gelar kompetisi e-sport Mobile Legend Bang-bang

September 19, 2026
Papua Barat

Warga Papua Barat mengucapkan selamat HUT kemerdekaan PNG ke 51 tahun

September 19, 2026
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

September 19, 2026
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

September 19, 2026
Presiden Lai Ching-te

Presiden Lai Ching-te sebut Tuvalu dan Taiwan seperti saudara

September 19, 2026
PEPARDA Papua Tengah

PEPARDA I Papua Tengah: Ruang disabilitas untuk berprestasi

September 19, 2026
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

September 19, 2026
Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

September 18, 2026
Pendidikan

Anak-anak PNG diminta prioritaskan Pendidikan

September 18, 2026
Bougainville

Para pemilik tanah adat tambang Panguna di Bougainville adakan pembicaraan

September 18, 2026
Sekolah Rakyat

Pemerintah siapkan Rp1 Triliun untuk bangun Sekolah Rakyat di Papua

September 18, 2026
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

September 19, 2026
Gubernur Fakhiri

Gubernur Fakhiri sampaikan tantangan pembangunan Papua ke pemerintah pusat

September 18, 2026
Kursi, Pendidikan, Sekolah Rusak

Tak ada kursi, lantai pun jadi

0
e-Sport

Kabupaten Jayapura gelar kompetisi e-sport Mobile Legend Bang-bang

0
Papua Barat

Warga Papua Barat mengucapkan selamat HUT kemerdekaan PNG ke 51 tahun

0
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

0
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

0
Presiden Lai Ching-te

Presiden Lai Ching-te sebut Tuvalu dan Taiwan seperti saudara

0
PEPARDA Papua Tengah

PEPARDA I Papua Tengah: Ruang disabilitas untuk berprestasi

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara