• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Pasifik

Aktivis serukan agar Papua Nugini dirikan kementerian untuk perempuan

May 1, 2026
in Pasifik
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Dominggus A Mampioper - Editor: Arjuna Pademme
Aktivis PNG

Dorothy Tekwie aktivis hak-hak perempuan dan anak di Port Moresby, PNG- Jubi/ RNZ Pasifik

0
SHARES
4
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Seorang pembela hak-hak perempuan di Papua Nugini (PNG), Dorothy Tekwie menyerukan pembentukan Kementerian untuk perempuan di negara itu.

Pembentukan kementerian untuk perempuan dinilai penting, karena kaum perempuan dan anak di negara tersebut mengalami diskriminasi di rumah, maupun di luar.

“Kementerian semacam itu diperlukan untuk mengatasi masalah diskriminasi, pelecehan, dan marginalisasi perempuan yang telah berlangsung lama di PNG,” kata Dorothy Tekwie, sebagaimana dilansir jubi.id dari laman internet, RNZ Pasifik, Jumat (1/5/2026).

Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir, kabinet telah diperluas dengan menambahkan kementerian baru untuk kopi, kelapa sawit, dan peternakan, di antara portofolio lainnya.

Tekwie mengatakan, namun hingga kini tidak ada kementerian yang menangani masalah mendesak yang menghambat separuh penduduk dan, secara tidak langsung.

“Saat ini kita memiliki 38 kementerian. Saya tidak mengatakan bahwa kementerian-kementerian itu tidak dibutuhkan, tetapi kementerian-kementerian itu dapat digabungkan, atau dapat dibuat lebih masuk akal,” katanya kepada RNZ Pacific.

“Sebenarnya saya menyerukan pembentukan Kementerian untuk Perempuan, dan seruan saya adalah, jika bukan pada pemerintahan ini, maka mudah-mudahan kita akan mendapatkannya ketika pemerintahan baru terbentuk setelah pemilihan tahun depan,” ujarnya.

BERITATERKAIT

Tim putra kriket PNG bersiap ikut kualifikasi Piala Dunia T20

PNG luncurkan pembangkit listrik tenaga gas untuk peningkatkan kesejahteraan Komunitas Hela

Bougainville Merdeka 2027 dan Mengapa PNG Sulit Melepaskan Wilayah Otonomi Ini?

Militer dan Kepolisian PNG Tidak Akan Pernah Lagi Memasuki Wilayah Otonomi Bougainville

Ketika PNG memperoleh kemerdekaan pada , 16 September 1975, konstitusi telah menjamin kesetaraan dan partisipasi perempuan dalam pembangunan politik, sosial, dan ekonomi negara tersebut.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Namun menurut Tekwie, implementasi ketentuan-ketentuan ini jarang didukung dengan sumber daya yang memadai, dan juga tidak ada kemauan politik di baliknya.

Katanya, kini isu-isu perempuan sebagian besar hanya ditangani di sebuah kantor yang kekurangan dana, di dalam Departemen Pengembangan Masyarakat.

“Perempuan, yang sekarang berjumlah sedikit lebih dari 50 persen dari populasi negara ini, didorong masuk ke Departemen Pengembangan Masyarakat atau departemen yang menangani segala hal seperti Agama, Pemuda, dan Olahraga,” ucapnya.

Menurutnya, perempuan secara harfiah memberikan kehidupan kepada setiap orang dan memainkan peran penting dalam kesehatan penduduk. Oleh karena itu, tantangan yang dihadapi perempuan merupakan isu nasional yang penting.

Tekwie juga menyampaikan pandangannya tentang perlunya Kementerian Pemberdayaan Perempuan pekan lalu di Forum Pembangunan Regional Momase di Madang. Namun, belum jelas apakah para ‘tokoh penting’ pemerintah mendengarkan atau tidak.

Perdana Menteri PNG, James Marape bulan lalu mengatakan pemerintahnya ingin “meningkatkan kesadaran” tentang kekerasan dalam rumah tangga yang dihadapi perempuan di negara tersebut.

Ia mengatakan 64 persen perempuan di PNG telah mengalami “satu bentuk atau lainnya” kekerasan pada tahun 2025.

“Kami tidak meminta kementerian besar, tetapi sesuatu yang dapat mengkoordinasikan Dewan Nasional Perempuan, yang dapat melakukan semua pekerjaan baik yang dilakukan oleh UKM (Usaha Kecil dan Menengah) perempuan, semua pekerjaan baik yang dilakukan oleh perempuan di gereja-gereja, dan menyatukan semuanya serta memperhatikan masalah pelecehan,” kata James Marape.

“Perempuan, anak-anak, dan gadis-gadis muda dilecehkan oleh laki-laki di masyarakat, bahkan di dalam keluarga. Kekerasan seksual yang berkaitan dengan keluarga semakin meningkat. Jadi kami ingin memiliki pelayanan kecil, bukan yang besar, mungkin yang terkecil dari semuanya, tetapi kami ingin melihatnya didukung,” ucapnya.

PNG memiliki sangat sedikit perempuan yang terpilih menjadi anggota parlemen nasionalnya dalam lima dekade sejak kemerdekaan. Tekwie mengatakan para pemilih telah terpengaruh oleh stereotip yang tidak membantu.

“Mereka memiliki anggapan bahwa laki-laki adalah pemimpin dan perempuan adalah pelayan. Nah, sudah waktunya. Sudah waktunya negara ini menempatkan para pelayan di posisi atas sehingga para pelayan dapat menghasilkan barang-barang yang dibutuhkan negara ini untuk memberi makan, memberi pakaian, mendidik, dan menjaga kesehatan,” ujarnya. (*)

Tags: Kementerian PerempuanPNG
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Tim Kriket PNG

Tim putra kriket PNG bersiap ikut kualifikasi Piala Dunia T20

May 1, 2026
Polisi Fiji

Polisi Fiji dikecam karena menyita ponsel seorang jurnalis

May 1, 2026

Kolaborasi lawan spesies invasif, ranger Kepulauan Solomon perkuat aksi lapangan

April 30, 2026

Samoa buka klinik pengobatan tradisional Tiongkok di Apia

April 30, 2026

Kaledonia Baru bersiap menghadapi pemilihan provinsi yang krusial

April 30, 2026

Pemilik lahan di Bougainville memperingatkan perusahaan tambang hentikan aktivitas

April 30, 2026

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Dubes Australia

Dubes Australia berkunjung ke kampus Deakin Lancester University di Bandung

May 1, 2026
Tim Kriket PNG

Tim putra kriket PNG bersiap ikut kualifikasi Piala Dunia T20

May 1, 2026
Polisi Fiji

Polisi Fiji dikecam karena menyita ponsel seorang jurnalis

May 1, 2026
Aktivis PNG

Aktivis serukan agar Papua Nugini dirikan kementerian untuk perempuan

May 1, 2026
Pemprov Papua

Pemprov Papua tetapkan tiga kawasan strategis untuk investasi dan pariwisata

May 1, 2026
Pemprov Papua

Pemprov Papua prioritaskan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi lewat program strategis

May 1, 2026
Ekonomi Inklusif

Gubernur Fakhiri dorong ekonomi inklusif dan pemerataan kesejahteraan

May 1, 2026
Tanah Papua

Tanah Papua darurat HAM setelah Indonesia menjadi Presiden Dewan HAM PBB

April 29, 2026
Pesta Babi

‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

April 21, 2026
Poster film dokumenter Pesta Babi - Dok. Jubi

Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

April 19, 2026
Perempuan Papua

Perempuan Papua serukan perlawanan terhadap ketidakadilan

April 30, 2026
Perempuan Papua

Perempuan Papua “Lawan PSN dan Militerisme”

April 30, 2026
Pentas Seni dan Budaya

Pentas seni dan budaya Papua 2026: Peringatan integrasi Papua ke dalam NKRI

April 30, 2026
Papua Tengah

Pemprov ajak generasi muda Papua Tengah perkuat nasionalisme

April 29, 2026
Dubes Australia

Dubes Australia berkunjung ke kampus Deakin Lancester University di Bandung

0
Tim Kriket PNG

Tim putra kriket PNG bersiap ikut kualifikasi Piala Dunia T20

0
Polisi Fiji

Polisi Fiji dikecam karena menyita ponsel seorang jurnalis

0
Aktivis PNG

Aktivis serukan agar Papua Nugini dirikan kementerian untuk perempuan

0
Pemprov Papua

Pemprov Papua tetapkan tiga kawasan strategis untuk investasi dan pariwisata

0
Pemprov Papua

Pemprov Papua prioritaskan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi lewat program strategis

0
Ekonomi Inklusif

Gubernur Fakhiri dorong ekonomi inklusif dan pemerataan kesejahteraan

0

English Stories

A public forum organized by Suara Perempuan Papua protesting militarism and National Strategic Projects (PSN) in the Land of Papua, held at Abepura Circle, Jayapura City, Papua, Thursday (April 30, 2026) — Jubi/Aida Ulim
Pacnews

Papuan Women call for resistance against injustice

May 1, 2026
An illustration of students staging a demonstration titled “Papua in Military and Humanitarian Emergency” in Jayapura, Monday (April 26, 2026). — Courtesy of Jubi
Pacnews

Papua Rights Groups declare ‘Human Rights Emergency,’ urge end to Military Operations

April 29, 2026
Alantino Wiya, Assistant I for Government and Social Affairs at the Central Papua provincial secretariat, speaks while representing Governor Meki Nawipa at the opening of a national insight seminar in Nabire, Wednesday (April 29, 2026). — Courtesy of Central Papua Provincial Government Public Relations
Pacnews

Central Papua Government urges youth to strengthen nationalism

April 29, 2026
Indonesia’s Vice Health Minister Benjamin Paulus Octavianus poses for a photo with Papua Governor Matius D. Fakhiri in Jayapura, Tuesday (April 28, 2026). — Jubi/Alexander Loen
Pacnews

Papua accounts for over 90% of Indonesia’s malaria cases, Vice Health Minister calls for integrated response

April 29, 2026
Coalition of students and local youth organizations under the Cipayung Indigenous Papua Highlands alliance staged a protest in Wamena on Monday (April 27) - Supplied
Pacnews

Students in Wamena demand withdrawal of Non-Organic Military Forces from Papua Highlands

April 29, 2026

Trending

  • Tanah Papua

    Tanah Papua darurat HAM setelah Indonesia menjadi Presiden Dewan HAM PBB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ‘Pesta Babi’ di Yogyakarta, membuka mata publik melihat persoalan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Raya : Ketika lagu kebangsaan menjadi luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perempuan Papua serukan perlawanan terhadap ketidakadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perempuan Papua “Lawan PSN dan Militerisme”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara