Jayapura, Jubi – Kantor Pariwisata Vanuatu (VTO) menyambut kembali Air Calédonie ke Vanuatu kemarin , dengan kedatangan penerbangan pertama dalam beberapa tahun, menandai momentum penting dalam sektor penerbangan dan pariwisata.
Pemerintah Vanuatu gembira dengan dibangunnya kembali hubungan penting ini.
Berbicara di acara tersebut, Glenn Wadra, Perwakilan Pemerintah Kaledonia Baru, menekankan pentingnya rute udara baru ini. “Dengan penuh kegembiraan dan kebanggaan, saya berdiri di hadapan Anda hari ini pada hari yang tak terlupakan ini, 3 Oktober 2024, yang menandai dimulainya fase baru kerja sama udara antara kedua negara kita,” kata Wadra kepada dailypost.vu yang dikutip jubi.id Minggu (6/10/2024)
Rute dioperasikan oleh pesawat ATR 72-600, akan terbang dari Bandara Internasional La Tontouta ke Port Vila dua kali seminggu, padai Senin dan Kamis, melalui kemitraan dengan Aircalin.
Wadra menggambarkan rute tersebut sebagai cerminan komitmen Kaledonia Baru untuk menjaga dan mempererat hubungan dengan negara-negara tetangganya di Pasifik, khususnya Vanuatu. “Rute ini merupakan peluang untuk mempertahankan layanan reguler dengan Vanuatu, negara yang kami sayangi meskipun menghadapi berbagai tantangan,” katanya, seraya mencatat rute udara baru tersebut bertindak sebagai jembatan antara budaya, masyarakat, dan ekonomi kedua negara.
Menteri Pariwisata sementara dan Menteri Keuangan dan Manajemen Ekonomi, Johnny Koanapo, menyampaikan pandangan serupa. Ia berbicara tentang pentingnya rute udara, tidak hanya untuk pariwisata tetapi juga untuk pertukaran ekonomi dan budaya antara kedua negara. “Reputasi Air Calédonie untuk keunggulan dalam penerbangan sudah dikenal luas, dan kami senang melihat maskapai ini memperluas layanannya ke negara kepulauan kami,” kata Koanapo.
Menteri Koanapo menekankan potensi Vanuatu sebagai tujuan wisata yang unik, dengan bentang alamnya yang menakjubkan dan budayanya yang kaya, yang menyambut pengunjung dari Kaledonia Baru dan sekitarnya. “Rute ini tidak hanya akan memudahkan perjalanan bagi wisatawan tetapi juga akan mempererat hubungan antar-komunitas kita,” imbuhnya.
Sébastien Jaunatre, Wakil Kepala Misi di Kedutaan Besar Prancis, juga menyatakan bangga atas peluncuran rute baru tersebut. Ia mengatakan penerbangan tersebut merupakan langkah penting dalam memperkuat hubungan antara Kaledonia Baru dan Vanuatu serta membuka peluang baru bagi pariwisata, pertumbuhan ekonomi, dan pertukaran budaya.
Ia berterima kasih kepada manajemen Air Calédonie atas visi dan komitmen mereka untuk meningkatkan konektivitas di wilayah tersebut.
Loic Bernier, Ketua Asosiasi Hotel dan Resor Vanuatu (VHRA), memuji hubungan udara langsung yang baru ini, dan menyatakan hal itu akan meningkatkan pariwisata, perdagangan, dan investasi antara kedua negara. Dengan dua penerbangan mingguan dari Nouméa ke Port Vila, Bernier mencatat bahwa rute tersebut akan menawarkan fleksibilitas yang lebih besar bagi para pelancong dan menciptakan lebih banyak peluang untuk pertukaran budaya.
“Koneksi baru ini juga akan menarik pengunjung dari pasar jarak jauh seperti Prancis, yang akan berkontribusi pada kemakmuran ekonomi kedua negara,” kata Bernier.
Acara ditutup dengan ucapan terima kasih kepada pemerintah Vanuatu dan Kaledonia Baru, beserta mitra utama seperti Air Calédonie dan Aircalin, yang memungkinkan rute udara ini.
Para pembicara menekankan peran penerbangan sipil dalam memastikan kelancaran dan keselamatan operasi rute, yang diharapkan membawa manfaat ekonomi dan memperkuat hubungan budaya antara kedua negara Pasifik.(*)






















Discussion about this post