Jayapura, Jubi – Puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) orang asli Papua dan non Papua meraup untung hingga ratusan juta rupiah selama rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Papua Tengah ke-4 pada 20 Juli-22 Juli 2022 di Kabupaten Nabire, ibu kota Provinsi Papua Tengah.
Ketua Panitia Perayaan HUT Provinsi Papua Tengah ke-4, Vivian Andenita Gobai mengatakan pada hari pertama rangkaian perayaan (20 Juli 2026), pendapatan yang diraup UMKM dan pelaku ekonomi lokal mencapai Rp170 juta.
“Data [keuntungan yang didapat pelaku UMKM] untuk hari kedua dan ketiga masih dalam proses pendataan,” kata Vivian Gobai dalam laporan panitia pada puncak perayaan, Rabu (22/7/2026) malam.
Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Papua Tengah itu, perayaan HUT Provinsi Papua Tengah ke-4, tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, juga mendorong pelaku usaha lokal untuk berkarya dan menjadi tonggak dimulainya program strategis daerah.
Katanya, antusiasme warga yang mengahadiri rangkaian kegiatan perayaan HUT Provinsi Papua tengah sejak hari pertama hingga malam puncak, menggambarkan bahwa komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah tidak hanya terlihat dari program sekolah gratis yang terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, juga keseriusan dalam memberdayakan pelaku usaha mikro di wilayah itu.
“Perayaan HUT Provinsi Papua Tengah ke-4 tahun ini mengusung tema Bersatu Hati untuk Pemulihan Negeri, Bangkit Bersama Bergerak Maju Menuju Masyarakat Sejahtera,” ucapnya.
Vivian Andenita Gobai mengatakan, Pemprov Papua Tengah menyadari masih banyak pekerjaan rumah yang mesti diselesaikan, meski sejumlah program di bidang pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, ekonomi, konektivitas, dan infrastruktur telah dilaksanakan.
Karenanya lanjut Vivian Gobai, pada usia muda Provinsi Papua Tengah ini, harus dimanfaatkan untuk mengevaluasi kinerja, memperbaiki kekurangan, dan memperkuat komitmen melayani masyarakat.
Pihaknya pun berterima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan, di antaranya pimpinan daerah, KADIN Papua Tengah, Dewan Kesenian Papua Tengah, sponsor, hingga seluruh tim pelaksana.
“Kami memohon maaf atas segala kekurangan yang terjadi selama penyelenggaraan,” kata Vivian Andenita Gobai. (*)





















Discussion about this post