Temui Komnas HAM Perwakilan Papua, Damianus Yogi : Indonesia dan Papua setara di meja MSG

Komnas HAM Papua
Panglima Tertinggi TPN-PB OPM, Damianus Magai Yogi (kiri) dan Ketua Komnas HAM Perwakilan Papua Frits Ramandey (kanan) - Jubi/Abeth You 

Enarotali, Jubi – Panglima Tertinggi TPNPB OPM, Damianus Magai Yogi menegaskan, bahwa Indonesia dan Papua setara di Melanesian Spearhead Group – MSG.

Untuk itu, ketika Indonesia hendak membicarakan tentang nasib Papua ia berharap agar bisa duduk bersama di meja MSG.

Hal itu dikatakan Damianus Magai Yogi ketika melakukan pertemuan tertutup dengan Kepala Perwakilan Komnas HAM Papua, Frits Ramandey di Paniai, Rabu, (24/8/2022) kemarin.

banner 400x130

“Kita dua (Indonesia dan Papua) setara di MSG. Karena itu kami harapkan kita harus duduk sama-sama di meja MSG. Biar MSG yang selesaikan saja,” ujar Yogi, Jumat (26/8/2022).

Yogi mengatakan, selama Papua berada di dalam tubuh Indonesia pihaknya tetap tidak akan aman. Buktinya, jika keluarganya hendak belanja di pasar atau hendak berobat di kota pihaknya diancam bahkan ditembak mati.

“Nah itu artinya kita di Papua belum ada kedamaian. Indonesia masih merasa kami lawan sehingga seluruh hidup kami habiskan di hutan saja. Bagaimana kalau kita sepakat duduk bicara untuk perdamaian dan kita hidup masing-masing negara saja,” ungkapnya.

Kedatangan Frits Ramandey itu sekaligus menyampaikan keinginan pihaknya dalam penyelesaian sejumlah pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang kompleks di tanah Papua.

“Saya menyampaikan terima kasih banyak kepada Damianus Magay Yogi sebagai Panglima Tertinggi TPN-PB OPM yang telah menerima saya dengan baik di Enarotali,” ujar Ramandey.

Sebagai Tim Pemantau dan Negosiasi terhadap sejumlah peristiwa kemanusiaan di Papua, Ramandey juga sudah menyampaikan misinya tersebut kepada Michelle Bachelet selaku Komisi Tinggi Dewan HAM PBB di Jenewa belum lama ini.

“Sebagai Komnas HAM dan juga sebagai tim pemantauan dan negosiasi bahwa kami sedang menginisiasi upaya dialog kemanusiaan. Komnas HAM telah bertemu dengan Komisi Tinggi Dewan HAM PBB Missel Beslei di Jenewa. Kami telah menyampaikan hal itu dan mendapatkan respons bahwa upaya ini untuk menyelesaikan sejumlah pelanggaran HAM yang terjadi di tanah Papua,” ujar dia. (*)

Comments Box

Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari News Room Jubi. Mari bergabung di Grup Telegram “News Room Jubi” dengan cara klik link https://t.me/jubipapua , lalu join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
banner 400x130    banner 400x130
banner 728x250