• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Lapago

Pemerintahan dinilai vakum, warga Nduga ancam tutup akses transportasi

July 24, 2026
in Lapago
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Silpester Kasipka - Editor: Arjuna Pademme
Pemerintahan vakum, warga Nduga ancam tutup akses

Ratusan warga yang tergabung dalam Tim Gerakan Solidaritas Peduli Masyarakat dan Pembangunan Kabupaten Nduga menggelar aksi damai di Bundaran Salib, Kota Kenyam, Kabupaten Nduga, Jumat (24/7/2026) - Jubi/Dok. Remes Ubruangge

0
SHARES
14
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sentani, Jubi – Warga Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan menilai terjadi kevakuman pelaksanaan pemerintah di wilayah itu sejak beberapa waktu terakhir. Mereka pun mengancam akan menutup akses transportasi ke sana apabila situasi itu terus berlanjut.

Warga Nduga mendesak bupati dan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten atau DPRK Nduga untuk selalu berada di daerah, melaksakanakan pemerintahan dan melayani masyarakat, dan mempercepat pengisian struktur pemerintahan yang masih kosong.

Desakan itu disampaikan ratusan warga yang tergabung dalam Tim Gerakan Solidaritas Peduli Masyarakat dan Pembangunan Kabupaten Nduga saat menggelar aksi damai di Bundaran Salib, Kota Kenyam, ibu kota Kabupaten Nduga, Jumat (24/7/2026).

Koordinator Umum Aksi, Remes Ubruangge mengatakan, aksi berlangsung mulai pukul 08.30 Waktu Papua (WP) hingga sekitar pukul 13.00 WP itu, sebagai bentuk keprihatinan masyarakat terhadap lambannya penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik sejak kepala daerah terpilih dilantik pada 2025.

“Kami mendesak Ketua DPR Kabupaten Nduga segera meminta bupati kembali ke Kabupaten Nduga, dan menjalankan tugas pemerintahan bersama seluruh organisasi perangkat daerah. Pemerintahan harus hadir untuk melayani masyarakat,” kata Ubruangge saat dihubungi Jubi melalui telepon seluler, Jumat (24/7/2026).

Katanya, masyarakat menilai sejumlah agenda pemerintahan belum terlaksana, termasuk pelantikan sekretaris daerah definitif, kepala dinas definitif, anggota DPRK melalui mekanisme pengangkatan, kepala distrik definitif, hingga proses pemilihan kepala kampung.

Menurut Ubruangge, keterlambatan pengisian jabatan tersebut menyebabkan pelayanan publik dan pembangunan di Kabupaten Nduga tidak maksimal.

BERITATERKAIT

Warga kesal ganti rugi dampak pengembangan Bandara Manokwari belum dibayarkan

Rapimda KNPI Nduga: Pemuda diajak perkuat persatuan

Senator asal Papua salurkan 3,1 ton beras kepada warga

Perlindungan warga sipil harus menjadi prioritas penyelesaian konflik Papua

“Kami ingin struktur pemerintahan segera dilengkapi supaya pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan normal sesuai visi dan misi pemerintah daerah,” ujarnya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Koordinator Lapangan Aksi, Ropen Tabuni mengatakan sedikitnya 900 warga Nduga terlibat dalam aksi damai itu. Mereka adalah perwakilan dari berbagai distrik di sana. Aspirasi massa diterima oleh Wakil Ketua II DPRK Nduga, Nus Gamikmeya karena Ketua DPRK, Karto Nigiri tidak berada di tempat.

Menurut Tabuni, masyarakat juga menilai DPRK belum menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal terhadap jalannya pemerintahan daerah.

“Harapan kami DPRK menjalankan fungsi pengawasan dan membangun koordinasi dengan pemerintah daerah agar berbagai persoalan pemerintahan segera diselesaikan. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban akibat pelayanan yang belum berjalan maksimal,” kata Ropen Tabuni.

Selain menyoroti sistem pemerintahan yang dinilai vakum, massa juga menyampaikan harapan agar pemerintah daerah memperhatikan kondisi keamanan di Kabupaten Nduga.

Mereka meminta pemerintah membangun komunikasi dengan tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan situasi yang kondusif sehingga warga dapat kembali beraktivitas seperti biasa.

Dalam pernyataan sikap yang dibacakan saat aksi, Tim Gerakan Solidaritas Peduli Masyarakat dan Pembangunan Kabupaten Nduga menyampaikan enam tuntutan utama, di antaranya mendesak Ketua DPRK dan meminta Bupati segera kembali ke Nduga mempercepat pelantikan pejabat definitif di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nduga, melengkapi struktur organisasi perangkat daerah, serta memperkuat koordinasi antara Bupati, DPRK, dan tim ahli agar pemerintahan berjalan normal.

Massa menyatakan akan mengambil langkah lebih lanjut apabila tuntutan tersebut tidak ditindaklanjuti.

Mereka menyatakan, apabila Ketua DPRK dan bupati tetap tidak berada di Kabupaten Nduga dan tidak menindaklanjuti tuntutan masyarakat, mereka akan menutup seluruh akses ke Kabupaten Nduga, baik melalui jalur udara maupun jalur sungai. (*)

Continue Reading
Tags: aksesancamNdugaPemerintahanTransportasiTutupvakumWarga
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Ganti rugi bandara Rendani Manokwari

Warga kesal ganti rugi dampak pengembangan Bandara Manokwari belum dibayarkan

July 22, 2026
Musda KNPI Nduga

Rapimda KNPI Nduga: Pemuda diajak perkuat persatuan

July 22, 2026
Senator Papua bantu beras

Senator asal Papua salurkan 3,1 ton beras kepada warga

July 22, 2026

Perlindungan warga sipil harus menjadi prioritas penyelesaian konflik Papua

July 15, 2026

Fijian untuk semua warga negara di Fiji

July 12, 2026

GMKI Sorong Selatan desak presiden lindungi warga sipil di Tanah Papua

July 10, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara