Sentani, Jubi – Bupati Jayapura, Yunus Wonda dan Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard Yocku bersama para pimpinan organisasi perangkat daerah atau OPD melakukan kunjungan kerja atau kunker ke Kampung Nawa, Distrik Airu, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (29/7/2025).
Rombongan Bupati dan Wakil Bupati Jayapura disambut masyarakat Kampung Muara Nawa dengan busana dan tari-tarian adat.
Dalam kunjungan kerja itu masyarakat Kampung Muara Nawa menyampaikan empat poin aspirasi mereka kepada Bupati Yunus Wonda dan wakilnya, Haris Richard Yocku.
Kepala Kampung Muara Nawa, Daud Hore membacakan sebanyak aspirasi masyarakat kampungnya di hadapan bupati dan wakil bupati Kabupaten Jayapura.
Daud Hore mengatakan, aspirasi pertama masyarakat Kampung Muara Nawa adalah memohon bantuan 60 unit rumah layak huni untuk masyarakat.
Kedua, mengusulkan pembangunan SMA satu atap sebagai solusi atas keterbatasan akses pendidikan tingkat menengah di kampung Muara Nawa.
Ketiga, mengusulkan surat keputusan atau SK pemekaran kampung guna meningkatkan efektivitas pelayanan pemerintah dan pembangunan Muara Nawa distrik Airu.
Dan aspirasi keempat, pengajuan pola asrama untuk pelajar dari kampung-kampung di sekitar Kampung Muara Nawa.
Menurutnya, aspirasi itu mencerminkan kondisi nyata yang ada di masyarakat Kampung Muara Nawa, yang sangat mengharapkan dukungan Pemerintah Kabupaten Jayapura.
“Kami percaya bahwa [dalam masa] kepemimpinan bapak bupati, aspirasi kami akan menjadi perhatian dan dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan kemampuan daerah,” kata Daud Hore.
Menanggapi aspirasi masyarakat Kampung Muara Nawa, Bupati Jayapura Dr.Yunus Wonda, SH, MH mengatakan usulan pembangunan sumber daya manusia atau SDM itu sangat baik karena sesuatu visi-misi Pemkab Jayapura dimasa pemerintahan Yunus Wonda dan Haris Yocku.
Akan tetapi, dalam tahun ini pihaknya belum bisa berbuat banyak karena APBD sudah ditetapkan, sebelum keduanya dilantik sebagai bupati dan wakil bupati Jayapura.
“Kami sudah masukkan dalam program tahun depan, karena saya dengan pak wakil masuk ini kondisi APBD sudah ketok palu, sehingga kami tidak bisa berbuat banyak,” ucapnya.
Menurut Wonda, pembangunan sekolah berpola asrama itu akan menjadi program utama pada tahun depan, dengan mendahulukan lima distrik, yaitu Distrik Ormu, Distrik Depapre, Wilayah Genyem Distrik Kaureh, dan Distrik Airu.
Kelima distrik itu menjadi prioritas pembangunan sekolah berpola asrama, sebab anak-anak di sana sulit mengakses pendidikan.
“Untuk bangun sekolah berpola asrama karena distrik-distrik tersebut anak-anak sulit mengakses pendidikan,”katanya.
Bupati Jayapura, Yunus Wonda memerintahkan kepala Badan Pembangunan Daerah atau Bapeda Kabupaten Jayapura untuk mencatat aspirasi masyarakat itu.
Tujuannya, agar segera pada tahap pembangunan awal tahun depan, wilayah-wilayah itu menjadi prioritas, sebab kawasan tersebut tidak diperhatikan pemerintah-pemerintah sebelumnya.
“Karena itu, saya dengan pak wakil akan memprioritaskan. Ini bukan janji politik kami saat berkampanye, akan tetapi bapak-ibu sudah memilih kami menjadi bupati dan wakil bupati,” ujar Wonda. (*)





















Discussion about this post