• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Dunia

COP 16 tentang keanekaragaman hayati, status masyarakat adat diperkuat

November 3, 2024
in Dunia
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Dominggus A Mampioper - Editor: Kristianto Galuwo
COP 16

Ilustrasi COP 16 di Kolombia.- Jubi/UN

0
SHARES
29
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Conference of the Parties atau COP atau Konferensi Para Pihak ke-16 yang berlangsung di Cali, Kolombia, mulai 21 Oktober hingga 1 November 2024, merupakan badan pengatur utama Konvensi Keanekaragaman Hayati atau CBD, tempat negara-negara anggota berkumpul untuk menetapkan prioritas dan strategi, bagi konservasi keanekaragaman hayati global.

COP 16 bertema “Perdamaian dengan Alam”. COP 16 akan menjadi COP Keanekaragaman Hayati pertama sejak diadopsinya Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati Global Kunming-Montreal pada COP 15, Desember 2022, di Montreal, Kanada. Demikian dikutip Jubi dari unodc.org, Minggu (3/11/2024).

Pada COP 16, pemerintah akan ditugaskan untuk meninjau status implementasi Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati Global. Para pihak konvensi diharapkan untuk menunjukkan keselarasan Strategi dan Rencana Aksi Keanekaragaman Hayati Nasional (NBSAP) mereka dengan kerangka kerja tersebut.

COP 16 selanjutnya akan mengembangkan kerangka kerja pemantauan dan memajukan mobilisasi sumber daya, untuk Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati Global. Keterlibatan UNODC di COP 16 akan menekankan persimpangan antara kejahatan yang memengaruhi lingkungan dan konservasi keanekaragaman hayati.

Masyarakat adat dunia yang menuntut pengakuan atas peran mereka sebagai penjaga alam, memperoleh status yang diperkuat pada Jumat, 1 November 2024, dalam negosiasi keanekaragaman hayati COP 16 di Cali, Kolombia.

Negara-negara yang berkumpul mengadopsi dalam sesi pleno pembentukan kelompok permanen, yang bertujuan untuk memastikan keterwakilan masyarakat adat dan komunitas lokal dalam Konvensi PBB tentang Keanekaragaman Hayati.

Ini adalah kemajuan penting pertama dalam COP 16, yang dibuka di Cali pada 21 Oktober dan berlanjut hingga malam hari dari Jumat sampai Sabtu, karena adanya kebuntuan mengenai pendanaan upaya umat manusia untuk menghentikan perusakan alam.

BERITATERKAIT

Diam atas genosida Israel di Gaza, Kolombia kecam sejumlah media

Jaksa anti mafia Paraguay tewas ditembak saat berkunjung di Kolombia

“Ini adalah momen yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah perjanjian lingkungan hidup multilateral,” ujar Camila Romero, perwakilan masyarakat Quechua di Chili dikutip Jubi dari la1ere.francetvinfo.fr, Minggu (3/11/2024).

Penjaga alam

Ke-196 negara anggota Konvensi Keanekaragaman Hayati PBB, “Mengakui pentingnya partisipasi penuh dan efektif, pengetahuan dan inovasi, teknologi dan praktik tradisional.”

Rusia dan Indonesia memblokir adopsi teks ini pada Kamis (31/10/2024), hal yang telah ditunggu-tunggu sejak dimulainya pertemuan puncak, yang diselenggarakan di salah satu dari sembilan negara yang mencakup Amazon.

Bagi perwakilan Republik Afrika Tengah, “Masyarakat adat akan menjadi pihak pertama yang berdamai dengan alam”, yang merupakan tujuan dari perjanjian Kunming-Montreal yang diadopsi pada COP 15 pada 2022.

Masyarakat adat adalah “penjaga alam”, “di atas garis depan krisis keanekaragaman hayati” dan keterlibatan mereka dapat “menghasilkan dialog yang lebih adil” mengenai masalah ini. Hal tersebut dikatakan Presiden COP 16, Susana Muhamad, Menteri Lingkungan Hidup Kolombia, pada Senin (28/10/2024) lalu. (*)

Tags: COP 16KolombiaKonferensi Para PihakKonvensi Keanekaragaman Hayati
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Media

Diam atas genosida Israel di Gaza, Kolombia kecam sejumlah media

September 23, 2024
OTK

Jaksa anti mafia Paraguay tewas ditembak saat berkunjung di Kolombia

May 11, 2022

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  
22 October 2026
Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  

Jayapura, Jubi – Indonesian children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua has won the Global Peace and Friendship [...]

Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe
21 October 2026
Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe

Jayapura, Jubi – The documentary Pesta Babi (Pig Feast) – Colonialism in Our Time was screened 17 times across several [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

October 23, 2026
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

October 23, 2026
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

October 23, 2026
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

October 23, 2026
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia memperdalam kemakmuran melalui kerja sama ekonomi

October 23, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Pemkab siapkan lokasi bagi siswa SD Inpres Doyo

Pemkab siapkan lokasi belajar sementara bagi siswa SD Inpres Doyo Baru

October 22, 2026
Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja

Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja sama dengan PT Palma Pertiwi Makmur

October 22, 2026
Israel bergabung dengan PIF

Israel bergabung dengan PIF sebagai mitra

October 21, 2026
YKKMP laporkan penyisiran dan penganiayaan

YKKMP laporkan penyisiran dan dugaan penganiayaan penyandang disabilitas di Tolikara

October 22, 2026
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

0
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

0
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

0
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

0
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia memperdalam kemakmuran melalui kerja sama ekonomi

0
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

0
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara