• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Domberai

Al-Kitab tua dari Roon jadi terang di momen 100 tahun pendidikan modern Papua

October 25, 2025
in Domberai
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Adlu Raharusun - Editor: Angela Flassy
Alkitab

Alkitab Tua yang dibawah dari pelabuhan Kaibi menuju Mie oleh ratusan orang-Jubi/Adlu Raharusun

0
SHARES
288
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Wasior, Jubi – Penatua Simon Wonemseba didaulat membawa Baki, kotak berisi Alkitab tua saat tiba di Pelabuhan Kaibi Distrik Wondiboy menuju Mie Distrik Wasior, Teluk Wondama, Papua Barat. Simon membawa Kitab Tua yang dibungkus dengan kain putih. Diiringi ratusan orang, kitab tua dibawa dari Distrik Roon dengan pawai laut, Jumat (24/10/2025).

Simon merupakan Penatua di GKI Pulau Roon. Injil masuk diterima oleh moyangnya marga Wonemseba dan menyebar hingga Wasior lewat Kaibi sebagai tempat pendaratan.

Ratusan warga berjalan kaki dari Kaibi ke Miei yang berjarak sekitar lebih dari 8 kilometer, hingga ke Lokasi. Mereka disambut oleh para jemaat dari Gereja Kristen Injili GKI dan Gubernur Papua Barat dan Para Bupati

Ketua Panitia Perayaan 1 Abad, Pendeta Rosalia mengatakan, Alkitab tua akan di tempatkan di pameran.

“Itu Alkitab pertama, setelah roswar kemudian Roon sebagai pusat pekabaran Injil, kemudian dari Yende mereka mendarat di Kaibi,” kata Pendeta Rosalia.

Alkitab Tua itu berbahasa Indonesia yang diterjemahkan dari Bahasa Ibrani. Alasan mengapa Penatua Simon yang membawa Kitab Tua, Pendeta Rosalia mengatakan bahwa itu keturunannya yang dahulu menerima Alkitab tersebut secara langsung.

“Orang-orang yang dulu menerima, ada turunan ya mereka yang menjaga tetapi itu ditaruh di Gereja, jadi sebenarnya majelis jemaat GKI,” katanya.

BERITATERKAIT

Pleno Dewan Adat se-Tanah Papua hasilkan rekomendasi untuk presiden

PBSI Papua Barat dorong Pengcab siapkan atlet hadapi event regional hingga nasional

Perkara Kredit Prajurit TNI di Manokwari belum ada tersangka

DBH Migas Papua Barat belum berpihak pada kabupaten penghasil

“Akan ditempatkan di Pameran untuk disaksikan semua orang,” kata Pendeta Rosalia.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Proses penyerahan Alkitab dari Penatua dari Jemaat GKI Roon kepada pihak gereja disaksikan Ribuan Warga dari berbagai Jemaat Se Tanah Papua.

Alkitab
Prosesi penyerahan Kitab Tua disaksikan Gubernur dan Bupati di Panggung Utama Miei-Jubi/Adlu Raharusun

Puncak Perayaan dan Peletakan Batu Pertama Perguruan Tinggi di Wondama

Puncak Perayaan 100 Hari atau satu abad Pendidikan Modern masuk di Tanah Papua digelar pada Sabtu (25/10/2025), akan dihadiri Gubernur Papua Barat dan pangdam XVIII Kasuari, Kapolda Papua Barat Ketua MRP Papua dan perwakilan Kepala Daerah se Tanah Papua.

Pendeta Rosalia menyebut bahwa terdapat beberapa agenda saat puncak perayaan. “Ada peletakan batu pertama pembangunan perguruan tinggi,” kata Rosalia

Selain itu awal pembangunan Patung I.S Kijne serta Salib Agung dan juga peletakan batu pertama Bandara I.S Kijne di Warayaro.

Kata Rosalia, perayaan ini tak hanya sebatas seremonial namun apa yang dibuatkan bukan belum terjadi tetapi sudah terjadi dengan terang Injil.

“Artinya kita bisa membaca, menulis dan kita bisa ada hari ini karena pekerjaan Injil,” ucapnya.

Efek Domino perayaan 1 Abad Berkah bagi Pedagang Kecil

Blandina Rumbino (50) penjual pernak pernik asal Biak Timur Kabupaten Biak Numfor Papua, mengaku baru membuka lapak di pinggir jalan tak jauh dari Panggung Utama pusat perayaan satu Abad di Miei

Namun keuntungan yang diraup sudah lumayan bahkan dia bersyukur baru sehari telah mendapat keuntungan.

“Sehari ini mama baru buka jualan mama sudah dapat sekitar Rp700 ribu, ini sudah lebih dari modal,” kata Blandina Rumbino.

Dia menjual gantungan kunci Burung Cenderawasih, Gelang yang terbuat dari kerang dan juga gelang akar Bahar dan mahkota Papua dengan harga bervariasi.

“Yang kecil-kecil ini mama jual Rp30 ribu, ada juga yang harganya seratus ribu,” ucap Blandina.

Rais pedagang Es Batu di pasar Soyar Wasior mengaku momen satu abad ini membawah berkah bagi pedagang lokal Wasior, pendapatan dari hasil dagangan meningkat dibanding sebelum momen satu abad

“Sehari saya bisa meraup keuntungan 300 hingga 400 ribu dari hasil jual es batu, satu buah es batu dijual 2000 ke nelayan lokal,” kata Rais yang ditemui di dekat Pasar Soyar Wasior.

Ketua Panitia Perayaan 100 Tahun Pendidikan Moderen masuk Papua Pendeta Rosalia mengaku total keseluruhan tamu yang masuk mencapai 9000 lebih, diluar tamu yang tidak masuk dalam daftar panitia.

“Tamu yang terdaftar sekitar 9.772 dari jemaat GKI seluruh Tanah Papua,” kata Rosalia

Dia mengaku dengan kegiatan yang mendatangkan ribuan orang ini ada multi efek yang didapati baik oleh pedagang maupun meningkatkan pertumbuhan ekonomi

“Selain dari Ibadah kehadiran orang datang pasti beli, orang masuk ke Wondama bawa uang,” kata Ketua Panitia.

Selain warga jemaat, sejumlah Pejabat yakni Gubernur Papua Barat dan Papua Barat Daya, serta sekda kemudian Para Bupati se Tanah Papua.

pedagang
Pedagang Pernak pernik di dekat Panggung Utama yang menjajah jualan-Jubi/Adlu Raharusun

30 Dapur Dibangun layani Tamu

Pengunjung yang menjadi tamu pada perayaan satu abad mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan kepada Tamu dari luar

Bonny Mandowen salah satu warga jemaat dari Papua mengaku selain diberikan tempat tinggal, jemaatnya jiga mendapat pelayanan makan dari Panitia.

“Terima kasih panitia dan pemerintah Teluk Wondama atas pelayanan kepada kami warga jemaat GKI Biak Barat,” kata Bonny

Sementara ketua Panitia mengaku panitia menyiapkan akomodasi dan juga fasilitas meskipun seadanya namun berupaya untuk memberikan yang terbaik ke para tamu.

“Kita akui bahwa untuk transportasi akomodasi sangat terbatas, namun berusaha untuk memberikan pelayanan dengan mendistribusikan alat perlengkapan tidur,” kata Rosalia

Dia juga menyebut panitia terus menyuplai makanan ke tamu berkat bantuan beras dari berbagai pihak.

“Suplai beras dari Bupati Teluk Wondama bantuan dari keluarga Dominggus Mandacan dan Pemprov Papua Barat serta bantuan dari beberapa Bupati,” kata Rosalia

Selain bantuan pemerintah terdapat bantuan dari individu hingga paguyuban dan juga organisasi agama lainya sebagai bentuk toleransi.

“Ada sekitar 30 lebih dapur yang dibangun untuk melayani jemaat juga ada beberapa dapur di dekat pelabuhan,” katanya. (*)

Continue Reading
Tags: Kabupaten Teluk WondamaProvinsi Papua BaratSatu Abad Peradaban Orang Papua
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Pleno

Pleno Dewan Adat se-Tanah Papua hasilkan rekomendasi untuk presiden

May 23, 2026
Papua Barat

DPR Papua Barat temukan pelayanan kesehatan belum maksimal di RS provinsi

May 23, 2026
Masyarakat Adat

Masyarakat adat Nasawat tolak skema hutan desa

May 22, 2026

Front Rakyat Domberai berdemostrasi menolak PSN dan militerisme

May 21, 2026

Usai nobar ‘Pesta Babi’, Cipayung Plus se-Kabupaten Sorong nyatakan sikap

May 20, 2026

Film Pesta Babi: Edukasi masalah yang dihadapi masyarakat di Tanah Papua

May 19, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara