Danyon Raider 600/Modang apresiasi sinergi Pemerintah Kabupaten Mappi

Pelepasan Yonif Raider 600/Modang
Penjabat Bupati Mappi, Michael R Gomar SSTP MSi bersalaman dengan Komandan Yonif Raider 600/Modang Mayor Inf Hanif Arridho dalam pelepasan Satuan Tugas Yonif Raider 600/Modang usai setahun bertugas di Kabupaten Mappi. - Dok. Pemerintah Kabupaten Mappi

Mappi – Kurang lebih selama setahun bertugas di Kabupaten Mappi, Papua Selatan, Satuan Tugas Batalion Infantri atau Yonif Raider 600/Modang dari Komando Daerah Militer VI/Mulawarman di Kalimantan Timur menyatakan mendapat banyak pelajaran berharga. Salah satu hal yang selalu dikenang dan diapresiasi Komandan Yonif Raider 600/Modang Mayor Inf Hanif Arridho adalah sinergi Pemerintah Kabupaten Mappi.

Hal itu disampaikan Mayor Inf Hanif Arridho dalam acara perpisahan antara Satuan Tugas Yonif Raider 600/Modang dan Pemerintah Kabupaten Mappi di Pendopo, Kepi, Ibu Kota Kabupaten Mappi. Acara itu dihadiri Penjabat Bupati Mappi, Michael R Gomar SSTP MSi dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah.

Komandan Yonif Raider 600/Modang Mayor Inf Hanif Arridho menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mappi, dalam hal ini Penjabat Bupati Mappi bersama jajaran, yang selalu berkoordinasi baik dengan Satuan Tugas Yonif Raider 600/Modang selama bertugas di Kabupaten Mappi.

“Saya berterima kasih karena selama ini kami selalu terlibat dalam kegiatan Pemerintahan Kabupaten Mappi. Itu adalah hal yang luar biasa bagi kami,” ungkapnya.

Baca juga :   Menko Airlangga tuai pujian saat beri kuliah umum di RSIS dan NUS Singapura

Hanif menyatakan pihaknya tidak bisa mempersembahkan apapun. Namun wujud kemesraan dari hati antara personil Yonif Raider 600/Modang dan Pemerintah Kabupaten Mappi begitu terasa selama ini.

“Kami juga tidak luput dari kesalahan, dan apabila ada kesalahan tutur kata sikap maupun tindakan para anggota selama bertugas Mappi, kami menyampaikan permohonan maaf,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kepolisian Resor Mappi Kompol Y Kadang, mengatakan meski tugas Satuan Tugas Batalion Infantri atau Yonif Raider 600/Modang di Kabupaten Mappi sudah berakhir, silatuhrahmi terus terjalin. Ia menyatakan silaturahmi dengan Satuan Tugas Batalion Infantri atau Yonif Raider 600/Modang akan terus berjalan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pak Danyon Raider 600/Modang bersama anggota. Selama ini kami yang sangat terbantu oleh Pak Danyon bersama anggota dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Mappi. Barangkali ada yang kurang berkenan, pada kesempatan ini kami memohon maaf,” ungkap Kompol Kadang.

Baca juga :   Varian Omicron muncul akibat ketidakadilan vaksin

Penjabat Bupati Mappi, Michael R Gomar SSTP MSi mengatakan secara pribadi dan selaku Penjabat Bupati Mappi ia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Komandan Yonif Raider 600/Modang dan personil. “Sejak bulan Juni 2022, kami hadir di Kabupaten Mappi, di mana kita selalu membangun komunikasi dan koordinasi yang terus berjalan dengan baik, bersinergi, serta selalu kolaborasi dalam setiap kegiatan,” kata Penjabat Bupati Mappi.

“Secara khusus, tugas pemerintahan kita bisa berjalan dengan baik berkat koordinasi yang baik dari kita selama ini. Itu menjadi contoh buat masyarakat kekompakan kita TNI/Polri selama ini. Artinya, kita memberikan contoh dan dukungan secara tidak langsung kepada masyarakat lewat sinergitas pemerintah daerah dan TNI/Polri yang terus terjaga dengan baik,” ungkapnya.

Baca juga :   Penjabat Bupati Mappi membuka Musrenbang RKPD Tahun 2024

Penjabat Bupati Mappi menyatakan selama ini Satuan Tugas Yonif Raider 600/Modang sangat membantu Pemerintah Kabupaten Mappi untuk mengamankan seluruh kegiatan pembangunan dan memberikan rasa nyaman kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Mappi.

“Kami juga memohon maaf apabila ada tutur kata ataupun tindakan yang kurang berkenan di hati Pak Danyon bersama anggota. Semoga Pak Danyon dan anggota suatu hari nanti bisa kembali bertugas di Papua Selatan untuk menjadi pimpinan TNI. Doa kami semoga perjalanan kembali ke kesatuan dapat berjalan dengan haik dan lancar. Dan yang paling penting adalah komunikasi kita terus berjalan. Doa kami juga, semoga setelah kembali dari sini Pak Danyon bisa dilantik menjadi Dandim,” pungkasnya. (*)

Komentar
banner 728x250