• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Lapago

Warga Korowai dilaporkan mengungsi, tiga tewas tertembak

July 30, 2026
in Lapago
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Arjuna Pademme
Warga Korowai mengungsi

Ibu-ibu asal Korowai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan yang berada di salah satu lokasi pengungsian di dalam hutan - Jubi/Dok. Warga

0
SHARES
515
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Puluhan warga di Korowai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan dilaporkan mengungsi ke hutan sejak 22 Juli 2026. Warga yang mengungsi ini berada di kawasan perbatasan Kabupaten Yahukimo, Pegunungan Bintang, dan Boven Digoel di Provinsi Papua Selatan. Selain itu tiga warga dilaporan tertembak.

Sumber Jubi mengatakan, untuk sementara warga yang mengungsi dan telah terkonfirmasi terdiri dari 26 ibu-ibu dan satu anak. Mereka berada di salah satu lokasi di dalam hutan.

Akan tetapi menurut sumber itu, jumlah pengungsi bisa saja lebih banyak lagi, sebab masih banyak tempat yang dijadikan loksi pengungsian belum bisa terkonfirmasi karena berada di hutan yang luas. Selai itu ada kali yang sulit dilewati, dan tidak ada jaringan internet atau telepon untuk berkomunikasi.

“Ibu-ibu dan anak-anak mengungsi sejak 22 Juli 2026, sekitar pukul 11.00 [Waktu Papua] akibat 3 helikopter TNI menurunkan pasukan TNI di pinggir kali, area pemukiman warga sipil di Korowai Yahukimo, Papua Pegunungan,” kata sumber berinisial OB itu melalui pesan tertulisnya kepada Jubi, Kamis (30/7/2026) malam.

Menurut sumber itu, hingga kini ibu-ibu dan anak-anak terpencar masuk ke hutan mengamankan diri mengindari operasi yang dilakukan TN, sebab mereka mengeluarkan tembak secara serampangan dari darat maupun udara mengunakan helikopter.

“Parah pengungsi tersebar di mana-mana dan tidak dapat memastikan (dipastikan) jumlah secara keseluruhan. Keadaan pengungsi kini masih di hutan tanpa makanan, minum dan tidak ada tempat untuk tidur. Trauma [karena] operasi yang dilakukan oleh TNI,” ucapnya.

Selain itu, tiga warga dilaporkan tewas tertembak. Korban bernama Yatimin Wonda atau sering dipanggil Nareman, Wanengga Kogoya dan seorang lagi merupakan suku Korowai yang belum diketahui identitasnya.

BERITATERKAIT

Amnesty Internasional Indonesia: Hentikan pembunuhan warga sipil di Tanah Papua

Tiga ASN tewas ditembak di Jayawijaya

TPNPB Kodap Yahukimo umumkan duka nasional setelah empat anggotnya tewas

Cegah karhutla: Gubernur Papua minta warga tak bakar lahan

Sementara itu, Manajemen Markas Pusat Komnas Tentara Pembebasan Nasiona Papua Barat (TPNPB) juga menyatakan adanya warga yang mengungsi di wilayah Kabupaten Yahukimo.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi
Warga Korowai tertembak
Warga sipil yang diduga tewas tertembak di Korowai saat dievakuasi, Senin (27/07/2026) – Jubi/Dok. Warga

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari Papua Intelijen Service (PIS) TPNPB dari Boven Digoel bahwa militer Indonesia telah melakukan operasi militer di Korowai, Kabupaten Boven Digoel wilayah perbatasan antara Kabupaten Yahukimo dan Pegunungan Bintang, sejak 19 Juli-30 Juli 2026.

Menurut Sambom, berdasarkan laporan PIS, dalam operasi tersebut militer Indonesia menggunakan drone dan lebih dari tiga unit helikopter militer untuk operasi udara dan pengiriman pasukan ke dalam hutan di wilayah perbatasan.

“Dalam operasi sejak 19 Juli [2026], aparat militer Indonesia melakukan penembakan dari udara ke wilayah pemukiman warga sipil dan berlanjut hingga sekarang,” kata Sebby Sambom dalam siaran pers tertulisnya, Kamis (30/7/2026).

Katanya, operasi udara dan darat yang dilakukan oleh militer Indonesia itu untuk mengejar pasukan TPNPB Kodap XVI Yahukimo setelah aksi penembakan terhadap Pilot Nicholas F Goselin pada 2 Juli 2026, setelah menerbangkan pesawat milik maskapai AMA memasuki wilayah yang ditetapkan sebagai zona merah oleh TPNPB di Yahukimo.

Sambom mengatakan, PIS TPNPB juga melaporkan bahwa operasi militer Indonesia tersebut mengakibatkan tiga orang warga sipil atas nama Yatimin YB Wonda, Wanenga Kogoya dan seorang warga sipil lainnya meninggal dunia.

“Masih banyak warga lainnya hilang. Sementara ratusan orang telah mengungsi dari Korowai ke arah Yahukimo, Pegunungan Bintang dan hutan-hutan sekitaran wilayah tersebut. Terdapat ibu-ibu hamil, anak-anak hingga lansia [yang mengungsi] negara harus bertanggung jawab,” ucapnya.

Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB mengimbau kepada Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI, Agus Subyanto agar menghentikan operasi militer di permukiman warga sipil di Korowai.

Katanya, jika mau berperang silahkan datang langsung ke markas TPNPB karena mereka siap menghadapi mereka. TPNPB juga mendesak lembaga-lembaga kemanusiaan baik Palang Merah Indonesia dan internasional untuk menangani para pengungsi di Korowai dan lebih dari 122.931 warga sipil di Tanah Papua yang mengungsi akibat konflik bersenjata antara aparat militer Indonesia dengan TPNPB. (*)

Tags: KorowaiMengungsitertembakTewasWarga
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Hentikan pembununah warga sipil

Amnesty Internasional Indonesia: Hentikan pembunuhan warga sipil di Tanah Papua

September 17, 2026
ASN tewas ditembak di Jayawijaya

Tiga ASN tewas ditembak di Jayawijaya

September 9, 2026

TPNPB Kodap Yahukimo umumkan duka nasional setelah empat anggotnya tewas

September 3, 2026

Cegah karhutla: Gubernur Papua minta warga tak bakar lahan

August 25, 2026

Ratusan korban dugaan penipuan rumah subsidi di Manokwari ajukan gugatan

August 23, 2026

Warga Korowai di pengungsian butuh makanan dan layanan kesehatan

August 22, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua
18 September 2026
Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua

Jayapura, Jubi – Amnesty International Indonesia has called for an end to the killing of civilians in Papua by armed [...]

Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say
18 September 2026
Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say

Jayapura, Jubi — Pastor Yance Douw of the Jayapura Diocese says dialogue, access to information, solidarity and a better understanding [...]

The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road
17 September 2026
The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road

Jayapura, Jubi – The West Papua National Liberation Army (TPNPB) has claimed responsibility for the shooting that killed a driver, [...]

Governor urges South Papua residents to protect Payum coastal mangroves
17 September 2026
Governor urges South Papua residents to protect Payum coastal mangroves

Merauke, Jubi – South Papua Governor Apolo Safanpo has urged residents to protect and preserve mangrove forests along the coast [...]

Jayapura Police: 78 students detained during protest released
16 September 2026
Jayapura Police: 78 students detained during protest released

Sentani, Jubi – Jayapura Police said 78 students were detained while they were preparing to take part in a demonstration [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Presiden Lai Ching-te

Presiden Lai Ching-te sebut Tuvalu dan Taiwan seperti saudara

September 19, 2026
PEPARDA Papua Tengah

PEPARDA I Papua Tengah: Ruang disabilitas untuk berprestasi

September 19, 2026
LMA dukung Suku Awyu menolak PSN

LMA Boven Digoel dukung Suku Awyu menolak PSN

September 19, 2026
Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

September 18, 2026
Gubernur Fakhiri

Gubernur Fakhiri sampaikan tantangan pembangunan Papua ke pemerintah pusat

September 18, 2026
Suku Awyu tolak PSN

Tolak PSN: Suku Awyu meminta dukungan LMA Boven Digoel

September 18, 2026
AHY

AHY: Pemerintah pusat dan daerah di Papua satu tim

September 18, 2026
Bougainville

Para pemilik tanah adat tambang Panguna di Bougainville adakan pembicaraan

September 18, 2026
Pendidikan

Anak-anak PNG diminta prioritaskan Pendidikan

September 18, 2026
Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

September 18, 2026
Sekolah Rakyat

Pemerintah siapkan Rp1 Triliun untuk bangun Sekolah Rakyat di Papua

September 18, 2026
Vanuatu

Menteri Ati menyampaikan pernyataan Vanuatu di Sidang Umum PBB

September 18, 2026
kekeringan

Kekeringan ancam Papua Selatan: Padi berisiko gagal panen

September 18, 2026
Pegunungan Arfak

Mantan Bupati Pegunungan Arfak terpilih sebagai Ketua KONI Papua Barat

September 18, 2026
Presiden Lai Ching-te

Presiden Lai Ching-te sebut Tuvalu dan Taiwan seperti saudara

0
PEPARDA Papua Tengah

PEPARDA I Papua Tengah: Ruang disabilitas untuk berprestasi

0
Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

0
LMA dukung Suku Awyu menolak PSN

LMA Boven Digoel dukung Suku Awyu menolak PSN

0
Gubernur Fakhiri

Gubernur Fakhiri sampaikan tantangan pembangunan Papua ke pemerintah pusat

0
Suku Awyu tolak PSN

Tolak PSN: Suku Awyu meminta dukungan LMA Boven Digoel

0
AHY

AHY: Pemerintah pusat dan daerah di Papua satu tim

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara