TPNPB OPM Klaim Tembak Mati Tiga Prajurit TNI di Maybrat

Author : Adlu Raharusun

Editor : Syam Terrajana

 

Manokwari,Jubi- Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau TPNPB Wilayah Kodap Sorong mengklaim melakukan penyerangan di kawasan kampung Ayata Kabupaten Maybrat Papua Barat Daya pada Kamis (30/11/2023), di bawah  komando  Manfred Fatem dan  berhasil menembak mati tiga prajurit TNI.

Informasi ini berdasarkan siaran pers yang diterima dari Juru Bicara TPNPB OPM Sebby  Sambom, Sabtu (2/12/2023).

Dalam rilis video, Manfred Fatem sebagai wakil komandan operasi menyatakan terdapat penyerangan dilakukan oleh TPNPB Kodap IV pada Kamis (30/11/2023) pukul 15.25 WP ” Telah terjadi kontak senjata dengan TNI Polri, tiga TNI Gugur di dalam hutan jarak jauh sekitar 1 km dari Kampung Ayata Distrik Aifat Timur tengah,” kata Fatem dalam keterangan video.

Kemudian kata Fatem, setelah melakukan kontak senjata dengan TNI Polri, kelompok TPNPB memasuki Kampung Aimasa, tepat di depan SMP Negeri 1 Aifat Timur para Kombatan OPM melakukan kontak senjata dengan Prajurit TNI dan Polri. “Kami bertahan sekitar satu jam di dalam kampung sedangkan aparat berada di pinggiran SMP Negeri 1 Aifat, mereka menembak kami ternyata mereka punya senjata tidak bunyi, saya dan pasukan mengejar mereka ke dalam hutan disaksikan langsung oleh masyarakat kampung,” ucap Fatem.

Peringatan

Fatem dalam video bersama lima anggotanya  membentangkan  bendera Bintang Kejora sembari memegang senjata api,  mengingatkan kepada rakyat Maybrat, terutama di distrik Aifat Timur Raya agar jangan jadi Banpol. “Peringatan kepada rakyat Maybrat khususnya distrik Aifat Raya jangan coba-coba jadi Banpol,” tegas Manfred Fatem.

BERITATERKAIT

TPNPB
Kapolda Papua Barat Irjen Pol Daniel TM Silitonga-Jubi/Adlu Raharusun

Dia mengungkapkan, menemui (warga yang jadi Banpol) membawa  anggota (TNI/Polri)  masuk dalam hutan. “seperti kemarin kami ketemu ada yang bawa anggota  (TNI/Polri) masuk dalam hutan. Orangnya kami tidak sebut nama tetapi dalam waktu dekat kami akan bunuh,”  Fatem.

Dia juga mengingatkan kepada warga Maybrat agar segera angkat kaki dari wilayah perang dari mulai dari Sori hingga Ayata. “Tinggalkan wilayah perang biarkan aparat TNI Polri bersama kami berperang,” tegasnya.

Kapolda Papua Barat Irjen Pol Daniel TM Silitonga mengatakan, video yang dirilis oleh kelompok tersebut merupakan klaim sepihak. Kapolda juga menyebut bahwa akan mengejar mereka hidup atau mati”Ini klaim sepihak aja, Tunggu waktunya saya akan kejar mereka ini, hidup atau mati,” tegas Kapolda saat dikonfirmasi Minggu (3/12/2023). (*)

 

 

 

 

Festival Kopi Papua Tengah

English Story

Forest and land fires driven not only by El Niño but also by corporate  expansion

Jayapura, Jubi – Forest and land fires (karhutla) should not be attributed solely to El Niño and climate change, but [...]

Papua conservation agency develops plan to restore pig-nosed turtle  population

Jayapura, Jubi – The Papua Natural Resources Conservation Agency (BBKSDA Papua), in collaboration with WWF-Indonesia’s Papua Programme, is developing a [...]

WALHI Papua urges protection Indigenous rights and environmental  restoration at Makimi gold mine

Jayapura, Jubi – The Indonesian Forum for the Environment (WALHI) Papua has called for the protection of Indigenous communities’ rights [...]

Merauke farmers gain easier access to affordable fuel for agriculture

Jayapura, Jubi – Merauke regency in South Papua province is one of Indonesia’s major food-producing regions, with tens of thousands [...]

Jayawijaya KNPI calls for independent investigation into fatal Nduga shooting

Jayapura, Jubi – The Indonesian National Youth Committee (KNPI) in Jayawijaya Regency, Papua Pegunungan Province, has called for an independent [...]

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist