• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Tanah Papua

Petani di Tanah Miring Merauke keluhkan kelangkaan pupuk subsidi

June 22, 2022
in Tanah Papua
Reading Time: 1 min read
0
Penulis: - Editor:
Petani Merauke

Sejumlah pejabat melaksanakan panen padi di Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Papua beberapa waktu lalu - Jubi/Emanuel Riberu.

0
SHARES
19
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Merauke, Jubi – Petani di Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Papua kembali mengeluhkan masalah kelangkaan pupuk subsidi. Selain kuotanya kurang, pupuk juga sering terlambat disalurkan kepada para petani setempat.

Satu di antara petani asli Papua di Kampung Waninggap Miraf Distrik Tanah Miring, Frans Mahuze kepada Jubi, Selasa (21/6/2022) mengatakan, karena kelangkaan pupuk subsidi, petani di sana terpaksa membeli pupuk non subsidi dengan harga sekitar Rp10 ribu per kilogram.

“Kalau pupuk subsidi jenis urea dan ponska harganya Rp2 ribu – Rp2500 per kilogram. Tapi karena susah didapat, kami beli yang non subsidi. Harganya memang mahal, tapi mau tidak mau kami harus beli. Kalau tidak begitu, tentu hasil panen tidak maksimal,” kata Mahuze.

Mahuze berharap Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Merauke dapat menambah kuota pupuk untuk petani. Selain itu, penyalurannya harus dilakukan tepat waktu, sehingga tidak mengganggu produktivitas tanaman padi.

“Biasanya pupuk subsidi baru disalurkan pada saat padi sudah berusia 2-3 bulan. Pemupukan seharusnya dilakukan dua kali sebelum padi berusia satu bulan. Kalau terlambat pemupukan, tentu hasil panen tidak bagus,” ujarnya.

Selain pupuk, obat-obatan seperti pestisida juga menjadi persoalan di kalangan petani setempat. Pestisida sangat dibutuhkan untuk menangkal serangan hama dan penyakit tanaman lainnya.

“Pestisida juga sangat penting. Dulu pestisida disubsidi pemerintah, sekarang sudah tidak lagi. Kami harus beli sendiri. Harganya pun mahal, Rp500.000 sekali beli,” kata petani Kampung Yaba Maru, Sumardino.

BERITATERKAIT

Perbedaan cara pandang penyebab sulitnya menyelesaikan masalah Papua

YKKMP: Indonesia mesti menjawab masalah HAM di Papua dengan data

Diskusi publik yang digelar Papua Muda Progresif sepakati tiga rekomendasi

PM Kepulauan Solomon prihatin terhadap pelanggaran HAM di Papua Barat

Sumardino menambahkan bahwa ada bantuan pestisida dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Merauke, namun jumlahnya tidak cukup dengan kebutuhan yang diperlukan.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Kita tentu harapkan pemerintah membantu petani dengan kembali memberikan subsidi obat hama,” katanya. (*)

Continue Reading
Tags: Kelangkaan PupukMeraukePapuaPetaniPupukSubsidi
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Sulitnya menyelesaikan masalah Papua

Perbedaan cara pandang penyebab sulitnya menyelesaikan masalah Papua

September 28, 2026
Indonesia mesti menjawab pelanggaran HAM

YKKMP: Indonesia mesti menjawab masalah HAM di Papua dengan data

September 28, 2026
Diskusi publik

Diskusi publik yang digelar Papua Muda Progresif sepakati tiga rekomendasi

September 28, 2026

PM Kepulauan Solomon prihatin terhadap pelanggaran HAM di Papua Barat

September 26, 2026

Pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha di Papua

September 24, 2026

Agen diingatkan tak menjual tiket subsidi melebihi tarif Pemprov Papua Tengah

September 23, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara