• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Tanah Papua

Pasukan non organik ditarik dari Nduga, Papua, pengungsi Nduga di Wamena bisa pulang

February 9, 2022
in Tanah Papua
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: - Editor:

Warning: Trying to access array offset on false in /home/jubi/public_html/wp-content/themes/jnews/class/Image/ImageNormalLoad.php on line 70

Warning: Trying to access array offset on false in /home/jubi/public_html/wp-content/themes/jnews/class/Image/ImageNormalLoad.php on line 73
0
SHARES
15
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jubi TV – Setelah adanya kesepakatan berdamai atas konflik dua kelompok warga yang melibatkan masyarakat Nduga dan Lanny Jaya di Provinsi Papua, ada upaya dari berbagai pihak baik pemerintah daerah maupun DPRD untuk segera mengembalikan para pengungsi Nduga ke daerah asal. Hal itu terlontar saat upaya perdamaian antara pemerintah di tiga kabupaten di pegunungan tengah Papua, yakni Kabupaten Nduga, Kabupaten Lanny Jaya, dan Kabupaten Jayawijaya dengan membayarkan kompensasi, Rabu (12/1/2022), kepada keluarga korban meninggal saat bentrok yang terjadi sejak Sabtu (8/1/2022).

Ketua DPRD Nduga, Ikabus Gwijangge, mengatakan dalam upaya mengembalikan para pengungsi masyarakat Nduga ke distrik asal mereka, maka anggota TNI dan Polri non-organik yang ada segera ditarik.

“Kabupaten Nduga ada pemerintahan dan DPRD, kita akan sama-sama jaga dan bangun daerah bersama masyarakat, jangan sampai rakyat kami di sini tidak diperhatikan baik sehingga dianggap menjadi beban bagi kabupaten lain,” katanya usai pembayaran kompensasi di Ilekma, Jayawijaya, Rabu (12/1/2022).

photo 2020 07 29 18 12 44 804x1024 1

Hal ini pun mendapat dukungan dari Ketua Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah Papua, Befa Yigibalom, yang menyebut dalam waktu dekat setelah adanya perdamaian konflik yang terjadi, ia bersama beberapa bupati dari pegunungan tengah Papua akan menghadap Panglima TNI dan Kapolri serta pemerintah pusat untuk rencana upaya mengembalikan para pengungsi ke Nduga.

“Masyarakat pengungsi Nduga ada di Jayawijaya ini akhirnya berdampak pada masalah sosial, sehingga masyarakat meminta untuk pulang kembali ke seluruh distrik yang ditinggalkan sejak 2018 lalu,” kata Befa Yigibalom.

BERITATERKAIT

Koalisi: Berikan akses kepada PIF memantau kondisi HAM di Tanah Papua

Pemprov Papua rumuskan aturan penggunaan replika Cenderawasih

Gereja Asia desak kekerasan di Papua dihentikan lewat deklarasi Chiang Mai

Oposisi Kepulauan Solomon: Kekhawatiran Papua Barat harus dibalas dengan disiplin diplomatik

Sebagai ketua asosiasi, dirinya menyetujui bahwa sudah saatnya untuk menarik pasukan non-organik yang ditempatkan di Nduga dan di wilayah pegunungan tengah Papua selama ini dan diisi oleh pasukan organik, baik TNI dan Polri.

“Kami akan berusaha menyampaikan ke pimpinan TNI dan Polri tingkat pusat, hingga ke Presiden,” katanya.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by JUBI News (@jubicoid)

Zakeus memberikan sebagian tanah yang dimiliki oleh sukunya di Kimbim kepada pengungsi Nduga untuk digunakan sebagai tempat tinggal dan berkebun

Selain itu ia harapkan bagi kelompok bersenjata di Nduga untuk segera menyesuaikan diri karena selama ini masyarakat yang tidak tahu apa-apa tentang pengorbanan masyarakat dengan pengungsian besar-besaran ini.

“Maka kami bersama Bupati Nduga akan melakukan pendekatan ke kelompok bersenjata pimpinan Egianus Kogoya untuk mengetuk nuraninya, bagaimana melihat keluarga besar yang terhambur di pengungsian sehingga sudah saatnya mencari jalan terbaik harus kembalikan ke distrik masing-masing,” katanya.

Sementara itu Bupati Nduga, Wentius Nimiangge, mengatakan kejadian bentrok di Wouma ini terjadi karena persoalan di tengah-tengah konflik pengungsian, sehingga ia pun merasa kehilangan dan sakit sehingga upaya pengembalian pengungsian ini diharapkan segera dilakukan.

“Kita ingin pulangkan masyarakat yang mengungsi ini untuk bangun daerah mereka sendiri, sehingga keinginan menarik pasukan non-organik sebenarnya sudah lama saya sampaikan, dan semoga pihak Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Pusat mendengar ini semua,” kata Wentius.

pasukan nduga 819x1024 1

Di sisi lain, Dandim 1702/Jayawijaya, Letkol Inf. Arif Budi Situmeang, menyebut saat ini baik di Keneyam-Nduga dan TiomLanny Jaya sudah ada bangunan untuk persiapan Kodim, hanya tinggal diisi oleh personel. Untuk permintaan menarik pasukan non-organik di Nduga khususnya, sudah dilakukan jauh-jauh sebelumnya, dimana saat ini pola-pola operasi yang dilakukan sudah pendekatan yang sangat humanis.

“Untuk Kodim Lanny Jaya dan Nduga hanya tinggal mengisi personel, bangunan sudah ada. Kami terima kasih ke bupati. Untuk mengisi pasukan organik di wilayah itu semua, di setiap distrik perlu diisi dengan koramil-koramil. Paling tidak lahan yang sudah ada sudah bersertifikat agar legal untuk dibangun, setelah bangunan ada barulah kita isi personel,” katanya. (*)

News Desk

Tags: konflikNdugaPapuaPengungsiTNI
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Indonesia mesti menjawab pelanggaran HAM

Koalisi: Berikan akses kepada PIF memantau kondisi HAM di Tanah Papua

October 11, 2026
Regulasi perlindungan Cenderawasih

Pemprov Papua rumuskan aturan penggunaan replika Cenderawasih

October 8, 2026

Gereja Asia desak kekerasan di Papua dihentikan lewat deklarasi Chiang Mai

October 8, 2026

Oposisi Kepulauan Solomon: Kekhawatiran Papua Barat harus dibalas dengan disiplin diplomatik

October 2, 2026

Anggota Polresta Jayapura diduga melakukan kekerasan pada mahasiswa Uncen

October 1, 2026

Perbedaan cara pandang penyebab sulitnya menyelesaikan masalah Papua

September 28, 2026
Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papuan Indigenous Communities Achieve Self-Reliance Through Customary Forest Management
10 October 2026
Papuan Indigenous Communities Achieve Self-Reliance Through Customary  Forest Management

Teminabuan, Jubi – Indigenous Papuans have their own ways of managing customary forests to ensure they remain protected. They harvest [...]

Cenderawasih University student reports police officers over alleged assault
9 October 2026
Cenderawasih University student reports police officers over alleged assault

Jayapura, Jubi – Wialo Silak, chair of Cenderawasih University’s Student Consultative Assembly (MPM Uncen) for the 2026–2027 term, has reported [...]

Merauke regent calls for 2027 special autonomy funds to target three priorities
9 October 2026
Merauke regent calls for 2027 special autonomy funds to target three priorities

Merauke, Jubi – Merauke Regent Yoseph Bladib Gebze has called for Papua’s 2027 Special Autonomy (Otsus) funds to focus on [...]

Authorities stop smuggling of 115 parrot eggs from Merauke
8 October 2026
Authorities stop smuggling of 115 parrot eggs from Merauke

Merauke, Jubi – Authorities in Indonesia’s South Papua province have intercepted an attempt to smuggle 115 wild parrot eggs from [...]

Asian churches for an end to violence in Papua through Chiang Main declaration
8 October 2026
Asian churches for an end to violence in Papua through Chiang Main declaration

Jayapura, Jubi – A symposium of Asian churches has called for an end to violence in Papua through a declaration [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
PSN penghancur hutan hujan tropis

Aliansi: Hentikan PSN penghancur hutan hujan tropis di Tanah Papua

October 11, 2026
Indonesia mesti menjawab pelanggaran HAM

Koalisi: Berikan akses kepada PIF memantau kondisi HAM di Tanah Papua

October 11, 2026
Pemilu PNG

KPU PNG membutuhkan banyak waktu selenggarakan Pemilu 2027

October 11, 2026
Pesta Olahraga Melanesia

Akankah segera ada pesta olahraga Melanesia?

October 11, 2026
PM Solomon hari kemerdekaan Fiji

PM Solomon ucapkan selamat kemerdekaan Fiji ke-56

October 11, 2026
KRI tiba di Fiji

KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 tiba di Fiji

October 11, 2026
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

October 10, 2026
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

October 10, 2026
Hibah renovasi gedung parlemen Vanuatu

Pemerintah Indonesia berikan hibah untuk renovasi gedung parlemen Vanuatu

October 10, 2026
MRP verifikasi dokumen IPDN

MRP Papua Tengah verifikasi faktual dokumen, memastikan hak OAP masuk IPDN

October 10, 2026
Bakal calon ketua PSSI

Empat orang mendaftar sebagai bakal calon Ketua Pengprov PSSI Papua Barat

October 9, 2026
Samudra Pasifik

Samudra Pasifik bukanlah penyebab krisis iklim

October 10, 2026
RSUD Yowari

Keluarga pasien berharap Pemkab Jayapura evaluasi menyeluruh RSUD Yowari

March 17, 2026
Pemeriksaan kesehatan

Dinkes Jayapura hadirkan dokter spesialis saat pemeriksaan kesehatan gratis

March 17, 2026
PSN penghancur hutan hujan tropis

Aliansi: Hentikan PSN penghancur hutan hujan tropis di Tanah Papua

0
Indonesia mesti menjawab pelanggaran HAM

Koalisi: Berikan akses kepada PIF memantau kondisi HAM di Tanah Papua

0
Pemilu PNG

KPU PNG membutuhkan banyak waktu selenggarakan Pemilu 2027

0
Pesta Olahraga Melanesia

Akankah segera ada pesta olahraga Melanesia?

0
PM Solomon hari kemerdekaan Fiji

PM Solomon ucapkan selamat kemerdekaan Fiji ke-56

0
KRI tiba di Fiji

KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 tiba di Fiji

0
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara