• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Seni & Budaya

Lima film Jubi Documentary akan dijadikan bahan ajar di kampus Australia

‘Bangsa West Papua harus diselamatkan dari ancaman genosida perlahan’

April 13, 2024
in Seni & Budaya
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Hengky Yeimo (Australia) - Editor: Syofiardi
Jubi Documentary

Sekretaris Australia Association of Pacific Studies Talei Mangioni memberikan sambutan sebelum pemutaran film Jubi Documentary di National Sound And Archive in National Australia University pada Kamis (13/5/2023). – Jubi/Hengky Yeimo

0
SHARES
330
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Canbera, Jubi – Dingin kota Canberra, Australia menusuk hingga ke tulang sum-sum, layaknya angin dari tepian Danau Paniai. Satu-persatu peserta berdatangan, baik mahasiswa dari berbagai kampus di Canberra, maupun dosen, peneliti, dan aktivis kemerdekaan Papua.

Mereka yang datang ke acara ‘West Papua Mini Film Festival I 2024‘ itu memenuhi kursi untuk menyaksikan lima Film Jubi Documentary yang disupervisi oleh Watchdoc Documentary. Film akan diputar di National Sound and Archive di National Australia University (ANU), Kamis, (11/4/2024) pukul 15.00 Waktu Canbera.

Kelima film dokumenter tentang Tanah Papua itu adalah ‘Sa Pu Nama Pengungsi’, ‘Saat Mikrofon Menyala’, ‘Mutiara Hitam Para Jenderal Lapangan’, ‘Suara dari Lembah Grime’, dan ‘Pepera 1969: Integrasi Demokratis?’. Kelima film ini sebelumnya telah diluncurkan di Yogyakarta, Jakarta, dan Jayapura pada Agustus 2023.

Kelima film karya anak Papua ini bertujuan mengenalkan West Papua (Tanah Papua) lebih luas kepada publik di Australia tentang situasi kondisi terkini orang asli Papua (OAP).

Usai pemutaran film, para penonton sangat mengapresiasi atas pembuatan kelima film documenter itu. Mereka terkejut, bahkan tidak percaya dengan situasi yang dialami orang west Papua yang menghadapi ‘slow motion genosida’, ‘pembungkaman’, ‘diskriminasi rasial’, serta ‘investasi sawit yang merampas tanah ulayat masyarakat adat yang mengancam habitat di hutan’.

Dosen Australia National Universitas yang juga Deputy Direktur Pasific Institute George Carter mengatakan bersimpati dengan situasi yang terjadi di West Papua.

“Saya hanya penasaran dampak apa yang muncul setelah film ini dibuat. Apakah ada perspektif baru setelah membuat film ini,” katanya.

BERITATERKAIT

Tiba di Lismore, Tim Jubi disambut dengan adat Aborigin

Pemutaran 5 film di Maganjin, Brisben dipadati aktivis Pro Kemerdekaan

Pemutaran 5 film produksi Jubi Documentary dimulai di dua lokasi di Australia

5 film dokumenter Jubi tentang Tanah Papua dan “upaya mendidik orang Indonesia”

Carter mengatakan sebagai simpati ia dapat menggunakan kapasitasnya mendukung penelitian terbatas dengan memberikan ruang studi media ke Pasifik yang susah karena terkait administrasi.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Sekretaris Australia Association of Pacific Studies Talei Mangioni juga mengapresiasi para pembuat film yang mengangkat isu-isu di West Papua agar diketahui publik di Australia.

“Saya mengapresiasi film ini dengan akan menjadikan sebagai bahan pembelajaran agar mahasiswa memahami masalah bangsa Papua ,” ujarnya.

Talei Mangioni dalam sambutannya berpesan agar mahasiswa Asia Pasifik di Australia National University (ANU) dapat menghubungi mahasiswa lain untuk dapat mengikuti kegiatan akademisi terkait topik ini.

“Saya harap agar mahasiswa ataupun pelajar Asia Pasifik dapat mengundang mahasiswa lain yang belajar di Australia National University di Canbera untuk belajar tentang Papua. Kami melihat hal ini melibatkan aspirasi pemuda Papua,” katanya.

Talei Mangioni mengatakan film-film yang diproduksi Jubi Documentary itu bisa dijadikan bahan ajar di program studinya. Dia berjanji kelima film akan dijadikan materi di kelasnya.

“Saya  ingin agar film-film maupun buku-buku tentang West Papua dapat dijadikan materi di kelas Australia National University di Canbera dan mahasiswa dapat membahas topik-topik tentang HAM (Hak Asasi Manusia), lingkungan, konflik, dan pengungsi,” ujarnya.

Ia berencana akan membahas topik-topik yang telah dirangkum di dalam film-film Jubi Documentary tersebut sebagai bahan kuliah.

‘Slow motion genocide’

Sebelumnya, pada pemutaran film di Sydney pada 10 April 2024, salah satu pembicara, Lis Biok mengatakan genosida secara perlahan (slow motion genocide) terjadi terhadap orang Papua.

“Orang masuk banyak ke Papua tanpa terkontrol, menguasai tanah-tanah adat, termasuk pembunuhan ‘slow motion genocide’ benar-benar terjadi,” katanya.

Bercermin pada film-film yang ditayangkan Jubi Documentary, Lis Biok mengatakan bangsa West Papua harus diselamatkan dari ancaman genosida tersebut.

“Kami harap situasi Papua ini minimal bisa diketahui berbagai pihak di Pasifik-Australia, bahkan di dunia international,” katanya.

Tokoh Kemerdekaan West Papua Rex Rumakiek yang turut menyaksikan film mengapresiasi para pembuat film yang telah dengan teliti mendokumentasikan kehidupan nyata orang Papua saat ini.

“Saya menyampaikan banyak terima kasih kepada Victor Mambor dan temannya yang telah membuat film documenter ini,” katanya.

Penonton lain, pengacara Jack Jhonson mengatakan situasi West Papua benar-benar diisolasi oleh Pemerintah Indonesia. “Banyak persoalan yang tidak diketahui banyak orang di luar Papua,” ujarnya.

Menurut Jack Jhonson apa yang dilakukan dengan film ini adalah kerja-kerja jurnalis yang sangat berbahaya dan penuh risiko dan ia bisa menonton lima film yang sangat luar biasa bagus.

“Terkait dengan apa yang disampaikan di dalam film, menarik, sangat emosional, menunjukkan banyak perjuangan dan tantangan,” katanya.

Semua film, tambahnya, memiliki spirit yang makna dari perjuangan dan mempunyai makna ketahanan hidup bagi masyarakat Bangsa Papua.

Di Canberra, sebelum pemutaran film, kegiatan diawali dengan nyanyian yang dibawakan Tim Jubi Documentary bersama Komunitas Warga Papua di Canberra dan Panitia Lokal West Papua Mini Festifal Film I April 2024 berjudul ‘Joy Joy Manfun’. Selain itu juga menampilkan lagu rapper berjudul ‘Happy Independen Day’ yang dinyanyikan Ukam Maran. Lagu ini pernah dirilis di Yogyakarta pada 1 Desember 2016.

Ukam Maran juga tampil menyanyikan lagu rapnya berjudul ‘Bunuh Saya’ setelah pemutaran film pertama dan kedua, ‘Sa Pu Nama Pengungsi dan ‘Pepera 1969: Integrasi yang Demokratis’. Setelah pemutaran tiga film lainnya acara dilanjutkan dengan diskusi yang dipandu Jack Jhonson, kemudian digantikan Ronny Kareny.

Pemutaran lima film besutan Jubi Documentary berlangsung di sembilan lokasi di kota berbeda di Australia hingga berakhir di Darwin pada 21 April 2024. (*)

Tags: Film Jubi DocumentaryKampus AustraliaPemutaran Film Jubi di AustraliaWest Papua Mini Festival Film I
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Aborigin

Tiba di Lismore, Tim Jubi disambut dengan adat Aborigin

April 20, 2024
Film

Pemutaran 5 film di Maganjin, Brisben dipadati aktivis Pro Kemerdekaan

April 15, 2024

Pemutaran 5 film produksi Jubi Documentary dimulai di dua lokasi di Australia

April 11, 2024

5 film dokumenter Jubi tentang Tanah Papua dan “upaya mendidik orang Indonesia”

September 28, 2023

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Farewell to two Papuan journalists, Joost Mirino and Hendrikus Ondi
26 September 2026
Farewell to two Papuan journalists, Joost Mirino and Hendrikus Ondi

Jayapura, Jubi – Papua has lost two journalists who studied at Satya Wacana Christian University in Salatiga, Central Java. Joost [...]

Conflict in West Papua leaves civilians bearing the consequences
26 September 2026
Conflict in West Papua leaves civilians bearing the consequences

Jayapura, Jubi – More than 125,000 people have reportedly been displaced by escalating armed conflict in West Papua, although the [...]

Jayapura lawmakers highlight poor education and health infrastructure in Yoboi Village
25 September 2026
Jayapura lawmakers highlight poor education and health infrastructure in Yoboi Village

Sentani, Jubi – The Jayapura Regency Legislative Council’s (DPRK) Commission C has raised concerns over poor infrastructure and inadequate education [...]

Wildfires and drought hit Fakfak Regency
25 September 2026
Wildfires and drought hit Fakfak Regency

Manokwari, Jubi – Forest and land fires and drought are affecting Fakfak Regency in West Papua, disrupting school activities in [...]

Ant-Plant Harvesting in Wasur Forest Supports Local Livelihoods
24 September 2026
Ant-Plant Harvesting in Wasur Forest Supports Local Livelihoods

Merauke, Jubi – Carrying a bamboo pole fitted with a simple hook, Hilarius Gebze walks through the forest around Biras, [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Pelanggaran HAM di Papua Barat

PM Kepulauan Solomon prihatin terhadap pelanggaran HAM di Papua Barat

September 26, 2026
Fiji menolak pasukan asing

PM Fiji menolak kemungkinan kehadiran permanen pasukan asing

September 26, 2026
Australia mengabaikan Selat Torres

Australia mengabaikan Selat Torres dalam tawaran Melanesian Spearhead Group

September 26, 2026
Indonesia kontrak pesawat PNG

PT Dirgantara Indonesia kontrak perawatan Pesawat CN-235 PNG

September 26, 2026
Indonesia dan Kepulauan Solomon

Bentuk kerja sama Republik Indonesia dan Kepulauan Solomon

September 26, 2026
Tersangka meninggalnya presenter TVRI

Polisi tetapkan dua tersangka meninggalnya presenter TVRI Papua Barat

September 26, 2026
APBD Papua Selatan

APBD Perubahan Papua Selatan harus perkuat SDM, pangan, dan ekonomi

September 26, 2026
Indonesia kontrak pesawat PNG

PT Dirgantara Indonesia kontrak perawatan Pesawat CN-235 PNG

September 26, 2026
Indonesia dan Kepulauan Solomon

Bentuk kerja sama Republik Indonesia dan Kepulauan Solomon

September 26, 2026
Tersangka meninggalnya presenter TVRI

Polisi tetapkan dua tersangka meninggalnya presenter TVRI Papua Barat

September 26, 2026
PNG

PM PNG serukan tindakan global segera atasi perubahan iklim

September 25, 2026
APBD Papua Selatan

APBD Perubahan Papua Selatan harus perkuat SDM, pangan, dan ekonomi

September 26, 2026
Jurnalis Papua

Selamat jalan dua jurnalis Papua, Joost Mirino dan Hendrikus Ondi

September 25, 2026
Pemeriksaan kesehatan

Dinkes Jayapura hadirkan dokter spesialis saat pemeriksaan kesehatan gratis

March 17, 2026
Pelanggaran HAM di Papua Barat

PM Kepulauan Solomon prihatin terhadap pelanggaran HAM di Papua Barat

0
Fiji menolak pasukan asing

PM Fiji menolak kemungkinan kehadiran permanen pasukan asing

0
Australia mengabaikan Selat Torres

Australia mengabaikan Selat Torres dalam tawaran Melanesian Spearhead Group

0
Indonesia kontrak pesawat PNG

PT Dirgantara Indonesia kontrak perawatan Pesawat CN-235 PNG

0
Indonesia dan Kepulauan Solomon

Bentuk kerja sama Republik Indonesia dan Kepulauan Solomon

0
Tersangka meninggalnya presenter TVRI

Polisi tetapkan dua tersangka meninggalnya presenter TVRI Papua Barat

0
APBD Papua Selatan

APBD Perubahan Papua Selatan harus perkuat SDM, pangan, dan ekonomi

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara