• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Seni & Budaya

Epo D’fenomeno akan luncurkan full album keduanya Maret

February 1, 2024
in Seni & Budaya, Tanah Papua
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: CR-9 - Editor: Dewi Wulandari
Epo D'fenomeno

Onesias Chelvox Yoel Andreas Urbinas - Jubi/Dok pribadi

0
SHARES
177
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Rapper Papua, Epo D’fenomeno, akan meluncurkan album keduanya yang bertajuk Jayapurap yang dirilis sejak 2022 lalu, setelah sebelumnya telah memproduksi album fenomenatal pada 2019. Rencananya album Jayapurap yang berisi sepuluh lagu tersebut akan luncurkan pada 7 Maret bertepatan dengan hari ulang tahun ke-114 Kota Jayapura.

“Sa tentukan de pu rilis album, satu tanggal dengan ulang tahun Kota Jayapura, tanggal 7 Maret [2024]. Sekaligus 7 Maret itu sebenarnya ulang tahun sa pu anak yang tua. Jadi album ini untuk akan laki-laki yang tua. Terus sebagai [bentuk] dedikasi sebagai rapper yang perjuangkan rap di Kota Jayapura,” ujar Epo saat ditemui Jubi di Kota Jayapura, Papua pada Kamis (1/2/2024).

Laki-laki yang bernama asli Onesias Chelvox Yoel Andreas Urbinas itu menyatakan album yang dikerjakan disela-sela kesibukannya membina dan mendidik para rapper muda di Kota Jayapura, mencerminkan pilihan hidupnya yang setelah empat kali gagal menempuh pendidikan pada jenjang perguruan tinggi.

Sejak 2007 atau 15 tahun silam, Urbinas alias Epo mengambil keputusan memilih menjadi seniman musik rap atau rapper sebagai pekerjaan dan sarana untuk menyampaikan pesan kepada publik bahwa Tanah Papua tidak baik-baik saja.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Menurutnya, memilih untuk tidak melanjutkan pendidikan dan menjadi rapper bukanlah hal yang mudah. Dia harus melawan berbagai doktrin dan stigma yang berkembang di Indonesia Timur, khususnya di Tanah Papua, bahwa hanya orang yang berpendidikan tinggi dan bekerja di birokrasi pemerintah yang derajat hidupnya lebih tinggi dan patut dihormati.

“Dia dirangkum dan dia bercerita tentang tong di Papua atau khususnya di Indonesia Timur ini, tong terdoktrin dengan satu stigma bahwa kalau tong kuliah tinggi-tinggi sampai selesai dan tong kerja di kantor itu baru tong dihormati. Itu baru tong orang tua dong bilang, itu baru tong jadi orang. Tapi kalau kitong memilih jalur yang beda, dianggap aneh dan kurang masuk akal,” ujarnya.

Selain itu, Urbinas menyatakan dalam album Jayapurap juga mengandung pesan moral sesuai dengan fenomena sosial dimana banyak generasi muda di Tanah Papua yang hidup dengan ganja, konsumsi minuman beralkohol, dan berbagai kehidupan yang kurang baik, yang menurutnya, dengan mendengar musik tersebut diharapkan dapat mengubah pola kehidupan yang lebih baik.

BERITATERKAIT

Learning Papua’s History Through the “Dreams in the Land of Papua” time museum

Harga cabai di Kota Jayapura melambung jelang Idulfitri

Ratusan relawan tanam 420 pohon cemara di bukit Telaga Ria

116 Tahun Injil masuk Tanah Tabi: Gereja ajak jaga alam

“Dia album Jayapurap ini sa bicara tentang itu semua,” ujarnya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Urbinas menyatakan dari sepuluh lagu, satu di antaranya lagu tentang Persipura Jayapura. Sebelum memutuskan menjadi seniman musik rap, dia pernah bermimpi menjadi pemain sepak bola. Namun impian itu tidak terwujud dan pada 2007 silam dia mulai memiliki ketertarikan pada dunia musik rap.

Peluncuran dengan kaset pita

Meski di era digital dan perkembangan teknologi informasi yang berkembang pesat di Indonesia termasuk di Tanah Papua, Urbinas menyatakan album Jayapurap pada 7 Maret mendatang akan diluncurkan dalam bentuk kaset pita sebagaimana dilakukan musisi pada era 1980-an hingga 2000-an.

Menurutnya, peluncuran album menggunakan kaset pita dan dilengkapi dengan radio walkman tersebut untuk merasakan sensasi bagaimana musisi di era 1980-an dan 2000-an menggunakan kaset pita untuk merilis album mereka, seperti masanya Mambesak dan Black Brothers.

Selain itu, menurutnya, menggunakan kaset pita dan radio walkman dalam peluncuran album Jayapurap juga untuk memberikan pasan moral yang lebih tinggi.

“Menurut sa, semakin lama dan semakin tua sebuah benda atau barang, nilai moralnya jauh lebih tinggi dari pada semakin baru dan semakin praktis. Jadi, orang akan berpikir, bah, ini kitong beli kaset pita kitong susah mo putar dimana? Sa bilang, iya, justru sesuatu yang didapatkan dengan susah payah itu, jauh lebih mahal dari pada sesuatu yang gampangan didapatkan, itu murah. Jadi, pesan itu yang sa ingin sampaikan,” ujar Urbinas.

“Itu sama mahalnya dengan intelektualitas lirik yang sa tulis di dalam sepuluh lagu [di album] ini. Artinya, kam dengar lirik ini dengan kam susah payah cari media pemutar untuk kaset pita. Sa yakin ketika lagu de bunyi kam tra akan rugi karena sa menuangkan semua intelektualitas yang sa miliki untuk sa menulis di lirik ini,” imbuhnya.

Selain kaset pita yang berisi 10 lagu tersebut, Epo juga akan menyediakan radio Walkman sehingga setiap orang yang membeli kaset nantinya akan sekaligus mendapatkan radio walkman ditambah bonus kaos dan tas.

Sementara itu, peluncuran melalui berbagai platform media digital seperti YouTube, Spotify, Jobs, dan lainnya akan dilakukan pada Juli mendatang.

Setelah itu akan dilanjutkan dengan event peluncuran album Jayapurap yang menurutnya akan digelar di beberapa kota di Tanah Papua, di antaranya Jayapura, Sorong, Merauke, Timika, dan Wamena.

Urbinas mengatakan lagu rap pertama yang berhasil diciptakannya berjudul ‘Tangisan Anak Negeri’. Lagu itu dia ciptakan setelah melihat mama-mama pedagang orang asli Papua (OAP) berjualan beralaskan karung goni atau karung plastik di lantai, tidak seperti pedagang non-OAP yang berjualan di atas meja jualan yang bagus. (*)

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Tags: Epo D'FenomenoJayapurapKota JayapuraPapuapeluncuran album keduarapper Papua
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Topeng roh Doro

Time for Papua : Jejak Orang Asli Papua di komunitas global sejak puluhan ribu tahun lalu ada di Leiden, Belanda

February 26, 2026
Bahasa Daerah

Penerapan perda bahasa daerah di Tanah Papua sebagai upaya melindungi identitas OAP

February 9, 2026

Anak-anak Kampung Yokiwa belajar seni dengan pendekatan alam

December 21, 2025

Kolaborasi para seniman lahirkan karya makna air dalam kehidupan

December 21, 2025

Alyakha Art Center gelar residensi seni ‘Wali No’

December 16, 2025

Dewan Kesenian Tanah Papua Kabupaten Jayapura gelar musda ke-V

December 9, 2025

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Peristiwa Dogiyai

Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

April 3, 2026
noken

Menjahit harapan dari noken: Cerita Yulita menghidupi keluarga

April 3, 2026
Residents evacuate one of the victims reportedly killed by gunfire during a police sweep in Kamuu District, Dogiyai Regency, Central Papua, Tuesday (March 31, 2026) - Supplied

Six civilians reported killed in Dogiyai incident

April 3, 2026
Fuel refueling activity at a gas station (SPBU) - Supplied

Pertamina confirms stable fuel prices : Manokwari Trade Office to conduct spot checks

April 2, 2026
KONI Papua

KONI Papua agendakan raker dan musorprov usai Paskah

April 2, 2026
Ditembak

Enam warga dilaporkan tewas dalam peristiwa di Dogiyai

April 2, 2026
BMKG

Waspada cuaca ekstrem di Tanah Papua sepekan ke depan, ini penjelasan BMKG

April 2, 2026
beasiswa

Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

April 2, 2026
gubernur

Ini penjelasan Gubernur Fakhiri terkait pemberhentian petugas kebersihan

March 31, 2026
Gubernur

Gubernur Papua Barat sebut pekan depan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat

April 1, 2026
Kadis pendidikan

Pemprov Papua Tengah buka rekrutmen tenaga guru kontak daerah 3T

March 31, 2026
ekskavator

Puluhan ekskavator tiba di Sorong Selatan, warga diimbau waspada

April 1, 2026
pasifik

Bagaimana negara kepulauan Pasifik menangani krisis BBM

April 2, 2026
persipura

Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

April 2, 2026
Peristiwa Dogiyai

Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

0
Residents evacuate one of the victims reportedly killed by gunfire during a police sweep in Kamuu District, Dogiyai Regency, Central Papua, Tuesday (March 31, 2026) - Supplied

Six civilians reported killed in Dogiyai incident

0
noken

Menjahit harapan dari noken: Cerita Yulita menghidupi keluarga

0
Fuel refueling activity at a gas station (SPBU) - Supplied

Pertamina confirms stable fuel prices : Manokwari Trade Office to conduct spot checks

0
KONI Papua

KONI Papua agendakan raker dan musorprov usai Paskah

0
Ditembak

Enam warga dilaporkan tewas dalam peristiwa di Dogiyai

0
BMKG

Waspada cuaca ekstrem di Tanah Papua sepekan ke depan, ini penjelasan BMKG

0

Trending

  • beasiswa

    Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini penjelasan Gubernur Fakhiri terkait pemberhentian petugas kebersihan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Papua Barat sebut pekan depan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemprov Papua Tengah buka rekrutmen tenaga guru kontak daerah 3T

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan ekskavator tiba di Sorong Selatan, warga diimbau waspada

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara