Jayapura, Jubi – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri meminta pemerintah pusat mempercepat pembangunan ruas jalan Jayapura-Wamena guna menekan tingginya harga bahan pokok di wilayah pegunungan Papua.
Menurut Fakhiri, masyarakat di kawasan pegunungan masih sangat bergantung pada transportasi udara untuk mendatangkan kebutuhan pokok karena akses jalan darat belum memadai.
“Kami titip mudah-mudahan Bapak Presiden bisa juga membantu kami lewat Balai Jalan, yaitu jalan Jayapura-Wamena. Kami yang besar di Wamena ini juga punya kerinduan bisa menikmati jalan yang baik ke sana,” kata Fakhiri di Kota Jayapura, Selasa (23/6/2026).
Ia mengatakan, kondisi jalan yang sering terputus akibat longsor dan cuaca ekstrem menyebabkan distribusi logistik menjadi mahal dan berdampak langsung pada harga kebutuhan masyarakat.
“Kasihan mereka, transportasi untuk membawa bahan pokok yang paling cepat itu menggunakan pesawat. Itu yang membuat harga bahan pokok masih cukup tinggi,” ujarnya.
Dia berharap, pemerintah pusat dapat memberikan dukungan tambahan untuk pembangunan tujuh jembatan di ruas tersebut pada 2027-2028 agar konektivitas antarwilayah di Papua semakin baik.
“Kalau ruas jalan ini bisa kita kerjasama dengan baik, tentunya saudara-saudara di gunung itu akan tertolong,” ucapnya.
Ia menilai terbukanya akses jalan Jayapura-Wamena juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah karena hasil pertanian dan perkebunan dari wilayah pesisir dapat dipasarkan ke daerah pegunungan.
“Provinsi Papua juga bisa memberikan kontribusi dengan mengirim hasil kebun untuk membantu teman-teman di atas dan mendatangkan pendapatan bagi kabupaten maupun provinsi,” katanya. (*)




















Discussion about this post