Sorong, Jubi – Penerimaan siswa baru tahun pelajaran 2024/2025 di SMA Negeri 3 Kota Sorong, Papua Barat Daya menjadi sangat istimewa dengan tingginya antusiasme siswa yang mendaftar. Jumlah pendaftar mengalami lonjakan drastis, menunjukkan respons positif masyarakat terhadap sekolah ini.
Animo orang tua dan calon siswa baru terlihat sejak hari pertama pendaftaran dibuka, dengan jumlah pendaftar melebihi kuota yang telah ditentukan. Meskipun demikian, SMA Negeri 3 Kota Sorong hanya dapat menerima 468 siswa sesuai peraturan yang berlaku, dengan setiap kelas menampung maksimal 40 siswa.
Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Kota Sorong, Natali Lapik menyampaikan kepada Jubi pada Kamis (11/7/2024) bahwa sekolah berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik guna mengembangkan potensi seluruh siswa.
“Dengan dukungan orang tua dan antusiasme yang tinggi, kami berupaya keras untuk mencapai tujuan pendidikan yang optimal,” ujarnya.

Meskipun sempat terjadi aksi protes dari sekelompok orang tua, Natali menjelaskan bahwa hal tersebut lebih merupakan bentuk kerinduan mereka untuk menyekolahkan anak-anaknya di SMA Negeri 3 Kota Sorong.
“Kami telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Sorong untuk mencari solusi terbaik dan semuanya telah terselesaikan dengan baik,” tambahnya.
Natali juga mengucapkan terima kasih kepada warga Kota Sorong atas antusiasme mereka dalam mendaftarkan anak-anaknya ke SMA Negeri 3 Kota Sorong. Ia menjelaskan bahwa keputusan untuk menampung lebih banyak siswa diambil demi menyelamatkan masa depan anak-anak Papua.
“Jumlah siswa saat ini mencapai 518, melebihi kuota yang seharusnya 468, karena tingginya minat masyarakat,” jelasnya.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa semua anak yang ingin belajar di SMA Negeri 3 Kota Sorong dapat diterima.
“Kami berupaya sebaik mungkin untuk memenuhi harapan orang tua dan siswa, dan saat ini situasi sudah kembali aman dan terkendali,” tutup Natali. (*)




Discussion about this post