Jayapura, Jubi – Warga Negara Kepulauan Kecil Berkembang (SIDS) akan dapat mengambil gelar magister satu tahun di universitas pilihan mereka di Kerajaan Inggris Raya dan Irlandia Utara mulai 2026. Termasuk di antaranya mahasiswa pascasarjana dari Kepulauan Solomon.
Hal ini dimungkinkan oleh komitmen Inggris untuk menyediakan kesempatan guna memberdayakan kaum muda dari SIDS dengan akses ke pendidikan dan keterampilan. Demikian dikutip jubi.id dari laman internet www.solomonstarnews.com, Selasa (15/7/2025).
Untuk mendukung pengumuman Inggris pada Pertemuan Kepala Pemerintahan Persemakmuran tahun lalu di Samoa, Komisi Beasiswa Persemakmuran dan Chevening menyediakan hingga 40 beasiswa magister bagi kandidat luar biasa dari SIDS.
Para penerima beasiswa dari kedua program akan mendapatkan pengalaman belajar di Inggris yang mencakup acara jejaring eksklusif dengan sesama penerima beasiswa dari SIDS dan tokoh-tokoh berpengaruh dari seluruh dunia. Manfaat tambahan ini melengkapi beasiswa yang sudah ada, menawarkan platform yang lebih luas untuk pertumbuhan profesional dan kolaborasi di masa mendatang.
Pelamar yang berminat disarankan untuk memperhatikan perbedaan proses seleksi dan aplikasi antara Beasiswa Chevening SIDS dan Komisi Beasiswa Persemakmuran SIDS.
Untuk Beasiswa Chevening SIDS, pelamar akan mendaftar melalui proses aplikasi standar. Selama proses aplikasi, Anda akan diberikan pilihan untuk mencentang kotak yang menunjukkan minat Anda untuk dipertimbangkan dalam Beasiswa Chevening SIDS. Pelamar dengan peringkat tertinggi dari setiap negara peserta akan dipertimbangkan.
Untuk Komisi Beasiswa Persemakmuran SIDS, 20 beasiswa akan dijamin dengan kesempatan pengayaan khusus, tetapi proses pendaftaran tetap sama seperti program magister pada umumnya. Dalam program ini, lembaga nominasi nasional turut terlibat.
Untuk Kepulauan Solomon, Divisi Beasiswa Nasional Kementerian Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (MEHRD) adalah lembaga penominasinya.
Kandidat yang berhasil akan mempelajari bidang studi yang membantu mengatasi prioritas pembangunan nasional atau kekurangan kapasitas.
Ini mencakup mata kuliah yang berkaitan dengan: hak asasi manusia, demokrasi dan supremasi hukum; perubahan iklim dan keberlanjutan; pemulihan dan pertumbuhan ekonomi; serta masyarakat suportif yang membantu warga menjalani kehidupan yang damai dan produktif.
Negara-negara yang memenuhi syarat untuk Beasiswa Chevening SIDS termasuk: Antigua dan Barbuda, Barbados, Bahama, Belize, Dominika, Fiji, Grenada, Guyana, Jamaika, Kiribati, Maladewa, Mauritius, Nauru, Papua Nugini, St. Kitts dan Nevis, St. Lucia, St. Vincent dan Grenadines, Samoa, Kepulauan Solomon, Seychelles, Singapura, Tonga, Tuvalu, Trinidad dan Tobago, serta Vanuatu.
Sementara itu, negara-negara yang memenuhi syarat untuk Komisi Beasiswa Persemakmuran SIDS adalah: Belize, Dominika, Fiji, Grenada, Guyana, Jamaika, Kiribati, Maladewa, Mauritius, Montserrat, Nauru, Papua Nugini, Saint Lucia, Saint Vincent dan Grenadines, Samoa, Kepulauan Solomon, Tonga, Tuvalu, dan Vanuatu.
Selain manfaat standar Beasiswa Chevening, Beasiswa Chevening SIDS mencakup program Inggris yang ditingkatkan, termasuk serangkaian acara dan peluang eksklusif yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman di Inggris.
Terdapat pula kesempatan berjejaring eksklusif di mana para penerima beasiswa akan diundang ke acara penyambutan di Kantor Luar Negeri, Persemakmuran, dan Pembangunan (FCDO) untuk memulai perjalanan mereka. Di sana, mereka akan berkesempatan untuk berjejaring dengan para penerima beasiswa SIDS dari Komisi Beasiswa Persemakmuran, serta pejabat FCDO.
Layaknya semua penerima Beasiswa Chevening, setelah lulus para penerima akan bergabung dengan komunitas alumni Chevening global yang lebih luas, dan terhubung dengan alumni dari seluruh dunia. Selain itu, mereka juga berhak mengajukan permohonan pendanaan dari Chevening Alumni Programme Fund, yang mendukung proyek dan acara regional yang dipimpin oleh alumni.
Para cendekiawan juga dapat diundang untuk berbicara atau berpartisipasi dalam lokakarya dan acara UK–SIDS di bidang keahlian mereka.
Kandidat perlu memperhatikan bahwa pilihan untuk dipertimbangkan dalam Beasiswa Chevening SIDS tidak memengaruhi peluang mereka untuk terpilih. Mereka tetap akan dipertimbangkan untuk Beasiswa Chevening standar jika memilih untuk tidak mendaftar Beasiswa SIDS.
Kami menghimbau semua pendaftar SIDS yang memenuhi syarat untuk mengajukan permohonan Beasiswa Chevening dan mempertimbangkan untuk ikut serta dalam Beasiswa Chevening SIDS guna mengakses program unik ini dengan peningkatan peluang dan jaringan.
Pendaftaran Beasiswa Chevening SIDS akan dibuka pada Agustus dan ditutup pada Oktober, sedangkan pendaftaran Komisi Beasiswa Persemakmuran SIDS akan dibuka pada September dan ditutup pada Oktober 2025. (*)





















Discussion about this post