• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Pasifik

Jenderal Douglas MacArthur, dari Brisbane ke Base F Finschaven PNG dan Base G Hollandia

September 7, 2022
in Pasifik
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: - Editor:
Jenderal Douglas MacArthur

Pendaratan tentara Sekutu di Pantai Hamadi, 22 April 1944. - Jubi/Dok WW2 USA

0
SHARES
169
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Jenderal Douglas MacArthur, Panglima Tertinggi Pasukan Sekutu di Pasifik Barat, telah meninggalkan Manila dan tinggal di Alice Spring, Australia. Mac Arthur kemudian menjadikan markas Sekutu Amerika di Brisbane Australia.

Jepang setelah menghancurkan Pearl Harbour, 7 Desember 1941, berlanjut ke Filipina dan masuk ke Hollandia pada 19 April 1942.

“April musim teduh di Teluk Humboldt atau Yos Sudarso sekarang, dan tak gelombang berarti,” tulis Arnold Mampioper dalam buku berjudul Jayapura Ketika Perang Pasifik, 1972.

Namun saat perang berkecamuk antara Jepang dan Sekutu Amerika Serikat di Hollandia, warga Kajoe Pulo mengungsi ke Kampung Ormu.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

“Kami mengungsi ke sana,” kenang mendiang Pdt Silas Chaay, warga kampung Kajoe Pulo.

Jepang dibawah Vice Admiral Endo dari Armada VIII dan IX dibawah pimpinan Panglima Angkatan Darat dibawah Jenderal Inada. Hampir sebagian besar armada ini berasal dari Wewak Papua Nugini. Jepang juga telah membangun markas di Vanimo, Papua Nugini, dekat dengan Hollandia, kota Jayapura sekarang.

Selanjutnya pada 6 Mei 1942, Jepang mulai membangun pangkalan utama di Hollandia dan memilih wilayah Abe di Kampung Nafri sebagai markas utamanya. Dua kapal perang Jepang masuk ke Teluk Humboltd membawa pasukan Marinir dan pasukan infantri Jepang.

BERITATERKAIT

Learning Papua’s History Through the “Dreams in the Land of Papua” time museum

Gempa di utara Vanuatu, pelayanan perlahan kembali normal

Krisis global picu lonjakan harga dan ancaman pasokan BBM negara Pasifik

Pekerja media ABC Australia mogok kerja 24 jam

Mengutip laporan intelijen Amerika Serikat menyebut diduga ada dua resimen infanteri dan satu resimen Marinir.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Militer Jepang mulai mengkoordinir warga (kerja paksa) untuk membangun jalan jalan darat dari Abepura ke Vim, Waena sampai ke pangkalan udara di Sentani dan Doyo.

Jepang membangun tiga landasan pacu, dua terbesar di Sentani dan satu di Doyo. Selain itu mendirikan gudang-gudang di Abepantai, Hamadi, Teluk Imbi, dan Kota Baru pantai.

Markas terbesar jelas terletak di Abepantai di mana pemerintah Jepang mambangun tugu pendaratan tentara Jepang di Abepantai dekat Kampung Nafri. Pendudukan tentara Jepang Armada VIII dan IX tinggal membangun pangkalan di Hollandia sejak April 1942 sampai 1943. Pasalnya pada 1943 Jepang telah membangun pangkalan di Hollandia bersama persiapan di Vanimo dan Buna Papua Nugini sambil menunggu waktu yang tepat menyerang negara Kangguru Australia, markas besar Jenderal Douglas MacArthur.

Pertempuran laut koral (coral sea war) di Papua Nugini menjadi titik awal perang dasyat setelah Guadalcanal di Solomon Island.

Jenderal Douglas MacArthur
Tugu pendaratan tantara Sekutu di Pantai Hamadi, Kota Jayapura. – Jubi/Dam

Pagi hari, 29 November 1943 di Brisbane, Australia. Mayor Jenderal Robert Eichenberger, perwira tinggi Komando Gabungan Sekutu di Pasifik Barat Daya, mendadak dibangunkan dari tidurnya. Ia mendapat perintah dari Mac Arthur untuk ke Port Moresby. Penulis buku Jungle Road to Tokyo itu harus berangkat dan bertempur serta memimpin pasukan di Buna Papua Nugini.

Pertempuran Buna–Gona adalah bagian dari kampanye Nugini di Teater Pasifik selama Perang Dunia II. Saat ini di Port Moresby wilayah Kokoda Track menjadi lokasi wisata sejarah.

Pertempuran di Buna berlangsung dari 16 November 1942 hingga 22 Januari 1943. Pertempuran itu dilakukan oleh pasukan Australia dan Amerika Serikat melawan Jepang di pantai Buna, Sanananda, dan Gona.

Buna adalah sebuah desa di Provinsi Oro, Papua Nugini. Itu adalah situs sebagian, dari Pertempuran Buna–Gona selama Perang Dunia II. Pada 14 Desember 1943 pertempuran di Buna selesai dan sukses.

Setelah menaklukan Buna dan base F Finscaven, Lae pasukan Sekutu pimpinan General Douglas MacArthur mengarahkan serangan ke Hollandia. Militer Jepang sudah membangun pangkalan di Vanimo dan Aitape Papua Nugini serta markas di Abe Pantai, Nafri, Hollandia Nugini Belanda.

Serangan ke barat, merebut Hollandia (kini Jayapura) dan Sentani, sebagai satu kesatuan pangkalan utama Dai Nippon di Nugini-Belanda. Letnan Charles M Pride Divisi Kavaleri Pertama Sekutu di Hollandia menuturkan Hollandia dan Nugini adalah tempat yang tidak menyenangkan.

Walau pemandangan alam dan pantai yang indah. Ternyata tentara Amerika Serikat harus minum obat anti malaria (atabrina) hingga membuat kulit mereka menguning.

Cuaca yang buruk ketika tidak hujan, panas, dan lembab sehingga sulit tidur di malam hari. Sebaliknya jika hujan, hutan lumpur dan hutan rawa membuat sepatu lars mereka tertanam di lumpur tanah hutan tropis.

Letnan Pride tak memungkiri kalau laut dan pantai di Hollandia sangat indah dan sangat menarik bagi tentara sekutu untuk berenang melawan penat selama perang berkecamuk di Hollandia. Tak heran kalau ada pos pos militer di Skyland dekat bangunan gereja sekarang

Jika pangkalan utama di Hollandia tidak dihancurkan kekuatan Jepang akan makin melebar ke timur dan siap menyerbu Australia.

”Untuk melumpuhkan Jepang, satu-satunya cara rebut Hollandia,” kata MacArthur kepada Bob dan staf inti pada 3 Maret 1944 di Brisbane Australia.

Jenderal Douglas MacArthur
Tugu MacArthur di Ifar Gunung, Sentani, Kabupaten Jayapura. – Jubi/Dam

Mendahului pendaratan pasukan infantri dan mariner Amerika Serikat di Hollandia pada 30 dan 31 Maret serta 5, 12, dan 16 April 1944, terjadilah serangan bom yang mematahkan pertahanan Jepang di Hollandia dan sekitarnya.

Hari itu Hollandia berubah menjadi neraka. Sebanyak 1200 pesawat pesawat bomber melontarkan segala jenis amunisi maut untuk membakar dan memorakmorandakan kota di tepi Teluk Humboldt dan Teluk Youtefa itu sebelum kembali ke pangkalan di wilayah Nugini-Australia dan di cruiser (kapal penjelajah).

Selanjutnya pesawat pembom B-29 melepaskan bom di atas pangkalan udara Jepang di Sentani.

”Pesawat tempur terbang di atas permukaan Danau Sentani dan banyak bom dilepaskan. Kita berlarian sembunyi di dusun sagu. Amerika memang banyak melepaskan bom,” kenang Hans Roberth Ohee, warga Kampung Asei.

Ia menambahkan beruntung banyak bom tidak meledak di hutan sagu yang berawa itu.

Pangkalan udara Jepang di Sentani dan Doyo akhirnya hancur. Sebanyak 340 pesawat tempur jenis zero hancur. Ironisnya, hanya 25 pesawat yang masih utuh di apron pangkalan militer Jepang di Sentani.

Amerika mulai melakukan serangan ke Hollandia hampir sebulan penuh. Perlawanan 11.000 tentara Jepang sia-sia. Pasalnya serangan dilakukan pula dari Teluk Tanah Merah, Depapre. Apalagi adanya Operasi Pendaratan 50.000 pasukan tempur, 80.000 pasukan bantuan, dengan 217 kapal berbagai jenis dari Armada Amerika di pantai Teluk Humboldt dan Youtefa.

Setelah pasukan Amerika Serikat berhasil menguasai Hollandia, tepat 22 April 1944, jenderal berusia 64 tahun, Douglas MacArthur, mendarat di Hollandia. Ia turun dengan gagahnya dari sebuah landing ship tank di pantai Hamadi. Gempuran ke Hollandia termasuk terbesar di Pasifik. Bayangkan di Teluk Humboldt dan Youtefa lebih dari 1000 unit segala jenis besar kecil mesin perang mendarat di tepi dua teluk yang berdampingan di depan Kota Hollandia. Terdapat pula, 217 kapal perang lepas jangkar di sana. Wartawan perang menyebutkan, ketika lampu-lampu kapal menyala, tampak bagaikan “Sebuah kota di laut”.

Tercatat lebih 4.000 tentara Jepang tewas dan 650 tertawan, sedangkan Amerika dan sekutunya kehilangan 159 tentara.

Tugu pendaratan sekutu di Hamadi menjadi saksi sejarah dengan bertuliskan “ALLIED FORCES LANDED IN APRIL 22, 1944.” Hari itu Kota Hollandia menjadi ramai dengan tentara 250.000, dari hanya 100.000 sebelumnya. Barak militer pun mulai dibangun dari Hamadi, Teluk Humboltd sampai markas di Ifar Gunung, markas Armada VII Amerika Serikat.

Penjaga tugu pendaratan di Hamadi, Johanes Tecuari, menuturkan Hamadi saat itu menjadi pangkalan militer Angkatan Laut Sekutu sedangkan di Ifar Gunung adalah markas angkatan darat Sekutu di bawah pimpinan Mac Arthur.

Selanjutnya General Douglas MacArthur membangun rumah dan pangkalan militer di Ifar Gunung di bawah kaki gunung Cycloop. Di sanalah MacArthur menyusun rencana menyerbu Sarmi, Biak, Morotai, dan Manila serta Tokyo, Jepang. (*)

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Tags: Jenderal Douglas MacArthurPapuaPasifikPD II
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

inggris

Kepulauan Solomon dan Inggris buat MoU Tata Kelola Hutan

April 2, 2026
listrik

Layanan token listrik Papua Nugini pulih

April 2, 2026

Bagaimana negara kepulauan Pasifik menangani krisis BBM

April 2, 2026

Ribuan warga Nouméa demo tolak pembatasan hak pilih di Kaledonia Baru

April 1, 2026

Harga BBM di Fiji naik 1 April 2026

April 1, 2026

Gempa di utara Vanuatu, pelayanan perlahan kembali normal

April 1, 2026
  • Latest
  • Trending
  • Comments
Peristiwa Dogiyai

Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

April 3, 2026
noken

Menjahit harapan dari noken: Cerita Yulita menghidupi keluarga

April 3, 2026
Residents evacuate one of the victims reportedly killed by gunfire during a police sweep in Kamuu District, Dogiyai Regency, Central Papua, Tuesday (March 31, 2026) - Supplied

Six civilians reported killed in Dogiyai incident

April 3, 2026
Fuel refueling activity at a gas station (SPBU) - Supplied

Pertamina confirms stable fuel prices : Manokwari Trade Office to conduct spot checks

April 2, 2026
KONI Papua

KONI Papua agendakan raker dan musorprov usai Paskah

April 2, 2026
Ditembak

Enam warga dilaporkan tewas dalam peristiwa di Dogiyai

April 2, 2026
BMKG

Waspada cuaca ekstrem di Tanah Papua sepekan ke depan, ini penjelasan BMKG

April 2, 2026
beasiswa

Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

April 2, 2026
gubernur

Ini penjelasan Gubernur Fakhiri terkait pemberhentian petugas kebersihan

March 31, 2026
Gubernur

Gubernur Papua Barat sebut pekan depan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat

April 1, 2026
Kadis pendidikan

Pemprov Papua Tengah buka rekrutmen tenaga guru kontak daerah 3T

March 31, 2026
ekskavator

Puluhan ekskavator tiba di Sorong Selatan, warga diimbau waspada

April 1, 2026
pasifik

Bagaimana negara kepulauan Pasifik menangani krisis BBM

April 2, 2026
persipura

Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

April 2, 2026
Peristiwa Dogiyai

Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

0
Residents evacuate one of the victims reportedly killed by gunfire during a police sweep in Kamuu District, Dogiyai Regency, Central Papua, Tuesday (March 31, 2026) - Supplied

Six civilians reported killed in Dogiyai incident

0
noken

Menjahit harapan dari noken: Cerita Yulita menghidupi keluarga

0
Fuel refueling activity at a gas station (SPBU) - Supplied

Pertamina confirms stable fuel prices : Manokwari Trade Office to conduct spot checks

0
KONI Papua

KONI Papua agendakan raker dan musorprov usai Paskah

0
Ditembak

Enam warga dilaporkan tewas dalam peristiwa di Dogiyai

0
BMKG

Waspada cuaca ekstrem di Tanah Papua sepekan ke depan, ini penjelasan BMKG

0

Trending

  • beasiswa

    Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini penjelasan Gubernur Fakhiri terkait pemberhentian petugas kebersihan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Papua Barat sebut pekan depan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemprov Papua Tengah buka rekrutmen tenaga guru kontak daerah 3T

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan ekskavator tiba di Sorong Selatan, warga diimbau waspada

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara