• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Opini

Berjalan bersama Umat di Tanah yang terluka

Refleksi Pastoral dalam Terang Ajaran Sosial Gereja

January 31, 2026
in Opini
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Admin Jubi
gereja

ilustrasi gereja-ist

0
SHARES
17
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Oleh: Digman Amelaman *)

Gereja hadir bukan pertama-tama sebagai lembaga yang menjelaskan kebijakan, melainkan sebagai ibu yang berjalan bersama umatnya. Di tanah Papua, di mana alam, budaya, dan iman tumbuh dalam satu nafas kehidupan, setiap keputusan yang menyentuh tanah dan masa depan masyarakat adat tidak pernah bersifat netral. Ia selalu menyentuh luka sejarah, harapan yang rapuh, dan martabat manusia yang sering kali terpinggirkan.

Paus Fransiskus dalam Laudato Si’ mengingatkan kita bahwa krisis sosial dan krisis lingkungan bukanlah dua persoalan yang terpisah. Tanah bukan sekadar sumber daya ekonomi, melainkan ruang hidup, identitas, dan relasi spiritual. Karena itu, pembangunan yang sejati tidak dapat diukur hanya dari pertumbuhan ekonomi atau janji kesejahteraan, melainkan dari sejauh mana manusia, terutama yang paling kecil, tetap menjadi subjek, bukan korban, dari perubahan.

Dalam terang iman Katolik, kesejahteraan umum (bonum commune) tidak pernah dicapai dengan mengorbankan suara mereka yang lemah. Sebaliknya, kesejahteraan umum lahir dari keberanian untuk mendengarkan jeritan umat, menghormati kebijaksanaan lokal, dan memberi ruang bagi masyarakat adat untuk terlibat secara penuh dan bermartabat dalam menentukan masa depan mereka sendiri. Gereja dipanggil untuk berdiri di tengah, bukan sebagai penonton, tetapi sebagai pendamping yang setia dan kritis.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Refleksi pastoral ini mengajak kita untuk memaknai kembali peran Gereja dalam relasi dengan negara dan kekuatan ekonomi. Kerja sama demi kesejahteraan umat memang penting, namun kerja sama itu harus selalu dilandasi oleh kebebasan profetis Gereja. Gereja tidak boleh kehilangan suaranya ketika ketidakadilan struktural, ketimpangan kuasa, atau kerusakan ciptaan mulai mengancam kehidupan umat. Diam yang terlalu cepat demi stabilitas sering kali melukai lebih dalam daripada konflik yang jujur.

Dalam kehidupan internal Gereja, setiap keputusan pastoral, termasuk pengelolaan sumber daya dan penataan pelayanan, dipanggil untuk mencerminkan wajah Kristus yang gembala. Transparansi, dialog, dan kepekaan terhadap perasaan umat bukanlah kelemahan kepemimpinan, melainkan tanda kedewasaan rohani. Umat tidak hanya membutuhkan penjelasan yang benar, tetapi juga pengakuan atas kegelisahan dan ketakutan mereka.

Gereja yang sinodal adalah Gereja yang mau berhenti sejenak, mendengarkan, dan belajar. Kritik yang lahir dari cinta akan Gereja bukan ancaman, melainkan rahmat. Dalam konteks Papua, suara masyarakat adat, para imam, kaum muda, dan perempuan harus dipelihara sebagai bagian dari proses pembedaan roh bersama, agar keputusan-keputusan Gereja sungguh menjadi jalan kehidupan, bukan sumber luka baru.

BERITATERKAIT

Konferensi Alpha Indonesia di Papua, minta denominasi Gereja bersatu selamatkan generasi

Akhirnya, refleksi pastoral ini mengajak kita semua, gembala dan umat untuk kembali pada pertanyaan Injil yang sederhana namun menuntut keberanian: Apakah langkah-langkah yang kita ambil sungguh menghadirkan Kristus yang membela kehidupan, menjaga ciptaan, dan mengangkat martabat yang kecil? Bila jawaban itu masih samar, maka Gereja dipanggil bukan untuk membenarkan diri, melainkan untuk terus berjalan, mendengarkan, dan bertobat bersama.

Sebab hanya Gereja yang mau berjalan bersama umat di tanah yang terluka, yang dapat menjadi tanda harapan di tengah dunia. (*)

*) Penulis adalah Pemerhati Gereja Katolik

Untuk melihat lebih banyak content JUBI TV, click here!

Tags: Gereja di Papua
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

gereja

Tanggapan Kritis Atas Sebuah Eksplanasi

January 27, 2026
Biak

Refleksi euforia penerbangan internasional Biak-Papua 2025: Sekadar mengantar turis singgah?

December 24, 2025

Indonesia bunuh roh Otsus Papua, militerisasi merajalela

November 21, 2025

Isu Perubahan Iklim dan Migrasi di Tuvalu

November 21, 2025

Refleksi 24 tahun Otonomi Khusus Papua

November 21, 2025

Payangko, Hewan Perdamaian dari Gunung Cycloops

November 11, 2025

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
noken

Apa isi dalam bilum? Tas rajut ikonik Papua Nugini

January 31, 2026
Tolak Sawit

Dari Tanah Moi ke Jakarta Marga Kelagilit datangi kantor PT IKS tolak sawit

January 31, 2026
Port Villa, vanuatu

Pengadilan Vanuatu tolak permohonan jaminan tersangka dalang perampokan

January 31, 2026
Papua Tengah

STIKES Persada terima batuan Pandidikan dari Pemprov Papua Tengah

January 31, 2026
dubes

Kemenlu Solomon terima kunjungan perpisahan Dubes RI

January 31, 2026
Solidaritas Merauke

Aksi Solidaritas Merauke warnai pembukaan sidang MPL-PGI 2026

January 31, 2026
Beasiswa

Pendaftaran untuk Beasiswa Australia Awards Garuda akan dibuka pada 1 Februari

January 31, 2026
sorong

Pembangunan yang timpang: Kisah Mama Doo di Kota Sorong

January 30, 2026
Nduga

Bupati Nduga usulkan dua nama bakal calon wakil bupati

January 30, 2026
USWIM

Rektor USWIM apresiasi bantuan pendidikan dari Pemprov Papua Tengah

January 29, 2026
papua

Papua-Kaimana kerja sama replikasi aplikasi SIKAP OAP, perkuat Pengusaha Asli Papua

January 29, 2026
Persipura Jayapura

Matheus Silva dilepas Persipura, siapa yang cocok jadi penggantinya? 

January 30, 2026
Deforestasi

Catatan tahunan Pusaka 2025: Deforestasi di Tanah Papua capai 45 ribu hektare

January 30, 2026
Persipura Jayapura

Kalahkan Persiku, Persipura ada di puncak klasemen

January 30, 2026
noken

Apa isi dalam bilum? Tas rajut ikonik Papua Nugini

0
Tolak Sawit

Dari Tanah Moi ke Jakarta Marga Kelagilit datangi kantor PT IKS tolak sawit

0
Port Villa, vanuatu

Pengadilan Vanuatu tolak permohonan jaminan tersangka dalang perampokan

0
dubes

Kemenlu Solomon terima kunjungan perpisahan Dubes RI

0
Papua Tengah

STIKES Persada terima batuan Pandidikan dari Pemprov Papua Tengah

0
Solidaritas Merauke

Aksi Solidaritas Merauke warnai pembukaan sidang MPL-PGI 2026

0
Beasiswa

Pendaftaran untuk Beasiswa Australia Awards Garuda akan dibuka pada 1 Februari

0

Trending

  • sorong

    Pembangunan yang timpang: Kisah Mama Doo di Kota Sorong

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Nduga usulkan dua nama bakal calon wakil bupati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rektor USWIM apresiasi bantuan pendidikan dari Pemprov Papua Tengah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Papua-Kaimana kerja sama replikasi aplikasi SIKAP OAP, perkuat Pengusaha Asli Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Matheus Silva dilepas Persipura, siapa yang cocok jadi penggantinya? 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara