Jayapura, Jubi – Pelatih Persipura Jayapura, Rahmad Darmawan mengonfirmasikan bahwa penyerang asing andalan mereka, Matheus Silva, resmi meninggalkan tim. Pemain asal Brasil tersebut melakoni laga terakhirnya bersama tim Mutiara Hitam pada penutupan putaran kedua Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026 menghadapi Persiku Kudus di Stadion Wergu Wetan, Jumat (30/1/2026).
“Tentu kita melakukan proses evaluasi. Perlu saya sampaikan juga bahwa hari ini adalah pertandingan terakhir putaran kedua, juga [pertandingan terakhir] untuk pemain kami, Matheus Silva. Dia akan ke tim di Irak,” kata Rahmad Darmawan pada sesi konferensi pers usai laga Persiku vs Persipura.
Ia menjelaskan manajemen Persipura tidak dapat mempertahankan sang pemain jangkung itu, karena yang bersangkutan akan segera bergabung dengan klub barunya di Liga Irak. “Kami tidak bisa menahan lagi. Mungkin sekarang kami fokus untuk mencari pengganti siapa yang akan masuk dalam tim kami,” ujar Rahmad Darmawan.
Kepergian Matheus Silva menjadi kehilangan besar bagi Persipura. Selama membela panji Mutiara Hitam, bomber bertinggi badan 1,93 meter itu tercatat sangat produktif.
Hanya dalam 14 pertandingan, pemain berusia 28 tahun tersebut sukses mengemas 11 gol. Ketajaman Matheus di kotak penalti lawan menjadikannya salah satu penyerang paling efektif.
Dinukil dari media sosial AsianLions1, Matheus Silva kabarnya akan bergabung ke klub Irak, Al – Zawraa.
Mencari Sosok Pengganti yang Sepadan
Kepergian Silva meninggalkan lubang besar di lini serang Persipura. Manajemen Persipura Jayapura setidaknya harus mencari striker dengan spesifikasi yang mumpuni.
Ada dua nama striker dirumorkan masuk dalam radar manajemen Persipura. Pertama, Alexsandro Ferreira yang saat ini bermain di Barito Putera. Striker asal Brasil itu pernah menjadi anak buah Owen Rahadian di PSBS Biak Numfor pada Liga 2 2024/2025.
Kedua, Ramiro Fergonzi, mantan striker Persipura waktu masih bermain di Liga 1. Sayangnya, pemain depan serba bisa asal Argentina itu dirumorkan akan segera merapat ke Adhyaksa FC.
Manajer Persipura, Owen Rahadian sebelumnya mengungkapkan semua pemain yang masuk dalam radar berpotensi untuk bergabung dengan Persipura. Namun ia menegaskan bahwa setiap pemain yang dicari harus bisa memenuhi kriteria yang dibutuhkan oleh Persipura.
”Pemain baru yang masuk di Persipura pun kehadirannya harus punya hati dulu. Ini yang saya jaga. Kalau saya rasa [pemain itu] tidak main pakai hati, Persipura bukan rumah untuk pemain yang tidak pakai hati,” tegas Owen.
Hingga saat ini, atau H-11 jelang penutupan jendela transfer pemain, manajemen Persipura belum membocorkan nama kandidat pemain barunya. Akan tetapi, fokus utama dipastikan tertuju kepada pemain asing yang mampu menjaga produktivitas gol tim Mutiara Hitam. (*)




Discussion about this post