Merauke, Jubi – Perenang muda Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, Nathania Zefanya Wohel, meraih 15 medali emas dan tiga medali perak dalam dua kejuaraan olahraga air yang berlangsung dalam rentang sembilan hari.
Atlet berusia 12 tahun itu meraih 11 emas dan tiga perak pada Piala Panglima TNI atau HUT ke-81 TNI Swimming Championship 2026 di Kolam Renang Yonif 751/VJS Jayapura, 25–27 September 2026.
Selanjutnya, Nathania menyapu bersih empat emas pada Kejuaraan Provinsi Selam Nomor Kolam POSSI Papua Selatan 2026 di Kolam Mini Water Park Kelapa Gading, 3 Oktober 2026.
Nathania Zefanya Wohel atau biasa disapa Nia lahir di Agats, 8 Februari 2014, dan saat ini merupakan siswi kelas 7 SMP YPPK Yoanes XXIII Merauke. Ia memperkuat Kali Maro Swimming Club Merauke.
Pada kejuaraan renang di Jayapura, Nathania mengikuti 14 nomor. Meski masih berada pada kelompok umur III, sebagian besar nomor yang diikutinya berada pada kelompok umur II sehingga ia harus bersaing dengan atlet yang lebih tua.
Penampilan Nia Wohel turut membantu Kali Maro Swimming Club Merauke meraih juara umum dalam kejuaraan tersebut.
Prestasinya berlanjut pada Kejurprov Selam Nomor Kolam POSSI Papua Selatan 2026. Dalam kejuaraan yang tidak menerapkan batasan usia tersebut, Nathania turun pada empat nomor bifins putri, yakni 50, 100, 200, dan 400 meter.
Nia meraih emas pada seluruh nomor yang diikutinya. Selain empat medali emas, ia juga dinobatkan sebagai Perenang Terbaik Kategori Putri.
Baginya, capaian tersebut bukan alasan untuk cepat puas. Ia mengatakan masih harus terus belajar dan memperbaiki kekurangan.
“Puji Tuhan, saya bersyukur bisa menyelesaikan semua perlombaan dan mendapatkan hasil ini. Saya tidak mau cepat puas. Saya masih harus banyak belajar dan memperbaiki kekurangan,” kata Nia kepada Jubi di Merauke, Senin (5/10/2026).
Ia mengatakan pengalaman mengikuti kompetisi juga menjadi bagian penting dalam prosesnya sebagai atlet.
“Bagi saya, mengikuti kompetisi ini bukan hanya tentang meraih medali, tetapi juga tentang mendapatkan pengalaman, belajar dari setiap perlombaan, dan terus berproses menjadi atlet yang lebih baik,” ujarnya.
Nathania masih memiliki perjalanan panjang sebagai atlet. Ia menargetkan peningkatan catatan waktu, teknik, fisik, dan konsistensi latihan untuk menghadapi kompetisi pada level yang lebih tinggi.
Ayah Nathania Zefanya Wohel , Maxs David Wohel, mengaku bangga dengan pencapaian putrinya. Ia menyampaikan terima kasih kepada para pelatih dan sekolah tempat Nathania menempuh pendidikan.
Menurut Maxs, Nia merupakan anak yang tekun dalam menjalani hal-hal yang diminatinya, baik dalam pendidikan maupun kegiatan di luar sekolah seperti olahraga renang.
“Sebagai orang tua, kami sangat mendukung dan mendorong Nia untuk terus berprestasi,” kata Maxs. (*)






















Discussion about this post