Jayapura, Jubi – Timnas Argentina baru saja menjadi juara Copa America 2024 setelah mengalahkan timnas Kolombia dengan skor 1-0, berkat gol tunggal striker Inter Milan Loutaro Martinez. Namun di balik kemenangan itu, mereka menyanyikan lirik lagu yang menyindir Timnas Prancis dalam laga Euro 2024 dan juga finalis Piala Dunia 2022 di Qatar.
“Mereka bermain untuk Prancis, tapi orangtuanya berasal dari Angola. Ibu mereka dari Kamerun, sedangkan ayah mereka dari Nigeria. Tapi paspor mereka tertulis Prancis,” bunyi lirik lagu yang dinyanyikan Enzo Fernandez dan pemain Timnas Argentina, jubi.id mengutip dari Goal International, Rabu (17/7/2024).
Akibatnya rekan-rekannya di klub Chelsea yang berpaspor Prancis merespons perbuatan tidak menyenangkan dari Enzo Fernandez itu. Mengutip akun X @cfcbeda, tercatat seluruh pemain Prancis (7 pemain) di skuad Chelsea meng-unfollow akun Instagram Enzo Fernandez.
Syair sindiran lagu ini digaungkan kembali, karena Timnas Argentina masih melihat Timnas Prancis sebagai lawan utama mereka dalam perburuan gelar juara Piala Dunia 2026 di Benua Amerika 2026. Meskipun fakta menyebutkan, dalam final Piala Dunia 2021 di Brasil yang juga benua Amerika Selatan, Argentina gagal meraih Piala Dunia karena kalah tipis 1-0.
Argentina sendiri menang dari Mbappe dan kawan-kawan dalam adu pinalti di babak final di Qatar Desember 2022. Fakta hari ini memang banyak pemain Afrika bermain di Benua Eropa. Timnas Prancis, hampir sebagian besar atau sembilan pemain asal Afrika termasuk penjaga gawang. Begitupula Timnas Belanda. Ada pesepak bola asal Suriname dan Indonesia serta Jerman dan Spanyol dengan dua bintang muda Nico Williams dan Yamine Lamal.
Sebaliknya dalam kemenangan Argentina atau Brasil dan Kolombia, tidak ada lagu sindiran terhadap mereka. Padahal mayoritas pesepak bola di benua Amerika Latin tidak banyak pesepak bola suku Indian yang bermain sepak bola.
Argentina dan nasib suku Indian
Mengutip wikipedia.org menyebutkan pada 1500, banyak komunitas adat yang berbeda tinggal di tempat yang sekarang dikenal sebagai Argentina modern. Mereka bukan kelompok yang bersatu, tetapi banyak kelompok yang independen, dengan bahasa, masyarakat, dan hubungan yang berbeda satu sama lain.

Akibatnya, mereka tidak menghadapi kedatangan penjajahan Spanyol sebagai satu blok dan memiliki reaksi yang beragam terhadap orang Eropa. Orang Spanyol memandang rendah penduduk asli, menganggap mereka lebih rendah dari diri mereka sendiri. Karena alasan ini, mereka menyimpan sangat sedikit informasi sejarah tentang penduduk asli.
Bintang Argentina, Lionel Andreas Messi sendiri bukan orang asli Argentina atau penduduk asli Amerika dan tidak ada darah suku Indian yang mengalir dalam tubuhnya. Messi sendiri yang lahir di Rosario Argentina, berasal dari keturunan orang Italia dan Spanyol.
Luca Caioli jurnalis sepak bola dari Italia dalam bukunya bejudul The Inside Story of The Boy Who Became a Legend, Messi menyebutkan, hampir sebagian besar di daerah Rosario dan sekitarnya punya nenek moyang berasal dari keturunan orang Italia dan Spanyol.
Nama keluarga Messi sendiri berasal dari nama kota di Italia, Porto Recanati di Provinsi Macerata, yang merupakan merupakan tanah kelahiran penyair Giacomo Leopardi dan penyanyi tenor Beniamino Gigli. “Dari sanalah Angelo Messi berangkat dengan kapal menuju benua Amerika di akhir abad ke 19 untuk untuk mencari kehidupan yang lebih baik di dunia baru, dengan membawa tiket kelas tiga seperti para imigran lainnya,”demikian tulis Luca Caioli seraya menambahkan keluarga Cuccittini juga keturunan orang Italia tetapi dari pihak ayah Messi.
“Mereka adalah keluarga-keluarga yang berasal dari benua lain tetapi datang untuk menetap di kota ini Rosario Argentina, kota kelahiran Messi dan De Maria.”
Di kota Rosario tempat kelahiran Lionel Messi dan De Maria juga lahirnya tokoh marxis Argentina Ernesto “Che” Guevara yang lahir pada 14 Juni 1928 dan wafat 9 Oktober 1967. Sedangkan Enzo Fernandez sendiri lahir di San Martín, Argentina 17 Januari 2001 yang juga wilayah mayoritas keturunan orang Spanyol. (*)





















Discussion about this post