• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Nusa

Temuan disinformasi tembakau di medsos diluncurkan

Pada Februari sampai April 2024, Komnas PT dan Mafindo menganalisis bank data disinformasi yang beredar dan mengumpulkan disinformasi terkait produk tembakau dan industrinya yang tersebar di media sosial.

June 13, 2024
in Nusa, Rilis Pers
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Timoteus Marten
disinformasi

Komnas Pengendalian Tembakau atau Komnas PT bersama Masyarakat Anti Fitnah Indonesia atau Mafindo meluncurkan temuan disinformasi seputar produk tembakau di media sosial. - IST

0
SHARES
74
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Komnas Pengendalian Tembakau atau Komnas PT bersama Masyarakat Anti Fitnah Indonesia atau Mafindo meluncurkan temuan disinformasi seputar produk tembakau di media sosial. Disinformasi ini bukan hanya terkait isu kesehatan, tetapi juga isu ekonomi dan sosial, yang dapat mempengaruhi kebijakan.

Menurut data dari Southeast Asia Tobacco Control Alliance (SEATCA), Indonesia selalu berada di urutan lima besar skor tertinggi Indeks Gangguan Industri Tembakau atau Tobacco Industry Interference (TII) Index. Dari tahun ke tahun Indonesia mendapatkan TII Index yang terus meningkat, yaitu 75 (2019), 82 (2020), dan 83 (2021). 

Semakin tinggi skornya, maka semakin tinggi pula tingkat campur tangan industri tembakau secara keseluruhan. Ini merupakan pertanda buruk masih lemahnya upaya pemerintah dalam meredam dan melawan campur tangan industri tembakau. 

Hal tersebut mempersulit upaya mendorong kebijakan karena tingginya intervensi industri hasil tembakau. Salah satu bentuk intervensi industri tembakau yakni disinformasi yang massif untuk mempengaruhi cara pandang masyarakat maupun Pemerintah.

Pada Februari sampai April 2024, Komnas PT dan Mafindo menganalisis bank data disinformasi yang beredar dan mengumpulkan disinformasi terkait produk tembakau dan industrinya yang tersebar di media sosial. Terkumpul 100 narasi disinformasi yang kemudian dianalisis untuk diketahui kelompok isu dan asalnya, yang kemudian dilakukan proses debunking untuk mengungkap fakta sebenarnya. 

Proses ini sebagai bagian dari pembuktian adanya upaya industri dan afiliasinya yang secara aktif memproduksi dan mendorong beredarnya disinformasi maupun misinformasi tentang produk tembakau. Hal ini diduga dilakukan untuk menutupi fakta, yang berpotensi dapat mempengaruhi opini publik dan pengambil kebijakan.

Hasil dari bank data disinformasi yang dikumpulkan oleh Komnas PT dan Mafindo ini menunjukan, disinformasi yang tersebar sebagian besar di bidang kesehatan (61%), ekonomi (20%), dan hukum (4%) yang umumnya terkait regulasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Indonesia. 

BERITATERKAIT

Amnesty International: Jurnalis dan aktivis dibungkam lewat kampanye disinformasi

Kerentanan ruang publik: Disinformasi, AI, dan ketimpangan yang menghimpit Indonesia Timur

Mafindo: Deepfake dan scam mewarnai tahun pertama Prabowo–Gibran

BBC Media Action Gandeng Kabar Makassar Gelar FGD Soal Disinformasi dan AI

Ditemukan juga disinformasi bidang pertanian sebesar 2%. Dalam paparannya, Peneliti dari Pusat Kajian Jaminan Sosial UI, Risky Kusuma Hartono, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Jubi di Jayapura, Papua, Rabu (12/6/2024), menyebutkan, narasi disinformasi lebih banyak ditemukan pada media sosial dibandingkan secara langsung. 

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Akun sosmed yang menyuarakan disinformasi dapat berasal dari perseorangan (yang mungkin bisa jadi mereka korban ketidak-tahuan) dan akun-akun yang terafiliasi dengan industri tembakau,” kata Risky.

Anggota Pengurus Komnas Pengendalian Tembakau, Tari Menayang, dalam pembukaan kegiatan diseminasi ini menyebutkan, sayang sekali bahwa selama ini masyarakat Indonesia terus disuguhi dengan berbagai informasi salah atau hoaks terkait produk zat adiktif tembakau.

“Narasi-narasi yang kemudian tersebar luas di media sosial ini harus diluruskan karena berdampak pada pandangan masyarakat terhadap produk zat adiktif dan industrinya, dan bahkan berpotensi menggiring opini para pejabat yang kemudian ragu-ragu membuat kebijakan pengaturannya,” ujar Tari.

Selama ini, masyarakat Indonesia dibohongi dengan rentetan narasi tentang industri tembakau sebagai pengusaha yang dermawan yang selama bertahun-tahun menopang ekonomi rakyat, berkontribusi luar biasa ke pembangunan lewat cukai dan pajak, banyak menyumbang kegiatan sosial, bahkan menjadi penjaga budaya Indonesia. Cara efektif untuk mengalahkan narasi-narasi yang menyesatkan adalah dengan melambungkan narasi tandingan berdasarkan fakta dan data.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Presidium Mafindo Syifaul Arifin mengungkapkan, disinformasi tembakau begitu memikat karena menggunakan tampilan visual dan teks, menyentuh emosi, memanipulasi bukti, dan memanfaatkan ketidaktahuan audiens. Para pendukung rokok termasuk industri rokok memanfaatkan ketidaktahuan itu. Ketidaktahuan masyarakat soal bahaya rokok tak hanya karena tak adanya pengetahuan, tetapi dikonstruksi sengaja oleh kekuatan besar itu.

“Jadi ini namanya disinformasi, ada motif sengaja, memanfaatkan ketidaktahuan dan keraguan di masyarakat,” ujar dia.

Melawan disinformasi tembakau ini dilakukan dengan dua cara, debunking, yaitu mengkonter hoaks dengan argumen dan data. Selain debunking, kita mengedukasi masyarakat dengan konten prebunking. Konten prebunking akan menguatkan kritisisme dan skeptisisme masyarakat sehingga tidak mudah percaya jika menerima hoaks.

Koordinator Literasi Digital untuk Masyarakat Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Rizky Ameliah menyatakan, belum banyak yang memahami perbedaan misinformasi dan disinformasi, belum lagi jika masuk ke isu tembakau. Industri tembakau menggunakan strategi doubt is our product untuk menimbulkan keraguan terhadap penelitian. 

“Dalam temuan kami, 10% dari tweet terkait tembakau mengandung klaim yang tidak akurat. Kebanyakan soal kesehatan, dan kami koordinasikan ke Kemenkes,” kata Rizky.

Ketua Tim Kerja Penggerakan dan Pemberdayaan Masyarakat, Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI, Theresia Rhabina Noviandari Purba mengatakan, Kemenkes berkomitmen melakukan transformasi sistem kesehatan Indonesia. Disinformasi kesehatan marak, tidak hanya isu tembakau saja tetapi isu lainnya juga. Masyarakat banyak disodorkan informasi yang banyak di antaranya adalah disinformasi. 

“Promkes mengatasinya dengan melakukan edukasi misalnya dengan kanal digital ayosehat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Ruang Kebijakan Kesehatan Indonesia (RUKKI), Mouhamad Bigwanto dalam tanggapannya mengomentari pentingnya mengekspos aktor yang memproduksi disinformasi. 

“Siapa, bagaimana, dan apa tujuan para penyebar disinformasi tersebut membuat disinformasi menjadi informasi yang (tampak) benar dan mudah diterima di masyarakat. Karena itu, aksi kita tidak hanya terbatas mencari tahu disinformasi di sosial media saja, tetapi melakukan debunking terhadap komunikatornya,” jelasnya.

Komnas Pengendalian Tembakau bersama Masyarakat Anti Fitnah Indonesia memberikan masukan kepada Pemerintah, agar meluruskan kembali misinformasi yang beredar di masyarakat, khususnya di media sosial yang dapat mempengaruhi pengambilan kebijakan, meliputi:

  1. Kementerian Kesehatan dapat mengoreksi dan memanfaatkan kembali hasil cek fakta disinformasi bidang kesehatan dari bank data ini untuk diunggah dalam laman website dan media sosial Kementerian Kesehatan.
  1. Promkes Kemenkes memperbanyak melakukan narasi counter disinformasi industri tembakau dengan memanfaatkan bank data ini.
  2. Kemenkominfo memanfaatkan bank data disinformasi ini untuk memperbanyak informasi counter hoaks di media daring.
  3. Kemenkominfo melakukan tindakan tegas (takedown) terhadap sumber penyebar disinformasi industri tembakau.
  4. Terdapat kerjasama antara Kementerian, jurnalis, akademisi, dan organisasi masyarakat dalam melakukan prebungking dan debungking isu seputar disinformasi tembakau di Indonesia.
  1. RUKI dapat memasukkan disinformasi industri tembakau sebagai salah satu poin indikator code of conduct intervensi industri
  2. Komnas Pengendalian Tembakau tetap mengembangkan bank data disinformasi berintegritas dengan organisasi masyarakat lain. (*)
Tags: DisinformasiMafindotembakau
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Amnesty International

Amnesty International: Jurnalis dan aktivis dibungkam lewat kampanye disinformasi

May 20, 2026
Disinformasi

Kerentanan ruang publik: Disinformasi, AI, dan ketimpangan yang menghimpit Indonesia Timur

February 25, 2026

Mafindo: Deepfake dan scam mewarnai tahun pertama Prabowo–Gibran

October 23, 2025

BBC Media Action Gandeng Kabar Makassar Gelar FGD Soal Disinformasi dan AI

September 11, 2025

Cek Fakta masuk sekolah, makin banyak materi literasi digital untuk siswa, termasuk AI

February 12, 2025

Tiap tahun, sekitar 1.200 warga Fiji meninggal akibat penyakit yang berhubungan dengan merokok

December 20, 2024

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Broken classrooms and missing furniture expose education challenges in Jayapura
21 September 2026
Broken classrooms and missing furniture expose education challenges in Jayapura

Sentani, Jubi – Conditions at many schools in Jayapura Regency, Papua, are concerning. Some schools no longer have adequate desks, [...]

Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project
19 September 2026
Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project

Jayapura, Jubi – The Boven Digoel Customary Community Institution (LMA) in South Papua has declared its support for the Awyu [...]

Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence
19 September 2026
Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence

Jayapura, Jubi – Pembina Papua State Special School (SLB Negeri Pembina Papua) is expanding vocational education for students with disabilities [...]

Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua
18 September 2026
Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua

Jayapura, Jubi – Amnesty International Indonesia has called for an end to the killing of civilians in Papua by armed [...]

Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say
18 September 2026
Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say

Jayapura, Jubi — Pastor Yance Douw of the Jayapura Diocese says dialogue, access to information, solidarity and a better understanding [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Rektor Uncen

Syowi kasumasa, Rektor Uncen Prof. Dr. Oscar Oswald Oktovianus Wambrauw

September 21, 2026
Warga kelurahan Yobe protes penggelapan raskin

Warga Kelurahan Yobe protes dugaan penggelapan Raskin

September 21, 2026
Kera ekor panjang di Jayapura

Tentara Jepang dan jejak kera ekor panjang di Jayapura

September 21, 2026
Polisi PNG

Drone canggih membantu Polisi PNG dalam operasi senjata api illegal

September 21, 2026
pemimpin Melanesia

Hanya dua pemimpin Melanesia yang ikut Sidang Umum PBB ke-81

September 21, 2026
PBB

Pemimpin forum Pasifik mengadvokasi isu-isu regional di Majelis Umum PBB

September 21, 2026
e-sport

Tim Tes Ombak juarai kompetisi e-sport Mobil Legend Bang-bang

September 21, 2026
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

September 19, 2026
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

September 19, 2026
Fiji dan Israel

1.500 warga Fiji dapat bekerja di Israel berdasarkan perjanjian

September 20, 2026
Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

September 18, 2026
Pohon

Ratusan relawan tanam 420 pohon cemara di bukit Telaga Ria

March 14, 2026
Kesehatan

Kementerian Kesehatan Vanuatu kirim pasokan darurat ke Pulau Ambae

March 17, 2026
KontraS

Koalisi desak presiden perintahkan tangkap pelaku teror terhadap aktivis KontraS

April 10, 2026
Rektor Uncen

Syowi kasumasa, Rektor Uncen Prof. Dr. Oscar Oswald Oktovianus Wambrauw

0
Warga kelurahan Yobe protes penggelapan raskin

Warga Kelurahan Yobe protes dugaan penggelapan Raskin

0
Kera ekor panjang di Jayapura

Tentara Jepang dan jejak kera ekor panjang di Jayapura

0
Polisi PNG

Drone canggih membantu Polisi PNG dalam operasi senjata api illegal

0
pemimpin Melanesia

Hanya dua pemimpin Melanesia yang ikut Sidang Umum PBB ke-81

0
PBB

Pemimpin forum Pasifik mengadvokasi isu-isu regional di Majelis Umum PBB

0
e-sport

Tim Tes Ombak juarai kompetisi e-sport Mobil Legend Bang-bang

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara