• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Nasional & Internasional

Komnas HAM RI jelaskan gagalnya rencana kunjungan PBB ke Papua karena diskomunikasi

April 6, 2022
in Nasional & Internasional, Headline
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: - Editor:
PBB

Victor Mambor dan Ketua Komnas HAM RI, Ahmad Taufan Damanik - Dok. Jubi

0
SHARES
32
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan, terkait dengan kedatangan Komisi Tinggi HAM PBB datang itu mungkin saja kalau diundang oleh Pemerintah Indonesia.

“Tetapi kalau tidak ada undangan, tidak bisa mereka. Jadi sampai hari ini undangan itu belum ada,” katanya dalam podcast di Jubi TV bersama pendiri Media Online Jubi Victor Mambor yang ditayangkan di Youtube Redaksi Jubi TV.

Damanik mengatakan, Komisioner Tinggi HAM PPB, Zeid Raad Al Hussein pada tahun 2018 datang berkunjung ke Indonesia. Kunjungan itu difasilitasi oleh Kementerian Luar Negeri Indonesia, dan diundang secara kenegaraan.

“Karena memang mekanismenya begitu. Apakah itu komisioner tinggi HAM PBB atau Special Raportur (pelapor khusus) atau sejenis dengan itu, kalau dia mau mengunjungi suatu negara memang harus ada undangan dari negara tersebut,” katanya.

Lanjutnya, Komnas HAM RI sudah meyakinkan Kementerian Luar Negeri jika pejabat PBB seringkat Komisioner itu belum bisa diundang, mungkin ada pelapor khusus untuk isu tertentu, misalnya isu pendidikan datang ke Indonesia.

Menurutnya tidak ada yang perlu ditakutkan untuk menjelaskan semua. Di setiap negara di dunia itu pasti ada pelanggaran Hak Asasi Manusia.

“Amerika juga ada (dugaan pelanggaran HAM). Jadi kenapa kita harus tolak? Jelaskan saja. Tapi yang paling penting sebetulnya ke (komunitas) internasional itu adalah langkah progresif apa yang sudah dilakukan,” kata Damanik.

BERITATERKAIT

Koalisi: Berikan akses kepada PIF memantau kondisi HAM di Tanah Papua

Pemerintah Indonesia berikan hibah untuk renovasi gedung parlemen Vanuatu

Pemprov Papua rumuskan aturan penggunaan replika Cenderawasih

Kapal RS TNI AL Indonesia merawat pasien dan mengoperasi warga Vanuatu

Damanik menjelaskan, saat Indonesia mengundang Zeid Raad Al Hussein tahun 2018, Komisioner HAM PBB ini bertemu juga dengan 20 tokoh Papua secara tertutup. Juga bertemu Presiden Indonesia. Poin paling utama yang dibicarakan dengan Presiden Indonesia adalah soal penyelesaian Papua.

“Dari hasil pertemuan itu kemudian ada satu gagasan untuk nanti tim, staf Komisioner Tinggi HAM PBB itu berkunjung ke Papua didampingi oleh Komnas HAM,” ungkap Damanik.

Saat kunjungan itu diatur rencananya kemudian terjadi diskomunikasi antara Kantor PBB yang ada di Bangkok dengan Kantor Presiden dan beberapa Kementerian.

“Deadlock gara gara itu,” katanya.

Damanik membenarkan pernyataan Cecilia Jimenez-Damary (Pelapor Khusus PBB untuk isu Pengungsi) yang menyebutkan setelah 2018 tidak ada lagi pembicaraan mengenai rencana kunjungan ke Papua dalam komunikasi PBB dengan Pemerintah Indonesia melalui surat-surat mereka.

Komnas HAM, lanjut Damanik selalu meyakinkan Kementerian Luar Negeri.

“Meskipun mungkin ada perasaan keberatan dengan…., katakanlah staf yang ada di Bangkok, tapi mestinya tidak memutus koordinasi dengan kantor Komisi Tinggi HAM PBB,” katanya.

Menurut Damanik, Komisioner Tinggi HAM PBB saat ini, Michelle Bachelet justru akan lebih kritis kepada pelanggaran Hak Asasi Manusia yang ada di Papua atau di mana saja di dunia.

“Jadi memang saran Komnas HAM kepada Pemerintah Indonesia, kepada Kemlu terutama, terbuka. Masih terbuka,” katanya.

Pada bulan Juni tahun ini, Komnas HAM RI kemungkinan akan berangkat ke Jenewa dalam rangka UPR (Universal Periodic Review). Komnas HAM RI akan meminta Komisi Tinggi HAM PBB untuk membicarakan secara terbuka apa yang terjadi di Papua. Sebab, masyarakat internasional sebetulnya menginginkan penjelasan secara terbuka.

“Apa langkah-langkah yang dilakukan itu menjadi penting untuk meyakinkan (dunia) internasional,” katanya.

Direktur Aliansi Demokrasi untuk Papua, Latifah Anum Siregar mengatakan jika memang Komisi Tinggi HAM PBB akan berkunjug ke Indonesia, pemerintah harus menjelaskan apa yang dikatakan pemerintah sebagai upaya penegakan hukum yang tegas dan terukur.

“Harus benar-benar secara profesional, dan masyarakat sipil merasa dliundungi, juga tidak dikriminalisasi,” katanya.

Siregar mengatakan tidak cukup dengan mengatakan memiliki komitmen yang sungguh-sungguh jika faktanya masih ada penyiksaan, penghilangan paksa di luar proses hukum, ataupun pengungsi yang diabaikan.

“Untuk memperkuat argumentasi tersebut, seharusnya pemerintah juga membuka akses ke Papua bagi komisi HAM PBB, jurnalis asing, dan lembaga internasional lainnya untuk melihat apa yang terjadi di Tanah Papua,” katanya. (*)

Tags: HAMIndonesiaPapuaPBB
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Indonesia mesti menjawab pelanggaran HAM

Koalisi: Berikan akses kepada PIF memantau kondisi HAM di Tanah Papua

October 11, 2026
Hibah renovasi gedung parlemen Vanuatu

Pemerintah Indonesia berikan hibah untuk renovasi gedung parlemen Vanuatu

October 10, 2026

Pemprov Papua rumuskan aturan penggunaan replika Cenderawasih

October 8, 2026

Kapal RS TNI AL Indonesia merawat pasien dan mengoperasi warga Vanuatu

October 7, 2026

Gereja Asia desak kekerasan di Papua dihentikan lewat deklarasi Chiang Mai

October 8, 2026

Polinesia Prancis di Pasifik mengusulkan proses kemerdekaan di PBB

October 7, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papuan Indigenous Communities Achieve Self-Reliance Through Customary Forest Management
10 October 2026
Papuan Indigenous Communities Achieve Self-Reliance Through Customary  Forest Management

Teminabuan, Jubi – Indigenous Papuans have their own ways of managing customary forests to ensure they remain protected. They harvest [...]

Cenderawasih University student reports police officers over alleged assault
9 October 2026
Cenderawasih University student reports police officers over alleged assault

Jayapura, Jubi – Wialo Silak, chair of Cenderawasih University’s Student Consultative Assembly (MPM Uncen) for the 2026–2027 term, has reported [...]

Merauke regent calls for 2027 special autonomy funds to target three priorities
9 October 2026
Merauke regent calls for 2027 special autonomy funds to target three priorities

Merauke, Jubi – Merauke Regent Yoseph Bladib Gebze has called for Papua’s 2027 Special Autonomy (Otsus) funds to focus on [...]

Authorities stop smuggling of 115 parrot eggs from Merauke
8 October 2026
Authorities stop smuggling of 115 parrot eggs from Merauke

Merauke, Jubi – Authorities in Indonesia’s South Papua province have intercepted an attempt to smuggle 115 wild parrot eggs from [...]

Asian churches for an end to violence in Papua through Chiang Main declaration
8 October 2026
Asian churches for an end to violence in Papua through Chiang Main declaration

Jayapura, Jubi – A symposium of Asian churches has called for an end to violence in Papua through a declaration [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
PSN penghancur hutan hujan tropis

Aliansi: Hentikan PSN penghancur hutan hujan tropis di Tanah Papua

October 11, 2026
Indonesia mesti menjawab pelanggaran HAM

Koalisi: Berikan akses kepada PIF memantau kondisi HAM di Tanah Papua

October 11, 2026
Pemilu PNG

KPU PNG membutuhkan banyak waktu selenggarakan Pemilu 2027

October 11, 2026
Pesta Olahraga Melanesia

Akankah segera ada pesta olahraga Melanesia?

October 11, 2026
PM Solomon hari kemerdekaan Fiji

PM Solomon ucapkan selamat kemerdekaan Fiji ke-56

October 11, 2026
KRI tiba di Fiji

KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 tiba di Fiji

October 11, 2026
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

October 10, 2026
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

October 10, 2026
Hibah renovasi gedung parlemen Vanuatu

Pemerintah Indonesia berikan hibah untuk renovasi gedung parlemen Vanuatu

October 10, 2026
MRP verifikasi dokumen IPDN

MRP Papua Tengah verifikasi faktual dokumen, memastikan hak OAP masuk IPDN

October 10, 2026
Bakal calon ketua PSSI

Empat orang mendaftar sebagai bakal calon Ketua Pengprov PSSI Papua Barat

October 9, 2026
Samudra Pasifik

Samudra Pasifik bukanlah penyebab krisis iklim

October 10, 2026
RSUD Yowari

Keluarga pasien berharap Pemkab Jayapura evaluasi menyeluruh RSUD Yowari

March 17, 2026
Pemeriksaan kesehatan

Dinkes Jayapura hadirkan dokter spesialis saat pemeriksaan kesehatan gratis

March 17, 2026
PSN penghancur hutan hujan tropis

Aliansi: Hentikan PSN penghancur hutan hujan tropis di Tanah Papua

0
Indonesia mesti menjawab pelanggaran HAM

Koalisi: Berikan akses kepada PIF memantau kondisi HAM di Tanah Papua

0
Pemilu PNG

KPU PNG membutuhkan banyak waktu selenggarakan Pemilu 2027

0
Pesta Olahraga Melanesia

Akankah segera ada pesta olahraga Melanesia?

0
PM Solomon hari kemerdekaan Fiji

PM Solomon ucapkan selamat kemerdekaan Fiji ke-56

0
KRI tiba di Fiji

KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 tiba di Fiji

0
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara