• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Menyapa Nusantara

Diplomasi lingkungan untuk kelestarian alam Indonesia

August 7, 2026
in Menyapa Nusantara
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: Antara - Editor: Admin Jubi
Diplomasi Lingkungan

Diplomasi lingkungan dalam LCAW 2026 yang digelar di London, Inggris, belum lama ini. ANTARA/HO-KLH.

0
SHARES
112
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jakarta, Jubi – Sering kali keberhasilan diplomasi lingkungan hanya dibatasi pada tercapainya target angka-angka emisi, penurunan karbon, atau besarnya investasi hijau.

Padahal, inti dari seluruh pembicaraan itu sesungguhnya adalah untuk memastikan agar bumi tetap lestari dan menjadi tempat yang layak dihuni oleh generasi berikutnya.

Diplomasi lingkungan bukan sekadar perundingan antarpemerintah, melainkan pertemuan berbagai pihak yang sama-sama memikul tanggung jawab menjaga rumah bersama.

Momentum London Climate Action Week 2026 di London, Inggris, menjadi kesempatan untuk mengimplementasikan diplomasi lingkungan bagi Indonesia, sekaligus memperlihatkan bahwa Indonesia telah siap dengan isu lingkungan yang kini telah menjadi bahasa universal yang melampaui batas negara, sistem politik, maupun kepentingan ekonomi jangka pendek.

Kehadiran Indonesia dalam forum tersebut bukan semata-mata memenuhi undangan internasional, tetapi menunjukkan bahwa negara ini dengan kekayaan alam luar biasa memiliki tanggung jawab sekaligus kesempatan untuk ikut menentukan arah masa depan bumi.

Salah satu momen yang menarik perhatian adalah kesempatan delegasi Indonesia untuk berdialog langsung dengan Raja Charles III pada acara Super-pollutant High-level Reception di Istana St. James.

Dalam kesempatan itu, penulis sebagai bagian dari perwakilan RI menyampaikan salam hangat dari Presiden Prabowo Subianto kepada Raja Charles.

BERITATERKAIT

Ko-Kreasi Lestari dorong aksi nyata pemuda Papua jaga lingkungan

Eksistensi manusia dan ekologi West Papua dalam perspektif filsuf Thomas Hobbes 

Sambutan yang diberikan Raja Charles menunjukkan bahwa hubungan antarbangsa tidak selalu dibangun melalui pembicaraan mengenai perdagangan atau keamanan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kelestarian alam.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Respons Raja Charles yang mengapresiasi komitmen Presiden RI Prabowo dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat sekaligus menjaga keanekaragaman hayati Indonesia mengandung pesan penting.

Perhatian Raja Charles terhadap lingkungan Indonesia bukanlah sesuatu yang baru muncul. Pada 2008, saat masih menyandang gelar Pangeran Wales, ia mengunjungi kawasan restorasi ekosistem Hutan Harapan di Jambi.

Kunjungan tersebut memperlihatkan ketertarikannya untuk memahami secara langsung tantangan pelestarian hutan hujan tropis, termasuk persoalan pembalakan liar yang mengancam keberlanjutan ekosistem.

Pengalaman lapangan seperti itu menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan akan lebih bermakna ketika dibangun melalui pemahaman atas realitas yang dihadapi masyarakat.

Saling Menghargai

Dalam kesempatan yang sama, Indonesia juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Raja Charles terhadap berbagai upaya dalam melestarikan lingkungan hidup.

Sikap saling menghargai ini memperlihatkan bahwa penyelesaian persoalan lingkungan tidak mungkin dilakukan secara sendiri-sendiri. Perubahan iklim, pencemaran udara, hingga hilangnya keanekaragaman hayati merupakan tantangan lintas batas yang menuntut kerja sama global.

London Climate Action Week mempertemukan ribuan peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat sipil, akademisi, peneliti, hingga anggota parlemen.

Keberagaman peserta menunjukkan bahwa solusi terhadap krisis iklim tidak bisa hanya bergantung pada satu sektor. Pemerintah dapat menyusun kebijakan, ilmuwan menghadirkan pengetahuan, dunia usaha mengembangkan inovasi, masyarakat sipil mengawasi pelaksanaan, sedangkan masyarakat luas menjadi pelaku utama perubahan melalui pilihan-pilihan sehari-hari.

Berbagai tema yang dibahas dalam forum tersebut mencerminkan kompleksitas tantangan yang sedang dihadapi dunia. Mulai dari identifikasi pencemar terbesar penyebab pemanasan global, percepatan transisi energi, hingga perlindungan keanekaragaman hayati menjadi bagian dari satu mata rantai yang saling berkaitan.

Tidak ada solusi tunggal untuk mengatasi krisis iklim. Yang dibutuhkan adalah pendekatan menyeluruh yang mampu menghubungkan pembangunan ekonomi, perlindungan lingkungan, dan kesejahteraan sosial.

Untuk itu, kemudian Indonesia mengambil posisi yang strategis. Apalagi sebagai salah satu negara megabiodiversitas terbesar di dunia, Indonesia menyimpan kekayaan hayati daratan dan lautan yang tidak hanya penting bagi masyarakat Indonesia, tetapi juga bagi keseimbangan ekosistem global.

Hutan tropis, mangrove, terumbu karang, dan ribuan spesies endemik merupakan modal alam yang nilainya jauh melampaui batas administratif sebuah negara. Menjaganya berarti ikut menjaga stabilitas iklim dunia.

Di masa ini, dunia memandang pembangunan tidak lagi dapat dipisahkan dari keberlanjutan lingkungan. Kemajuan ekonomi yang mengabaikan alam akan kehilangan fondasi jangka panjangnya, sementara perlindungan lingkungan yang tidak memperhatikan kesejahteraan masyarakat juga akan sulit bertahan. Kedua tujuan tersebut harus berjalan beriringan.

Persoalan Nyata

Kehadiran Indonesia dalam forum internasional tersebut juga memiliki arti tersendiri. Penulis menjadi salah satu dari sedikit menteri lingkungan hidup yang diundang secara khusus dalam pertemuan eksklusif yang mempertemukan para pemimpin dunia, tokoh lingkungan, dan pengambil kebijakan.

Di dalamnya, pembahasan tidak berhenti pada komitmen normatif, tetapi juga menyentuh persoalan nyata mengenai super polutan, seperti emisi gas metana dan karbon hitam yang dihasilkan dari penggunaan energi fosil.

Diskusi bersama Menteri Lingkungan Hidup Inggris Mary Creagh, Menteri Energi dan Iklim Inggris Ed Miliband, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres, serta berbagai tokoh internasional lainnya menunjukkan bahwa tantangan lingkungan membutuhkan kolaborasi berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebijakan yang saling melengkapi.

Namun, makna terbesar dari seluruh rangkaian peristiwa tersebut justru berada jauh dari ruang-ruang konferensi. Setiap pembahasan mengenai perubahan iklim pada akhirnya bermuara pada kehidupan masyarakat sehari-hari.

Hutan yang tetap lestari menjaga ketersediaan air bersih. Laut yang sehat menopang kehidupan nelayan. Udara yang lebih bersih melindungi kesehatan anak-anak. Keanekaragaman hayati yang terjaga menjadi sumber pangan, obat-obatan, ilmu pengetahuan, hingga peluang ekonomi yang berkelanjutan.

Lingkungan bukan sekadar isu ekologis, melainkan fondasi kualitas hidup manusia. Oleh karena itu, keberhasilan menjaga lingkungan tidak dapat hanya diukur dari banyaknya perjanjian internasional atau jumlah forum yang dihadiri.

Ukurannya adalah sejauh mana kebijakan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan memastikan sumber daya alam tetap dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

Diplomasi internasional menjadi penting ketika mampu memperkuat upaya di dalam negeri, menghadirkan pengetahuan baru, memperluas kemitraan, dan membangun kepercayaan bahwa Indonesia merupakan bagian dari solusi global.

Karena pelestarian lingkungan adalah investasi lintas generasi. Keputusan yang diambil hari ini akan menentukan seperti apa bumi yang diwariskan kepada anak cucu kelak.

Ketika dunia semakin menyadari bahwa kesejahteraan manusia dan kesehatan alam tidak dapat dipisahkan, maka setiap langkah untuk melindungi hutan, laut, udara, dan keanekaragaman hayati sesungguhnya adalah langkah untuk menjaga harapan.

Di tengah berbagai tantangan global, harapan itulah yang perlu terus dipelihara, karena bumi yang sehat akan selalu menjadi syarat utama bagi kehidupan yang adil, sejahtera, dan berkelanjutan.

Tags: Diplomasi LingkunganKelestarian AlamLondon Climate Action Week 2026
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Ko-Kreasi Lestari

Ko-Kreasi Lestari dorong aksi nyata pemuda Papua jaga lingkungan

November 6, 2025
Pemandangan Danau Sentani

Eksistensi manusia dan ekologi West Papua dalam perspektif filsuf Thomas Hobbes 

December 4, 2023

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Ant-Plant Harvesting in Wasur Forest Supports Local Livelihoods
24 September 2026
Ant-Plant Harvesting in Wasur Forest Supports Local Livelihoods

Merauke, Jubi – Carrying a bamboo pole fitted with a simple hook, Hilarius Gebze walks through the forest around Biras, [...]

Kadepa calls for political action to address Papua’s problems
23 September 2026
Kadepa calls for political action to address Papua’s problems

Jayapura, Jubi – Papua needs practical action rather than political disputes and heated debate, according to Papuan political figure Laurenzus [...]

Malind Indigenous group calls for police to drop case against land defender
23 September 2026
Malind Indigenous group calls for police to drop case against land defender

Jayapura, Jubi – Solidaritas Merauke has urged police to stop what it describes as the criminalisation of Ariston Moiwend Buako, [...]

Malind Indigenous landowners lose legal challenge over 135km road project
22 September 2026
Malind Indigenous landowners lose legal challenge over 135km road project

Jayapura, Jubi – The Jayapura Administrative Court (PTUN Jayapura) has rejected a legal challenge brought by Malind Indigenous representatives against [...]

Yobe residents protest alleged diversion of subsidised rice
22 September 2026
Yobe residents protest alleged diversion of subsidised rice

Jayapura, Jubi – Dozens of residents of Yobe urban village in Abepura district, Jayapura city, Papua, gathered at the local [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Infrastruktur pendidikan dan kesehatan di Kampung Yoboi

DPRK Jayapura soroti buruknya infrastruktur pendidikan dan kesehatan di Yoboi

September 24, 2026
Pelatih Persipura

Regi Aditya ambil alih kursi pelatih Persipura

September 24, 2026
Kabupaten Fakfak

Karhutla dan kekeringan melanda Kabupaten Fakfak

September 24, 2026
kolaborasi

Pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha di Papua

September 24, 2026
Papua Tengah

Berbagai tantangan dalam pengembangan produk lokal di Papua Tengah

September 24, 2026
Fiji

PM Fiji Mendesak Media untuk Memverifikasi Fakta

September 24, 2026
PNG

PNG Harus Memanfaatkan Peluang LNG Saat Kondisi Menguntungkan

September 24, 2026
Bougainville

Percayalah pada prosesnya, Bougainville akhirnya bisa merdeka dari PNG

September 22, 2026
Bougainville

Buin tuan rumah Festival Cokelat Bougainville ke 10

September 23, 2026
Pemetaan wilayah adat

Pemetaan wilayah adat Suku Nasawat dibahas lewat lokakarya

September 22, 2026
Solomon

10 Menteri Kepulauan Solomon mengundurkan diri

March 17, 2026
Komnas HAM

Penggusuran paksa tanah masyarakat adat Biak diadukan ke Komnas HAM

March 17, 2026
Pemeriksaan kesehatan

Dinkes Jayapura hadirkan dokter spesialis saat pemeriksaan kesehatan gratis

March 17, 2026
Program Sekolah Sepanjang Hari

Program Sekolah Sepanjang Hari diluncurkan di Kabupaten Puncak Jaya

September 24, 2026
Infrastruktur pendidikan dan kesehatan di Kampung Yoboi

DPRK Jayapura soroti buruknya infrastruktur pendidikan dan kesehatan di Yoboi

0
Pelatih Persipura

Regi Aditya ambil alih kursi pelatih Persipura

0
Kabupaten Fakfak

Karhutla dan kekeringan melanda Kabupaten Fakfak

0
kolaborasi

Pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha di Papua

0
Papua Tengah

Berbagai tantangan dalam pengembangan produk lokal di Papua Tengah

0
Fiji

PM Fiji Mendesak Media untuk Memverifikasi Fakta

0
PNG

PNG Harus Memanfaatkan Peluang LNG Saat Kondisi Menguntungkan

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara