• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Indepth Story

Puluhan kampung tidak terima ADK, kepala kampung protes

February 10, 2026
in Indepth Story, Kabupaten Jayapura
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: Engel Wally - Editor: Aryo Wisanggeni G
ADK, Alokasi Dana Kampung

Aksi demonstrasi damai para kepala kampung di halaman Kantor Bupati Jayapura pada akhir Desember 2025. - Jubi/Engel Wally

0
SHARES
167
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sentani, Jubi –  Ada puluhan Kampung di Kabupaten Jayapura yang sejak 2024 tidak menerima Alokasi Dana Kampung atau ADK. Padahal ADK merupakan kebijakan prioritas Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam melaksanakan pembangunan berkelanjutan secara langsung di tengah masyarakat.

Pada akhir Desember 2025 kemarin, puluhan kepala kampung bersama aparat kampung mendatangi Kantor Bupati Jayapura di Sentani, Ibu Kota Kabupaten Jayapura, Papua. Mereka berunjuk rasa mempertanyakan kejelasan ADK yang tidak tersalurkan selama dua tahap tahun 2025. Menanggapi demonstrasi itu, perwakilan Pemerintah Kabupaten Jayapura hanya menyampaikan janji bahwa mereka akan berupaya semaksimal mungkin agar ADK bisa kembali dikucurkan.

Kabupaten Jayapura memiliki 139 kampung dan 5 kelurahan yang tersebar di 19 distrik. Setiap tahun, ratusan kampung mendapat ADK yang bersumber langsung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Jayapura. Besaran ADK untuk setiap kampung  bervariasi, dan ADK diberikan secara bertahap.

Selain ADK, pemerintah kampung di Kabupaten Jayapura juga mendapatkan alokasi Dana Desa (DD) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Penerimaan lainnya adalah kucuran Dana Otonomi Khusus Papua bagi pemerintah kampung, yang dikucurkan melalui pemerintah distrik.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Pada 2024 lalu, ADK yang telah dialokasikan dalam APBD tidak turun sampai ke kampung. Beberapa kepala kampung telah mendatangi Dinas Pemberdayaqn Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Jayapura untuk mempertanyakan perihal tersebut. Akan tetapi, DPMK menyatakan ADK belum tersedia, dan sedang diupayakan agar segera dikucurkan ke kampung.

Memasuki tahun anggaran 2026, pemerintah kampung di Kabupaten Jayapura terus mendatangi DPMK Kabupaten Jayapura untuk menanyakan kapan realisasi ADK. “Kalau ada uangnya, bilang ada. Kalau tidak ada, juga bilang tidak ada. Jangan putar-putar kami terus,” ujar Saul Kosay, Kepala Kampung Yaugapsa di Distrik Demta, saat ditemui di halaman Kantor Bupati Jayapura pada Kamis (29/1/2026).

Dengan nada kesal, Saul Kosay menjelaskan bahwa untuk mengurus pencairan ADK, Pemerintah Kampung Yaugapsa telah mengalokasikan ADK itu dalam Anggaran Pendapatan Belanja Kampung (APBK). Namun ia mengeluh sulitnya meminta pencairan ADK.

BERITATERKAIT

BMKG prediksi cuaca di Kabupaten Jayapura cerah-berawan saat Idulfitri

Disnakertrans Kabupaten Jayapura layani AK-1 dan akun SIAPkerja online

Ratusan relawan tanam 420 pohon cemara di bukit Telaga Ria

Peredaran narkoba di kalangan pelajar di Kabupaten Jayapura mengkhawatirkan

Nilai kucuran ADK juga tidak sebanding dengan kerepotannya menempuh perjalanan dari Kampung Yaugapsa ke Kantor Bupati Jayapura. “Bayangkan, kami yang tinggal di Distrik Demta, rekan kepala kampung yang tinggal di Kampung Pagai, Naira dari Distrik Airu, dan yang di Kampung Necheibe, Distrik Revenirara, Kampung Bangai di Distrik Gresi Selatan, serta para kepala kampung dari Distrik Kaureh, yang rutin datang untuk mengurus pencairan ADK selama setahun,” ujarnya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Kosay juga menyatakan bahwa aksi demonstrasi pada akhir tahun 2025 merupakan klimaks dari penantian para kepala kampung. Ia menyatakan para kepala kampung sudah tidak bisa mengendalikan dampak keterlambatan pencairan ADK.

Kantor Kampung Doyo Lama, ADK, Alokasi Dana Kampung
Kantor Kampung Doyo Lama, Distrik Waibhu yang sepi pelayanan kepada masyarakat. – Jubi/Engel Wally

Menurutnya, proses pembangunan, program, kegiatan, bantuan rutin, serta insentif bagi para tokoh maupun penyelenggara pelayanan pendidikan kesehatan maupun pendidikan tidak bisa dibayarkan seperti biasanya, karena ADK tidak tersedia. “Terserah pemimpin daerah jika menyebutkan kami sebagai pembangkang karena aksi demo kemarin,” ujarnya

Para kepala kampung menyatakan kini mereka ibarat tinggal di dalam zona perang, karena para warga mencurigai para kepala kampung. Kosay berharap DPMK membuat sosialisasi terbuka, menyampaikan dengan jujur kondisi keuangan daerah, serta kemungkinan pencairan ADK.

Saul Kosay mengaku sangat kecewa dengan para pemimpin Pemerintah Kabupaten Jayapura yang tidak transparan serta berkomitmen menjalankan roda pemerintahan daerah hingga ke tingkat bawah. Ia mempertanyakan etika berkomunikasi para pejabat, karena telah menimbulkan dampak negatif bagi aparat pemerintah kampung.  “Dana Desa tahap satu sempat cair, mau tidak mau kami gunakan untuk menutupi semua kebutuhan, dengan harapan ADK harus cair,” katanya.

Kosay mengaku pada Desember 2024 dirinya tidak merasakan ada damai di hati. Pada Desember 2025, hal yang sama terasakan ulang.

Kosay menyatakan demonstrasi para kepala kampung di Kantor Bupati Jayapura adalah bentuk kekecewaan yang  terpendam, sebab tidak ada penjelasan resmi Pemerintah Kabupaten Jayapura terhadap macetnya pencairan ADK. “Hak-hak aparat kampung, badan musyawarah kampung, para tokoh masyarakat, tenaga kesehatan, guru, ketua RT/RW, belum dibayarkan hingga saat ini,” ujarnya.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Jayapura dapat merealisasikan ADK 2026, agar seluruh proses pembangunan dan pelayanan publik di kampung dapat berjalan dengan baik. “Supaya tidak ada kecurigaan dari masyarakat terhadap kami,” ujarnya.

Situasi serupa pernah dialami 14 kampung di Kabupaten Jayapura. Mereka tidak menerima ADK pada tahun 2021 hingga 2023. Pada 2024 lalu, Pemerintah Kabupaten Jayapura menyatakan telah membayarkan ADK bagi 80 kampung. Pemerintah Kabupaten Jayapura mengakui ADK bagi 59 kampung lainnya belum dibayarkan, dan sedang diupayakan agar dibayarkan secepatnya.

Kepala Kampung Doyo Lama, Marice Yappo merasakan ada yang tidak beres dari kebijakan pimpinan daerah dalam merealisasikan ADK. Menurut Yappo, setiap kampung sudah membuat Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) yang diserahkan kepada pihak DPMK. Menurutnya, banyak kepala kampung yang kewalahan menghadapi macetnya ADK.

Marice Yappo menyatakan instrumen anggaran ADK sangat jelas dan berjalan sesuai aturan yang ditetapkan. ADKI memiliki peruntukan yang jelas, dan disalurkan secara bertahap. Artinya, pencairan tahap berikutnya diberikan setelah ada laporan pertanggung jawaban penggunaan ADK periode sebelumnya. “Selama dua atau tiga tahun ke belakang ini, mulai terlihat agak berbeda, bahkan ADK tidak dicairkan,” ungkap Marice.

DPMK Kabupaten Jayapura melalui Kepala Bidang (Kabid) Ekonomi Masyarakat Kampung, Juno Marbase menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu bidang akuntansi Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk membayarkan ADK tahun 2026. APMK juga tengah menunggu arahan Bidang Akuntansi Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk menyelesaikan tunggakan pencairan ADK tahun sebelumnya.

“ADK yang belum disalurkan yaitu Siltap Triwulan IV dan Dana Kegiatan Tahap II, kami masih menunggu hasil dari Bidang Akuntansi untuk masuk sebagai utang pemerintah daerah dan dibayarkan pada tahun ini,” jelas Marbase

Ketua Komisi A DPRK Jayapura, Wihelmus Manggo menjelaskan bahwa pihaknya setelah mendapat informasi dari masyarakat terkait kinerja aparat pemerintah kampung. DPR Kabupaten Jayapura akan berkoordinasi dengan dinas teknis yang melaksanakan fungsi pemberdayaan, menyalurkan ADK, serta mengawasi percepatan program pembangunan di 139 kampung di Kabupaten Jayapura

“Sebelum aksi demo para aparatur kampung, kami sudah sampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat bersama dinas teknis untuk segera menyelesaikan hak-hak aparat kampung,” ujar Wihelmus di Kantor DPR Kabupaten Jayapura pada akhir Januari kemarin.

Politisi PKB itu menyatakan bahwa dengan tidak disalurkannya ADK tahap pertama dan kedua, maka tidak ada pertanggung jawaban atau penggunaan anggaran yang bisa dilaporkan aparat kampung. “Dampaknya memang dirasakan oleh masyarakat kita di kampung. Kami akan memanggil kepala distrik untuk menanyakan sejauh mana pengawasan terhadap aparat pemerintah di wilayah mereka,” kata Manggo.

Infografis ADK

Salah satu anggota Fraksi Kelompok Khusus (Poksus) DPR Kabupaten Jayapura, Amos Soumelena juga mempertanyakan ADK selama setahun yang tidak disalurkan ke kampung. Jika ADK tak kunjung disalurkan, Soumelena mempertanyakan nasib program kegiatan yang telah diusulkan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kampung.

Menurutnya, pos anggaran ADK sudah sangat jelas peruntukannya. ADK digunakan untuk menambah anggaran pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat, serta menunjang kinerja aparat kampung, para tokoh adat, guru agama, tenaga medis di posyandu, serta para lansia.

Amos berharap keluhan para kepala kampung itu bisa segera direspons Pemerintah Kabupaten Jayapura. “Kampung yang memasukan laporan penggunaan anggaran tahap sebelumnya, bisa dicairkan anggaran tahap berikutnya. Tapi jika sama sekali tidak dicairkan dalam dua tahap sekaligus, maka perlu ada pertanyaan, ke mana anggaran tersebut digeser, karena ADK sumbernya adalah APBD,” ujarnya.

Amos memprediksi besaran anggaran ADK yang tidak disalurkan selama setahun terkahir bisa mencapai miliaran. Ia juga mengkhawatirkan keterlambatan pencairan ADK menimbulkan rasa curiga masyarakat terhadap aparat kampung. “Jika dibiarkan berlarut-larut, [hal itu] bisa menimbulkan gesekan serta konflik di tengah masyarakat,” ujarnya (*)

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Tags: ADKAlokasi Dana KampungKabupaten Jayapura
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

persipura

Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

April 2, 2026
Bupati Jayapura

Dana kampung di Kabupaten Jayapura berkurang 70 persen

March 26, 2026

Ratusan tenaga honorer Pemkab Jayapura tak punya dasar hukum

March 26, 2026

Menakar setahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Jayapura

March 25, 2026

Jejak sumur bor, eksplorasi minyak di Papua

March 19, 2026

Bupati Jayapura komitmen mendorong pembentukan DOB Grimenawa

March 18, 2026

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Peristiwa Dogiyai

Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

April 3, 2026
noken

Menjahit harapan dari noken: Cerita Yulita menghidupi keluarga

April 3, 2026
Residents evacuate one of the victims reportedly killed by gunfire during a police sweep in Kamuu District, Dogiyai Regency, Central Papua, Tuesday (March 31, 2026) - Supplied

Six civilians reported killed in Dogiyai incident

April 3, 2026
Fuel refueling activity at a gas station (SPBU) - Supplied

Pertamina confirms stable fuel prices : Manokwari Trade Office to conduct spot checks

April 2, 2026
KONI Papua

KONI Papua agendakan raker dan musorprov usai Paskah

April 2, 2026
Ditembak

Enam warga dilaporkan tewas dalam peristiwa di Dogiyai

April 2, 2026
BMKG

Waspada cuaca ekstrem di Tanah Papua sepekan ke depan, ini penjelasan BMKG

April 2, 2026
beasiswa

Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

April 2, 2026
gubernur

Ini penjelasan Gubernur Fakhiri terkait pemberhentian petugas kebersihan

March 31, 2026
Gubernur

Gubernur Papua Barat sebut pekan depan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat

April 1, 2026
Kadis pendidikan

Pemprov Papua Tengah buka rekrutmen tenaga guru kontak daerah 3T

March 31, 2026
ekskavator

Puluhan ekskavator tiba di Sorong Selatan, warga diimbau waspada

April 1, 2026
pasifik

Bagaimana negara kepulauan Pasifik menangani krisis BBM

April 2, 2026
persipura

Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

April 2, 2026
Peristiwa Dogiyai

Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

0
Residents evacuate one of the victims reportedly killed by gunfire during a police sweep in Kamuu District, Dogiyai Regency, Central Papua, Tuesday (March 31, 2026) - Supplied

Six civilians reported killed in Dogiyai incident

0
noken

Menjahit harapan dari noken: Cerita Yulita menghidupi keluarga

0
Fuel refueling activity at a gas station (SPBU) - Supplied

Pertamina confirms stable fuel prices : Manokwari Trade Office to conduct spot checks

0
KONI Papua

KONI Papua agendakan raker dan musorprov usai Paskah

0
Ditembak

Enam warga dilaporkan tewas dalam peristiwa di Dogiyai

0
BMKG

Waspada cuaca ekstrem di Tanah Papua sepekan ke depan, ini penjelasan BMKG

0

Trending

  • beasiswa

    Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini penjelasan Gubernur Fakhiri terkait pemberhentian petugas kebersihan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Papua Barat sebut pekan depan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemprov Papua Tengah buka rekrutmen tenaga guru kontak daerah 3T

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan ekskavator tiba di Sorong Selatan, warga diimbau waspada

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara