Jayapura, Jubi – Asosiasi Wartawan Papua (AWP) didirikan sebagai respons atas kegelisahan terhadap kondisi anak-anak wartawan asli Papua yang dianggap memiliki keterbatasan, baik secara kapasitas maupun akses.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Tim Perumus Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) AWP, Alberth Yomo, usai rapat evaluasi AWP di Kota Jayapura, Papua, Jumat (17/1/2025).
“AWP ini didirikan atas dasar keluhan dan kegelisahan mengenai kondisi wartawan asli Papua yang dianggap kurang mampu atau memiliki keterbatasan. Tujuannya satu, meningkatkan kapasitas wartawan asli Papua,” ujar Yomo.
Menurut Yomo, peningkatan kapasitas wartawan dilakukan melalui pelatihan yang diselenggarakan oleh AWP maupun secara personal. Selain pelatihan teknis jurnalistik, AWP juga mengutamakan penguatan solidaritas dan etika profesional melalui pertemuan informal yang diadakan secara rutin.
“Dalam pertemuan, kami saling berbagi pengalaman, mengingatkan soal etika berpakaian, cara berbicara, dan saling membantu antara senior dan junior. Itu semua bagian dari solidaritas dan peningkatan kapasitas wartawan,” tambahnya.
Yomo juga menjelaskan bahwa semua anggota AWP adalah bagian dari organisasi wartawan lainnya seperti PWI, AJI, dan IJTI. AWP bertujuan memfasilitasi kebutuhan profesional wartawan asli Papua, terutama dalam meningkatkan kompetensi dan memperluas akses mereka di dunia media.
“Teman-teman tetap bekerja di media masing-masing. Tugas AWP adalah memfasilitasi pelatihan dan memberikan dorongan untuk belajar mandiri, memanfaatkan teknologi seperti internet dan YouTube untuk meningkatkan kemampuan,” ujar Yomo.
Ketua AWP, Elisa Sekenyap, menambahkan bahwa dalam lima tahun ke depan, organisasi ini akan memprioritaskan kegiatan pelatihan bagi wartawan asli Papua. Kerjasama dengan berbagai lembaga, baik pemerintah maupun LSM, menjadi langkah strategis untuk mendukung program-program tersebut.
“Kami akan fokus pada pelatihan peningkatan kapasitas wartawan asli Papua. Kerjasama dengan lembaga-lembaga yang bergerak di bidang lingkungan atau sosial masyarakat juga akan kami tingkatkan,” ungkap Sekenyap. (*)





















Discussion about this post