Jayapura, Jubi – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim telah melakukan penyerangan didalam Kota Dekai pada hari Sabtu, 31 Januari 2026 siang. Penyerangan ini dipimpin oleh Beres Murup bersama wakilnya Kalep Marup dan Komandan Operasi, Kodo Kuron. Ketiganya adalah anggota TPNPB aktif.
Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB melalui juru bicara mereka, Sebby Sambom mengatakan dalam penyerangan tersebut satu orang agen intelijen militer pemerintah Indonesia tewas serta satu unit mobil mengalami kebocoran akibat terkena tembakan.
“Kami siap bertanggung jawab sehingga aparat militer Indonesia jangan melakukan serangan balasan terhadap warga sipil yang tidak tahu apa-apa,” kata Beres Murup.
Murup juga menekankan warga imigran Indonesia untuk segera tinggalkan wilayah perang di Yahukimo, jika tidak diindahkan maka jangan salahkan TPNPB.
Terkait dengan hal tersebut, Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB menghimbau agar seluruh warga imigran Indonesia agar segera tinggalkan wilayah konflik bersenjata diatas Tanah Papua demi keamanan.
“36 Komando Daerah Pertahanan TPNPB di seluruh tanah Papua sedang melakukan operasi pembersihan agen intelijen militer pemerintah Indonesia yang menyusup di wilayah perang,” kata Sebby Sambom.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
TPNPB mengatakan himbauan itu mereka lakukan untuk menghindari jatuhnya korban sipil ditengah konflik bersenjata yang berlangsung antara TPNPB dengan pihak militer Indonesia.
Hingga berita ini ditayangkan belum ada konfirmasi ataupun verifikasi dari pihak sipil atau militer Indonesia yang berwenang. (*)
Untuk melihat lebih banyak content JUBI TV, click here!

















Discussion about this post