Nduga, Jubi – Pemerintah Kabupaten Nduga melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menyalurkan bantuan pangan berupa beras sebanyak 50ton serta 350 karton minyak goreng kepada masyarakat Nduga yang berada di Wamena, Provinsi Papua Pegunungan.
“Jadi kami diperintahkan oleh Bapak Bupati Nduga untuk menyalurkan bantuan sosial pangan bagi masyarakat kita dari Nduga yang berada di Kabupaten Timika dan Jayawijaya, selain Keneyam,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Nduga, Dalok Lokbere saat penyaluran beras di Wamena, Kamis (29/1/2026).
Dalok menjelaskan, penyaluran bantuan pangan ini dilakukan melalui kerja sama dengan Bulog Timika. Pemerintah Kabupaten Nduga berupaya memastikan bantuan beras (Bansos) dapat menjangkau masyarakat Nduga yang tersebar di beberapa kabupaten tetangga.
“Kami membagikan beras untuk 32 distrik dan 248 kampung masyarakat Nduga yang berada di Kabupaten Jayawijaya,” katanya.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
Ia juga menambahkan bahwa jumlah masyarakat Nduga di Wamena cukup besar.
Pemerintah Kabupaten Nduga merasa perlu menunjukkan empati karena masyarakat Nduga yang berada di Jayawijaya mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan dan minuman.
“Kami bagikan bantuan ini karena kami tahu masyarakat Nduga banyak berada di sini. Mereka sangat kesulitan dengan makanan dan minuman. Pemerintah hadir untuk merespons keluhan rakyat,” ujar Dalok.
Lebih lanjut, Dalok menyampaikan bahwa mekanisme penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi dengan kepala distrik dan tokoh masyarakat setempat, agar pembagian bantuan tepat sasaran di setiap distrik.
“Mereka hidup menyebar sesuai kondisi wilayah. Karena itu penyaluran dilakukan melalui kelompok-kelompok yang sudah ditentukan oleh koordinator lapangan. Titik-titik pembagian di masing-masing lokasi sudah diketahui,” jelasnya.
Ia menegaskan, meski masyarakat Nduga hidup terpencar dan tidak menetap di satu lokasi, pemerintah tetap menyesuaikan metode penyaluran bantuan dengan kondisi di lapangan.
“Agar bantuan dapat diterima dengan baik oleh Masyarakat,” katanya.(*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua




















Discussion about this post