Jayapura, Jubi – Aksi penembakan kembali terjadi di wilayah operasional PT Freeport Indonesia (PTFI), tepatnya di area Mile 50 menuju Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, pada Rabu, (11/2/2026). Insiden penembakan ini mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dari pihak aparat keamanan.
Informasi yang dihimpun Jubi, penembakan terjadi saat kendaraan yang dikawal aparat keamanan sedang melintas di jalur tambang tersebut. Kontak tembak sempat pecah selama beberapa saat sebelum para pelaku melarikan diri ke arah hutan di sekitar lereng perbukitan.
Pihak manajemen PT Freeport Indonesia (PTFI) membenarkan adanya insiden maut di wilayah kerjanya. VP Corporate Communications PT Freeport Indonesia, Katri Krisnati menyatakan bahwa perusahaan telah menerima laporan mengenai gangguan keamanan yang melibatkan penembakan terhadap aparat di titik Mile 50.
“Kami menerima laporan dari aparat keamanan pemerintah terkait insiden penembakan yang terjadi pada Rabu, 11 Februari 2026 sekitar pukul 15.00 WIT di Mile Post 50, jalan utama menuju Tembagapura. Akses jalan utama menuju Tembagapura untuk sementara masih ditutup,” kata Katri dalam rilis resmi yang diterima Jubi pada Rabu.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
Katri menyatakan bahwa prioritas utama kami adalah memastikan keselamatan dan keamanan seluruh karyawan dan semua pihak di wilayah kerja PT Freeport Indonesia. “Kami terus berkoordinasi dengan aparat keamanan pemerintah terkait hal ini,” ujarnya.
Akibat kejadian ini, aktivitas transportasi di jalur utama tambang dari arah Timika menuju Tembagapura dihentikan sementara demi alasan keamanan. Fokus utama saat ini adalah proses evakuasi korban dan pengamanan lokasi kejadian.
Menukil laporan media lokal di Timika, Seputar Papua (Dua Senjata Api Diduga Dirampas OPM saat Penyerangan di Mile 50 Tembagapura) bahwa anggota Koramil 1710-04/Tembagapura, Serka Arifin Cepa gugur. Seorang lagi anggota TNI, Sertu H, terluka bersama seorang warga sipil berinisial HR. HR disebut Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto, merupakan karyawan PT KPI, kontraktor PT Freeport Indonesia (PTFI).
Terkait dua pucuk senjata api yang dilaporkan dirampas, Kapendam belum memastikan hal tersebut, lantaran saat ini aparat keamanan TNI-Polri sedang fokus melaksanakan pengamanan terhadap para pekerja Freeport.
“Saat ini info tersebut [soal senjata dirampas belum dapat dipastikan-red], personel TNI dan Polri fokus pada pelaksanaan pengamanan para pekerja di areal lokasi,” kata Kapendam yang dikonfirmasi dari Mimika, Rabu malam. (*)
Untuk melihat lebih banyak content JUBI TV, click here!


















Discussion about this post