• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Lemius Kogoya, guru Bahasa Inggris yang memilih menekuni usaha kopi

September 25, 2023
in Ekonomi, Lapago, Tanah Papua
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: - Editor:
Lemius Kogoya

Lemius Kogoya, pemilik Gallery of Papua Black Gold Coffee, saat melayani para pengunjung di kafe miliknya. - Jubi/Imma Pelle

0
SHARES
72
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Wamena, Jubi – Membutuhkan proses panjang untuk memulai bisnis sendiri di dunia usaha kopi. Ini kisah inspiratif Lemius Kogoya, anak asli Papua dari Kampung Onggobaga, Distrik Bpiri, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Pria kelahiran 1988 ini baru saja me-launching Gallery of Papua Black Gold Coffee atau Kopi Emas Hitam Papua, di Kampung Musaima, Distrik Hubikosi, Kabupaten Jayawijaya. Kafe ini adalah buah dari perjalanan panjang Lemius Kogoya dalam merintis bisnis kopi.

Saat ditemui Jubi di kafe miliknya pada Sabtu (23/9/2023) siang, Lemius Kogoya menceritakan awal mula menekuni bisnis kopi di tanah kelahiranya, hampir 3 tahun silam.

Tahun 2020, saat ia kembali ke kampung halamannya di Onggobaga, ia melihat para orang tua di kampungnya sedang menebang pohon kopi secara liar dan kopi tumbuh subur di hutan tanpa ada perawatan.

“Saat itu saya mulai berfikir bagaimana caranya kopi ini bisa dikembangkan menjadi komoditas yang memiliki nilai tinggi,” tuturnya mengawali perbincangan.

Dalam pemikiran Lemius Kogoya, kopi bisa menjadi alat pemersatu bangsa, kelompok, etnis, dan gereja bahkan menjadi inspirasi bagi dunia. Karena alasan itulah dirinya memutuskan terjun menekuni usaha kopi.

“Awal 2021 saya mulai punya niat terjun ke dunia usaha kopi. Saat itu saya masih berprofesi sebagai guru Bahasa Inggris di salah satu SMP Negeri di Wamena. Sejak itu juga saya mulai jatuh cinta dengan kopi. Bermodalkan uang Rp1 juta, saya pulang kampung dan memulai usaha kopi,” katanya.

BERITATERKAIT

Dua terduga pelaku penembakan tiga ASN di Jayawijaya adalah DPO

Polisi kantongi ciri-ciri pelaku penembakan tiga ASN di Jayawijaya

TPNPB Kodap Ndugama bertanggung jawab terhadap penembakan ASN di Jayawijaya

Tiga ASN tewas ditembak di Jayawijaya

Kogoya mulai membeli kopi dari orang tua dan masyarakat di sana. Kopi yang hanya beberapa kilogram itu kemudian dibawa ke Wamena.

“Saya mulai belajar secara ototidak melalui internet, YouTube, dan beberapa artikel tentang cara mengolah biji kopi dan meracik kopi. Saya sempat tanya ke orang pemilik kafe,” ujar Kogoya.

Seiring berjalannya waktu, Lemius Kogoya mulai memahami bermacam jenis kopi. Menurutnya, kopi Arabika Papua merupakan salah satu komoditas unggulan dan harga jual tinggi karena memiliki cita rasa dan aroma yang sangat khas.

Selain itu, kata Kogoya, kopi Papua juga memiliki potensi dan peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua, khususnya masyarakat di sekitar Lembah Baliem.

“Sebab itulah saya mulai belajar dan bekerja keras dalam usaha kopi ini. Puji Tuhan, saat ini sudah bisa buka usaha kafe sendiri,” katanya.

Usaha kopinya saat ini mulai dikenal banyak orang dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat, pemuda, dan mahasiswa. Para pejabat dari Jakarta dan wisatawan manca negara saat berkunjung ke Wamena, bisa dipastikan datang minum kopi di kafe miliknya.

Papua Black Gold Coffee
Papua Black Gold Coffee atau Kopi Emas Hitam Papua – Jubi/Imma Pelle

Lemius Kogoya menceritakan tahun 2021 ia pernah mengirim 60 bungkus kopi ke Cheko. Kopi itu masih dia proses secara manual dan belum berlabel.

“Sejak itu saya menjadi lebih semangat lagi untuk menekuni usaha kopi. Walaupun saat ini belum ada lebel tapi sudah banyak orang pesan,” katanya.

Saat ini Kogoya tidak hanya mengambil kopi dari kampungnya di Distrik Bpiri, tapi sudah mendatangkan dari berbagai daerah, khususnya di 8 kabupaten pemekaran di wilayah Provinsi Papua Pegunungan.

“Yang menjadi tolok ukur adalah 40 distrik di Jayawijaya, yakni kopi dari Distrik Bpiri, Mbuggi, Wollo, Tanggime, Koragi, dan Yalengga. Sementara dari kabupaten lain yakni dari Distrik Tangma, Kabupaten Yahukimo,” jelasnya.

Semua kopi dari berbagai daerah dikumpulkan di Wamena, walaupun keadaan dan tempat penyimpanannya masih seadanya.

“Tapi kami tetap punya semangat dan tekad untuk terus ada di dunia kopi. Menurut saya, kopi itu penting untuk memberikan ekonomi hijau di kawasan pegunungan Papua,” ujar Kogoya

Lemius Kogoya menceritakan jika dirinya mempunyai mimpi bagaimana kopi Arabika dari wilayah pegunungan tengah Papua bisa menjadi komoditas unggulan Provinsi Papua Pegunungan. Kopi produk lokal provinsi baru ini bisa dikirim keluar pulau Papua bahkan ke mancanegara.

Gallery of Papua Black Gold Coffee
Gallery of Papua Black Gold Coffee atau Kopi Emas Hitam Papua, di Kampung Musaima, Distrik Hubikosi, Kabupaten Jayawijaya. – Jubi/Imma Pelle

Gallery of Papua Black Gold Coffee milik Lemius Kogoya dibangun di atas lokasi berukuran 7X4 meter. Ke depan, ia berencana menambah dengan ukuran 8×6 meter di lokasi yang sama.

“Menu minuman yang kami sediakan di sini ada 13 macam, di antaranya kopi latte, americano, cappucino, espresso, dan kopi single. Sementara menu makanan atau snack antara lain ubi bakar, jagung rebus, daging wam, dan ayam potong. Semua menu di sini serba khas lokal Wamena,” katanya.

“Untuk harga, minuman berkisar di harga Rp10-20 ribu. Makanan juga sama di kisaran Rp10-20 ribu. Jadi kalo para konsumen pesan satu paket berarti mereka hanya bayar sekitar Rp50 ribu,” sambungnya.

Selain itu kafe milik Kogoya juga menyediakan ruang literasi dengan berbagai jenis buku dan lebih banyak buku dalam bahasa Inggris.

Lemius Kogoya juga mengaku jika usahanya saat ini masih dalam proses perizinan. Tapi pengunjung di kafenya sudah sangat luar biasa karena datang dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat dan mahasiswa, politikus, pejabat, hingga turis mancanegara.

“Mereka semua datang ke sini untuk menikmati kopi,” katanya.

“Jika usaha saya ini bisa berjalan lancar, rencana ke depannya saya ingin bangun gudang yang berukaran lebih luas sebagai tempat menyimpan kopi dari semua kabupaten, distrik, dan kampung yang ada di Jayawijaya maupun wilayah Papua Pegunungan pada umumnya,” ujar Kogoya.

Ke depan, laki-laki 35 tahun itu juga memiliki rencana membuka cabang di Jayapura, tepatnya di kawasan Angkasa Indah.

“Lokasi sudah ada, jadi tinggal bangun rumah,” pungkas Lemius Kogoya. (*)

Tags: Gallery of Papua Black Gold CoffeeJayawijayaLemius KogoyaPapua Pegunungan
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Pelaku penambakan ASN Jayawijaya

Dua terduga pelaku penembakan tiga ASN di Jayawijaya adalah DPO

September 13, 2026
Pelaku penambakan ASN Jayawijaya

Polisi kantongi ciri-ciri pelaku penembakan tiga ASN di Jayawijaya

September 11, 2026

TPNPB Kodap Ndugama bertanggung jawab terhadap penembakan ASN di Jayawijaya

September 10, 2026

Tiga ASN tewas ditembak di Jayawijaya

September 9, 2026

Kelapa hutan: Sumber pangan darurat di Pegunungan Papua

August 25, 2026

Fransina Daby sekolahkan 31 anak ‘jalan’ dari Jayawijaya ke Jayapura

August 17, 2026
Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster
24 October 2026
Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster

Jayapura, Jubi – Amnesty International has called on the government to stop suppressing protest over forest and land fires and [...]

Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands
24 October 2026
Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands

Jayapura, Jubi – Residents of Mulima village in Libarek district, Jayawijaya regency, Papua Highlands, have condemned suspected arson after a [...]

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Penembakan tiga warga Nduga

Masyarakat Nduga desak negara bertanggung jawab atas penembakan tiga warga sipil

October 25, 2026
Bintang Kejora di nisa Filep Karma

Motif Bintang Kejora di nisan Filep Karma ditimpa cat Merah Putih

October 24, 2026
Kunang-kunang dan hilangnya habitat

Kunang-kunang dan hilangnya habitat akibat alih fungsi lahan

October 24, 2026
Timika dan Nabire potensi pengembangan berbagai sektor

Gubernur Nawipa: Timika dan Nabire berpotensi untuk pengembangan berbagi sektor

October 24, 2026
Kemasan kopi Papua Tengah

Gubernur Nawipa: Kemasan kopi Papua Tengah mesti dibuat menarik

October 24, 2026
Petani Kopi Mimika

Pemprov Papua Tengah serahkan bantuan alat pascapanen kopi kepada petani Mimika

October 24, 2026
Solomon berkomitmen dengan Indonesia

PM Kepulauan Solomon berkomitmen memperkuat hubungan dengan Indonesia

October 24, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Protes Karhutla dan bencana nasional

Hentikan pembungkaman protes Karhutla dan tetapkan status bencana nasional

October 24, 2026
Berkas perzinaan komisioner KPU

Berkas dugaan perzinaan komisioner KPU Papua Barat telah P21

October 24, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

October 23, 2026
Calon Ketum PSSI Papua Barat

Komite Pemilihan tetapkan empat calon Ketum PSSI Papua Barat

October 24, 2026
Penembakan tiga warga Nduga

Masyarakat Nduga desak negara bertanggung jawab atas penembakan tiga warga sipil

0
Bintang Kejora di nisa Filep Karma

Motif Bintang Kejora di nisan Filep Karma ditimpa cat Merah Putih

0
Kunang-kunang dan hilangnya habitat

Kunang-kunang dan hilangnya habitat akibat alih fungsi lahan

0
Timika dan Nabire potensi pengembangan berbagai sektor

Gubernur Nawipa: Timika dan Nabire berpotensi untuk pengembangan berbagi sektor

0
Kemasan kopi Papua Tengah

Gubernur Nawipa: Kemasan kopi Papua Tengah mesti dibuat menarik

0
Petani Kopi Mimika

Pemprov Papua Tengah serahkan bantuan alat pascapanen kopi kepada petani Mimika

0
Solomon berkomitmen dengan Indonesia

PM Kepulauan Solomon berkomitmen memperkuat hubungan dengan Indonesia

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara