• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Tanah Papua

Viktor Yeimo serukan rakyat Papua terus melawan rasisme 

September 23, 2023
in Tanah Papua, Polhukam
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: - Editor:
Viktor Yeimo Serukan Rakyat Papua Terus Melawan Rasisme Papua

Viktor Yeimo menyampaikan sambutan dalam acara syukuran kebebasannya di Gelanggang Expo, Waena, Kota Jayapura, pada Sabtu (23/9/2023). - Jubi/Theo Kelen

0
SHARES
132
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Juru Bicara Internasional Komite Nasional Papua Barat atau KNPB, Viktor Yeimo menyerukan rakyat Papua terus melawan diskriminasi rasial. Menurut Yeimo, rasisme merupakan kejahatan kemanusian dan musuh bersama seluruh rakyat dunia, khususnya rakyat Papua.

Hal itu disampaikan Yeimo dalam acara syukuran kebebasannya dari Lembaga Pemasyarakatan Abepura, Kota Jayapura, pada Sabtu (23/9/2023). Yeimo menyerukan kepada semua rakyat Papua untuk memperjuangan dan membebaskan orang-orang masih yang terpendam dalam paradigma rasisme.

Yeimo mengajak rakyat Papua memperjuangkan kemerdekaan itu secara bermartabat. “Kita tidak melawan rasisme dengan rasisme. Biarlah mereka melakukan rasisme terhadap kita, tetapi mari kita bangsa Papua adalah bangsa terhormat dan bermartabat. Kami tidak melawan bangsa lain dengan rasisme,” ujar Yeimo.

Viktor Yeimo mengatakan rasisme adalah penyakit dan virus yang digunakan orang yang merasa superior untuk menindas bangsa lain. Mereka menganggap ras lain terbelakang, sehingga mereka bisa menjajah ras yang lain.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Viktor yeimo
Viktor Yeimo (keenakan baju hijau dan kacamata) disambut massa aksi di Expo Waena, Kota Jayapura. – Jubi/Theo Kelen

“[Cara pandang itu menganggap] bahwa bangsa dan ras lain adalah primitif yang harus dijajah, dieksploitasi, dijadikan budak. Penyakit rasisme itu menyebabkan Soekarno menyatakan bangsa Papua tidak berhak atas kebebasan, mereka harus dijajah dan diatur,” kata Yeimo dalam orasinya di hadapan massa penjemputnya.

Yeimo mengucapkan terima kasih banyak untuk semua pihak, tim Koalisi Penegak Hukum dan HAM Papua, Dewan Gereja Papua, tim kesehatan, masyarakat Papua, dan keluarganya yang secara konsisten bersama-sama melawan rasisme. Yeimo menyakini bangsa Papua akan mampu berdiri di atas tanahnya sendiri.

“Kalian adalah teman seperjuangan saya. Kita mampu berdiri di atas tanah kita,” katanya.

BERITATERKAIT

Komandan Kompi Kodap XVI Yahukimo di Dekai tertangkap

Kejurda Atletik Papua digelar Mei 2026, jadi ajang seleksi atlet menuju Pra-PON

Kompetensi ASN Papua Tengah masih terbatas dan mesti terus dikembangkan

Pemerintah daerah di seluruh Tanah Papua diminta kembangkan kompetensi ASN

Melawan rasisme = makar?

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Viktor Yeimo adalah aktivis KNPB yang dijadikan terpidana makar gara-gara dianggap memotori demonstrasi memprotes insiden rasisme yang terjadi di Asrama Mahasiswa Papua Kamasan III, Surabaya, Jawa Timur, pada 16 Agustus 2019. Ujaran rasis dan pengempungan asrama mahasiswa Papua di Surabaya itu memicu demonstrasi besar di Kota Jayapura pada 19 dan 29 Agustus 2019.

Yeimo dipersalahkan atas demonstrasi 19 dan 29 Agustus 2019 itu. Pada 21 Februari 2022 ia didakwa makar karena dianggap memotori demonstrasi memprotes insiden rasisme di Surabaya. Pada 5 Mei 2023 Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jayapura menyatakan Viktor Yeimo tidak terbukti bersalah melakukan makar. Akan tetapi, Majelis Hakim PN Jayapura menilai Viktor Yeimo terbukti bersalah melanggar Pasal 155 ayat (1) KUHP.

Pasal itu adalah pasal tentang perbuatan menyiarkan, mempertunjukkan atau menempelkan tulisan atau lukisan di muka umum yang mengandung pernyataan perasaan permusuhan, kebencian, atau penghinaan terhadap Pemerintah Indonesia. Majelis Hakim PN Jayapura menghukum Yeimo dengan pidana penjara 8 bulan.

Viktor Yeimo
Viktor Yeimo keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Abepura, Kota Jayapura, pada Sabtu (23/9/2023). – Jubi/Theo Kelen

Vonis itu menjadi kontroversial, karena Pasal 155 ayat (1) KUHP tidak pernah didakwakan kepada Viktor Yeimo. Pasal yang dipakai untuk menghukum Viktor Yeimo dengan pidana penjara 8 bulan itu bahkan sudah dicabut Mahkamah Konstitusi.

Pada 12 Mei 2023, Jaksa Penuntut Umum dan  Koalisi Penegak Hukum dan HAM untuk Papua selaku kuasa hukum Yeimo sama-sama mengajukan banding atas putusan PN Jayapura itu. Pada 5 Juli 2023, Majelis Hakim Pengadilan Tinggi (PT) Jayapura yang dipimpin Paluko Hutagalung SH MH bersama hakim anggota Adrianus Agung Putrantono SH dan Sigit Pangudianto SH MH membatalkan putusan PN Jayapura, menyatakan Yeimo terbukti melakukan makar, dan menghukumnya dengan pidana penjara 1 tahun. Pada Sabtu (23/9/2023), masa hukuman Yeimo berakhir, dan tepat pukul 11.17 WP ia dibebaskan Lembaga Pemasyaratan Abepura.

Disambut ibadah syukur

Keluarnya Viktor Yeimo dari penjara itu disambut ibadah syukur. Ibadah itu dihadiri Moderator Dewan Gereja Papua Pendeta Beny Giay, Sekretaris United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) Markus Haluk, serta para advokat yang tergabung dalam Tim Koalisi Penegak Hukum dan HAM Papua, seperti Emanuel Gobay, Gustaf Kawer dan anggota koalisi lainnya.

Di Gelanggang Expo Waena, Kota Jayapura, Yeimo disambut ratusan massa dengan tarian adat dan meneriakkan pekikan Papua Merdeka. Sejumlah massa mengenakan simbol bintang Kejora di badan maupun noken.

Viktor Yeimo
Massa ibadah syukur pembebasan Viktor Yeimo yang berlangsung di Gelanggang Expo, Waena, Kota Jayapura, pada Sabtu (23/9/2023). – Jubi/Theo Kelen

Moderator Dewan Gereja Papua, Pdt Benny Giay mengajak seluruh generasi muda Papua untuk melihat ke depan. Ia mengajak generasi Papua untuk terus memperjuangkan Papua merdeka melalui tulisan dan kajian akademik.

“Generasi muda tidak hanya melawan secara politik tetapi juga melalui tulisan dan kajian akademik. Bangsa [Indonesia] yang tindis kitorang [bangsa Papua terus]. Kita harus berpikir kritis. Kota mengada bangsa dengan senjata. Tetapi harus melakukan tulisan dan kajian akademik.

Anggota DPR Papua, Laurenzus Kadepa meminta negara untuk berhenti melakukan rasisme terhadap rakyat Papua. Kadepa berharap Viktor Yeimo adalah korban terakhir rasisme. “Rasisme adalah musuh bersama. Buat negara stop rasisme kepada rakyat Papua,” ujarnya. (*)

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Kodap

Komandan Kompi Kodap XVI Yahukimo di Dekai tertangkap

March 9, 2026
Kolonialisme

‘Pesta Babi, Kolonialisme di Zaman Kita’: Perjuangan mempertahankan tanah adat

March 7, 2026

Polisi bongkar dugaan korupsi dana hibah Bawaslu Pegaf Rp4,2 Miliar

March 6, 2026

Satu pelaku penyerangan di Mile 50 Tembagapura ditangkap Satgas Damai Cartenz

March 6, 2026

MRPB: Revisi Perdasus DBH Migas harus masukkan tuntutan masyarakat adat

March 5, 2026

Kontrak PT Freeport diperpanjang: Siapa yang diuntungkan?

March 5, 2026
  • Latest
  • Trending
  • Comments
Kodap

Komandan Kompi Kodap XVI Yahukimo di Dekai tertangkap

March 9, 2026
Kejurda

Kejurda Atletik Papua digelar Mei 2026, jadi ajang seleksi atlet menuju Pra-PON

March 9, 2026
ASN

Kompetensi ASN Papua Tengah masih terbatas dan mesti terus dikembangkan

March 9, 2026
ASN

Pemerintah daerah di seluruh Tanah Papua diminta kembangkan kompetensi ASN

March 9, 2026
Militer

Militer AS proses tinjauan lingkungan untuk jejak pelatihan di Pulau Mariana Pasifik

March 9, 2026
Gunung berapi perisai di Pulau

Gunung berapi Manaro Voui Vanuatu muntahkan abu

March 9, 2026
Liga 4

Gubernur Nawipa buka kompetisi Liga 4 zona Papua Tengah

March 9, 2026
Pendidikan

Pemkab Jayapura rehabilitasi dan bangun 19 sekolah untuk pemerataan pendidikan

March 7, 2026
Pembangunan Jalan

Pembangunan jalan di Merauke berpotensi menyebabkan pembukaan hutan skala besar

March 6, 2026
Kejurda

Kejurda Atletik Papua digelar Mei 2026, jadi ajang seleksi atlet menuju Pra-PON

March 9, 2026
film

Diputar di Auckland, film Pesta Babi soroti Ekosida di Papua

March 9, 2026
Papua

Ratusan warga antusias tukar uang baru di Kantor BI Papua

March 9, 2026
kampung nelayan

KKP survei lokasi Kampung Nelayan Merah Putih, Gubernur Fakhiri usulkan bangun 200 titik

March 5, 2026
Liga 4

Gubernur Nawipa buka kompetisi Liga 4 zona Papua Tengah

March 9, 2026
Kodap

Komandan Kompi Kodap XVI Yahukimo di Dekai tertangkap

0
Kejurda

Kejurda Atletik Papua digelar Mei 2026, jadi ajang seleksi atlet menuju Pra-PON

0
ASN

Kompetensi ASN Papua Tengah masih terbatas dan mesti terus dikembangkan

0
ASN

Pemerintah daerah di seluruh Tanah Papua diminta kembangkan kompetensi ASN

0
Militer

Militer AS proses tinjauan lingkungan untuk jejak pelatihan di Pulau Mariana Pasifik

0
Gunung berapi perisai di Pulau

Gunung berapi Manaro Voui Vanuatu muntahkan abu

0
Liga 4

Gubernur Nawipa buka kompetisi Liga 4 zona Papua Tengah

0

Trending

  • Pendidikan

    Pemkab Jayapura rehabilitasi dan bangun 19 sekolah untuk pemerataan pendidikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembangunan jalan di Merauke berpotensi menyebabkan pembukaan hutan skala besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejurda Atletik Papua digelar Mei 2026, jadi ajang seleksi atlet menuju Pra-PON

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diputar di Auckland, film Pesta Babi soroti Ekosida di Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratusan warga antusias tukar uang baru di Kantor BI Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Gong Xi

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara