• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Mahasiswa Papua tolak Otsus dan desak penarikan militer dari Tanah Papua

November 19, 2025
in Polhukam
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Silpester Kasipka - Editor: Arjuna Pademme
Mahasiswa Papua

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Papua menggelar aksi demonstrasi damai di kawasan Lingkaran, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, Rabu (19/11/2025), -Jubi/Dok Kamus Bayage

0
SHARES
570
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Papua menggelar aksi demonstrasi damai di kawasan Lingkaran, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, Rabu (19/11/2025).

Dalam demonstrasi damai itu, mahasiswa menyatakan menolak pelaksanaan Otonomi Khusus atau Otsus dan mendesak penarikan militer dari Tanah Papua.

Mahasiswa menolakan Otsus karena kebijakan khusus pemerintah pusat terhadap provinsi di Tanah Papua itu dinilai gagal menjawab persoalan dasar masyarakat Papua. Justru kekerasan militer di berbagai wilayah di sana meningkat.

Selain itu, dalam proses revisi Undang-Undang atau UU Otsus pada 2021 lalu, tidak melibatkan Majelis Rakyat Papua atau MRP sebagai lembaga kultur orang asli Papua.

Revisi UU Otsus Papua menjadi UU Nomor 2 Tahun 2021 pun dianggap telah menghilangkan kewenangan MRP dalam menyetujui pemekaran daerah di Tanah Papua.

“Setelah perubahan UU Otsus 2021, pemekaran sepenuhnya berada di pemerintah pusat. Ini mengurangi representasi masyarakat adat,” kata koordinator lapangan aksi, Enes Y Dapla saat membacakan pernyataan sikap demonstran.

Katanya, pemekaran provinsi setelah revisi UU Otsus pun berpotensi memicu konflik sosial, marjinalisasi orang asli Papua atau OAP serta mempersempit ruang demokrasi.

BERITATERKAIT

KNPB Konsulat Indonesia klaim HUT XVI jadi ruang pendidikan politik mahasiswa Papua

Mahasiswa nyatakan sikap terhadap sengketa tapal batas di Kapiraya

Dua mahasiswa Papua di Makassar diintimidasi OTK

Mahasiswa Tanah Papua sepakat membentuk AMPPTAP

Mereka juga menyoroti proyek strategis nasional atau PSN, aktivitas pertambangan skala besar, serta peningkatan jumlah aparat keamanan di berbagai wilayah Tanah Papua.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Pemekaran dan investasi dianggap telah berdampak terhadap keamanan masyarakat dan keberlanjutan tanah adat. Pemekaran dan proyek-proyek investasi  membuka ruang bagi operasi militer dan perampasan tanah adat.

Mahasiswa menegaskan akan terus menyuarakan berbagai masalah di Tanah Papua, dan bersama rakyat Papua mendesak agar Otsus dicabut karena tidak membawa masa depan bagi orang Papua.

Sementara itu, aktivis mahasiswa Universitas Cenderawasih atau Uncen Jayapura, Kamus Bayage mengatakan demonstrasi itu sebagai bentuk keprihatinan atas kondisi masyarakat Papua, sebab Otsus tidak membawa dampak signifikan terhadap kesejahteraan orang asli Papua atau OAP.

“Otsus gagal terhadap implementasinya. Pendidikan masih dipungut biaya, kesehatan dan ekonomi tidak membaik, sementara kekerasan militer terus meningkat,” kata Kamus Bayage.

Bayege juga menyoroti sejumlah pengungsian di Yahukimo dan berbagai wilayah yang disebut dampak dari operasi keamanan beberapa tahun terakhir, dan kekerasan terhadap warga sipil di Intan Jaya, Bintuni, Pegunungan Bintang, serta berbagai daerah di Tanah Papua.

Ia juga mengkritisi perluasan investasi melalui proyek strategis nasional atau PSN di Merauke hingga Wamena yang dianggap memicu perampasan lahan masyarakat adat.

“Perampasan lahan terjadi di berbagai tempat di Tanah Papua, Masyarakat adat makin terdesak dan pengungsian terus terjadi sampai hari ini,” ujarnya.

Bayage mengatakan, selama ini teror dan itimidasi tidak hanya dialami warga sipil di berbagai wilayah Tanah Papua. Hal serupa juga dialami aktivis Hak Asasi Manusia atau HAM dan jurnalis di Papua.

Dalam demonstrasi ini, mahasiwa menyatakan 19 tuntutan mereka, di antaranya meminta UU Otsus Papua dicabut, penghentian perampasan tanah adat dan segera sahkan UU Masyarakat Adat, penghentian seluruh proyek strategis nasional atau PSN di Merauke dan Tanah Papua.

Penghentikan pendropan militer di berbagai kabupaten di Tanah Papua. Penghentian pembungkaman ruang demokrasi. Mengadili pelaku pemboman di kantor Redaksi Jubi dan menghentikan teror terhadap jurnalis.

Mendesak penarikan seluruh militer organik dan nonorganik dari Papua. Meminta penghentian kriminalisasi terhadap aktivis HAM. Penghentian pembangunan pos-pos militer di seluruh Tanah Papua. Berikan akses bagi wartawan asing untuk meliput di Tanah Papua.

Bebaskan seluruh tahanan politik Papua. Berikan hak penentuan nasib sendiri bagi bangsa Papua, dan hentikan segala bentuk kekerasan negara terhadap masyarakat Papua. (*)

Tags: mahasiswa PapuaTolak OtsusTuntutan penarikan Militer dari Papua
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Konsulat Indonesia

KNPB Konsulat Indonesia klaim HUT XVI jadi ruang pendidikan politik mahasiswa Papua

July 27, 2026
Tapal Batas

Mahasiswa nyatakan sikap terhadap sengketa tapal batas di Kapiraya

February 23, 2026

Dua mahasiswa Papua di Makassar diintimidasi OTK

November 11, 2025

Mahasiswa Tanah Papua sepakat membentuk AMPPTAP

October 7, 2025

Mahasiswa Papua di Makassar desak bebaskan empat tapol

September 8, 2025

Mahasiswa Papua dan Rakyat Makassar Gelar Aksi Tolak Tambang Nikel di Raja Ampat

June 28, 2025

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

109 people affected by violence and armed conflict in Papua in 2026
14 September 2026
109 people affected by violence and armed conflict in Papua in 2026

Jayapura, Jubi – Indonesia’s National Commission on Human Rights (Komnas HAM) says 109 people have been killed or injured in [...]

Police name two wanted suspects in deadly Jayawijaya shooting
14 September 2026
Police name two wanted suspects in deadly Jayawijaya shooting

Jayapura, Jubi – Police have identified two suspected perpetrators in the shooting that killed three civil servants in Jayawijaya, with [...]

Police identify suspects in deadly Jayawijaya shooting
12 September 2026
Police identify suspects in deadly Jayawijaya shooting

Jayapura, Jubi – Police investigating the shooting that killed three civil servants from the Jayawijaya Agriculture Department say they have [...]

Papua human rights commission: Violence will not solve Papua’s problems
12 September 2026
Papua human rights commission: Violence will not solve Papua’s problems

Jayapura, Jubi – Violence will not solve the problems facing Papua, Indonesia’s National Commission on Human Rights (Komnas HAM) Papua [...]

Coalition calls for investigation into terror attacks targeting human rights workers, journalists and Papua Komnas HAM
11 September 2026
Coalition calls for investigation into terror attacks targeting human rights workers, journalists and Papua Komnas HAM

Jayapura, Jubi – A coalition of legal and human rights groups in Papua has called on Indonesian President Prabowo Subianto [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Gubernur Nawipa kunjungan kerja ke Intan Jaya

Gubernur Nawipa lanjutkan agenda kunjungan kerja ke Intan Jaya

September 14, 2026
Gubernur Nawipa lantik Pimpinan Tinggi Pratama

Gubernur Nawipa: Pimpinan tinggi pratama menentukan keberhasilan pemerintahan daerah

September 14, 2026
IMB digantikan PBG

Kepala DPM-PTSP Kabupaten Jayapura: IMB telah digantikan PBG

September 14, 2026
HIV pada bayi di Fiji

Jumlah infeksi HIV pada bayi di Fiji sangat tinggi

September 14, 2026
Pembakaran di tambang Panguna

Presiden Bougainville mengutuk pembakaran di tambang Panguna

September 14, 2026
Komisioner KPU Papua Barat diadukan ke DKPP

Berkas perzinahan komisioner KPU Papua Barat segera dilimpahkan ke Kejari

September 14, 2026
Lanud Manuhua

Koalisi desak Lanud Manuhua hentikan pembangunan di Tanah Adat Sorido–KBS

September 14, 2026
Lanud Manuhua

Koalisi desak Lanud Manuhua hentikan pembangunan di Tanah Adat Sorido–KBS

September 14, 2026
Komisioner KPU Papua Barat diadukan ke DKPP

Berkas perzinahan komisioner KPU Papua Barat segera dilimpahkan ke Kejari

September 14, 2026
Korneles Howay

Brace Korneles Howay kandaskan asa Persipura di Banjarmasin

September 13, 2026
Pasifik

Bentrokan para raksasa dunia di Benua Biru Pasifik

September 12, 2026
Kebakaran

Terjadi 23 kebakaran di sekitar area perkebunan sawit di Nabire

September 14, 2026
PNG

Pengembangan Chinatown investasi asing terbesar di PNG

September 14, 2026
Pembakaran di tambang Panguna

Presiden Bougainville mengutuk pembakaran di tambang Panguna

September 14, 2026
Gubernur Nawipa kunjungan kerja ke Intan Jaya

Gubernur Nawipa lanjutkan agenda kunjungan kerja ke Intan Jaya

0
Gubernur Nawipa lantik Pimpinan Tinggi Pratama

Gubernur Nawipa: Pimpinan tinggi pratama menentukan keberhasilan pemerintahan daerah

0
IMB digantikan PBG

Kepala DPM-PTSP Kabupaten Jayapura: IMB telah digantikan PBG

0
HIV pada bayi di Fiji

Jumlah infeksi HIV pada bayi di Fiji sangat tinggi

0
Pembakaran di tambang Panguna

Presiden Bougainville mengutuk pembakaran di tambang Panguna

0
Komisioner KPU Papua Barat diadukan ke DKPP

Berkas perzinahan komisioner KPU Papua Barat segera dilimpahkan ke Kejari

0
Karhutla

Karhutla terjadi di kawasan cagar alam Pegunungan Wondiboy Wondama

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara