Nabire, Jubi – Dinas Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM Provinsi Papua Tengah mendorong pengusaha orang asli Papua atau OAP di Papua Tengah menjadi pelaku utama dalam pembangunan ekonomi.
Kepala Dinas UMKM Provinsi Papua Tengah, Norbertus Mote mengatakan pemerintah provinsi memiliki harapan besar, agar OAP dapat menjadi pelaku utama pembangunan ekonomi di Papua Tengah.
Karenanya, pemerintah wajib hadir dan memberi ruang seluas-luasnya melalui penguatan UMKM. Sebab Undang-Undang Otonomi Khusus atau Otsus Papua Nomor 21 Tahun 2001 telah memberikan ruang dan perhatian khusus bagi orang asli Papua untuk membangun perekonomian disemua sektor.
“Karena itu, pemerintah tidak memiliki alasan untuk mengabaikan pembangunan ekonomi orang Papua. Negara hadir untuk memberi perhatian khusus agar orang asli Papua bisa membangun ekonominya sendiri melalui UU Otsus,” kata Norbertus Mote saat meresmikan Cafe Chartenz, di Jalan Kusuma Bangsa, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Minggu (25/1/2026).
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
Norbertus Mote menegaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Papua Tengah, karena ketergantungan terhadap sektor pertambangan dianggap berisiko terhadap keberlanjutan ekonomi daerah.
Katanya, jika UMKM tidak didorong, pertumbuhan ekonomi Papua Tengah akan terhambat, sebab tidak bisa terus bergantung pada sektor tambang, karena ketika tambang berakhir, ekonomi daerah dapat goyah.
“Oleh karena itu, saya mendorong pengembangan sektor-sektor ekonomi riil seperti UMKM, pertanian, perikanan, perkebunan, dan usaha produktif lainnya agar ekonomi Papua Tengah tumbuh secara berkelanjutan dan berpihak kepada orang asli Papua,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi inisiatif Ketua Yayasan Somatua yang telah membuka peluang kerja dan usaha bagi anak-anak Papua, termasuk lulusan perguruan tinggi dari dalam maupun luar negeri yang belum mendapatkan pekerjaan.
“Kami pemerintah mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan komitmen yang telah diberikan dalam memberdayakan anak-anak Papua,” kata Mote.(*)
Untuk melihat lebih banyak content JUBI TV, click here!



















Discussion about this post