• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Opini

Kepiting pasir di tempat sampah Pantai Holtekamp

September 10, 2024
in Opini
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Timoteus Marten
Sampah Pantai Holtekamp

Para siswa SMA Negeri 4 Jayapura memungut sampah di Pantai Holtekamp, Kota Jayapura, Papua, Jumat (24/11/2023). - Jubi/Ramah

0
SHARES
12
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Oleh: Joonathan Frizzy Mebri*

Sebagai sebuah kampung di pinggiran pantai, Kampung Holtekamp memiliki destinasi wisata pantai yang bernama Pantai Holtekamp. Kawasan ini memiliki luas sekitar 8 kilometer persegi dan panjang 700 meter. Panjang pantai ini adalah versi UNSRAT pada tahun 2023.

Dengan angka ini, Pantai Holtekamp merupakan aset potensial dari pemerintah Kota Jayapura, Provinsi Papua, dan masyarakat, dalam hal sektor pariwisata.

Tidak hanya panjang, Pantai Holtekamp di Kota Jayapura ini, menjadi rumah bagi ratusan kepiting pasir. Pun potensi luas lautnya bagi ribuan spesies laut dan terumbu karang.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Sayangnya, potensi-potensi laut tersebut kini berubah menjadi bencana. Sampah terus berdatangan, dan menumpuk di pinggir pantai.

Sampah yang menumpuk di bibir pantai disebabkan oleh pengelolaan sampah dari masyarakat Kota Jayapura, yang buruk.

Selain itu, faktor pendorong dalam perkembangan pariwisata pantai seperti Jalan Hamadi–Holtekamp (Jembatan Youtefa dan Ring Road), telah mempermudah akses masyarakat, untuk berwisata di Pantai Holtekamp dan sekitarnya.

BERITATERKAIT

Harga cabai di Kota Jayapura melambung jelang Idulfitri

Ratusan relawan tanam 420 pohon cemara di bukit Telaga Ria

116 Tahun Injil masuk Tanah Tabi: Gereja ajak jaga alam

HUT Kota Jayapura dan Pekabaran Injil di Tanah Tabi momentum memperkuat kebersamaan

Tidak hanya mempermudah akses masyarakat ke Pantai Holtekamp, pembangunan jalan tersebut juga berpotensi meningkatkan pendapatan harian masyarakat pemilik destinasi wisata, di sekitar kawasan itu.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Namun, pilihan masyarakat untuk berwisata di Pantai Holtekamp, akan berpotensi hilang akibat tumpukan sampah. Selain perilaku masyarakat yang membuang sampah sembarangan, ketergantungan pelaku usaha di kawasan Teluk Yos Sudarso (Teluk Youtefa) terhadap penggunaan plastik sekali pakai dalam berbagai bentuk–seperti wadah makanan dan minuman berbahan plastik sekali pakai, merupakan strategi bisnis tanpa pemantauan dan pengelolaan sampah yang baik, turut berkontribusi.

Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atau Kemen-KLHK, masyarakat Kota Jayapura, setiap hari memproduksi 260 ton sampah. Berton-ton sampah itu didominasi sampah rumah tangga dan sampah pelaku usaha.

Dengan minimnya pengelolaan sampah juga berpotensi menjauhkan Kota Jayapura dari visi sebagai kota yang Bersih, Rapi, Indah, Aman, Nyaman atau Beriman dan Manusiawi. Visi Kota Beriman dan Manusiawi akan menjadi slogan isapan jempol semata.

Implementasi dari Peraturan Daerah atai Perda Kota Jayapura Nomor 13 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Kebersihan dan Instruksi Wali Kota Jayapura Nomor 5 tahun 2023 Tentang Kebersihan dan Keindahan Kota Jayapura, masih jauh dari harapan.

Apalagi, Kota Jayapura merupakan ibu kota Provinsi Papua, sebelum dan sesudah Daerah Otonomi Baru (DOB), berpotensi terus meningkatnya populasi penduduk, yang mengancam tingginya produksi sampah. Tapi minim pengelolaan sampah.

mangrove
Tampak hutan mangrove di Teluk Youtefa Kota Jayapua, Papua yang wajib dilindungi dan dijaga. – Jubi/Jean Bisay

Laporan World Economic Forum menaksir hanya 5 persen plastik didaur ulang dengan efektif, 40 persen sampah berakhir di Tempat Pembuangan Akhir atau TPA sampah, dan sisanya berakhir di lautan.

Berbagai media telah memberitakan kondisi dan inisiatif berbagai kelompok di Pantai Holtekamp, yang terus mendapatkan kiriman sampah.

Misalnya laporan foto antara bertajuk “Sampah Plastik Cemari Teluk Youtefa Jayapura” (4/5/2023), atau aksi 100 orang dari Komunitas Perempuan Peduli Lingkungan, yang berhasil menggerebek sampah pada Jumat lalu (6/9/2024), hingga mengumpulkan 524 kilo atau setengah ton sampah (Kabarpapua.co, 6 September 2024).

Fakta-fakta terkait tumpukan sampah di kawasan Holtekamp, atau Teluk Youtefa pada umumnya, menjadi gambaran kegagalan pengelolaan sampah memberikan dampak langsung ke destinasi wisata pantai. Sampah terus berdatangan, walaupun inisiatif dan kolaborasi telah dilakukan.

Akan tetapi, apakah permasalahan sampah di Pantai Holtekamp cukup dengan inisiatif tanpa program kebersihan pantai yang berkelanjutan?

Banyak solusi yang bisa dilakukan untuk bisa mencapai target yang diusung. Misalnya, memfasilitasi dan memberikan pendidikan atau edukasi pengelolaan sampah, yang berpotensi meningkatkan ekonomi bagi masyarakat pesisir di Kota Jayapura.

Solusi lainnya adalah menguatkan regulasi dan pengawasan terhadap pelaku usaha pengguna plastik sekali pakai. Dan meningkatkan program pengelolaan sampah, terutama kepada generasi muda di Kota Jayapura, dan Papua pada umumnya. (*)

*Penulis adalah mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Cenderawasih (Prodi HI FISIP Uncen Jayapura, Papua)

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Tags: Kota Jayapura
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Dana

Triliunan Hilang, Masa Depan Terabaikan: Kisah Dana Abadi Papua yang Tak Pernah Ada

March 25, 2026
Leluhur

Ketika Leluhur Mengajari Kita Cara Merawat Bumi

March 11, 2026

Dana Abadi Papua: Mengubah kekayaan alam menjadi warisan abadi bagi generasi mendatang

March 11, 2026

Sebelum Mendamaikan Dunia, Siapa Juru Damai bagi Papua?

March 10, 2026

Masyarakat menolak MBG juga merupakan HAM

February 27, 2026

Menagih janji Otsus di Kabupaten Sorong: Mengapa pendidikan menengah masih terjebak formalitas administratif?

February 11, 2026

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

April 4, 2026
venue

Evaluasi listrik venue PON Papua, PLN dan Pemprov akan lakukan survei kebutuhan daya

April 4, 2026
Mahasiswa

IPMAPAPARA dan mahasiswa Kawanua nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

April 4, 2026
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

April 4, 2026
beasiswa

ULMWP sebut beasiswa RI propaganda, Kedutaan RI bantah

April 4, 2026
Kaledonia Baru

UU Reformasi konstitusi Kaledonia Baru ditolak Majelis Nasional Prancis

April 4, 2026
Tambrauw

Mediasi Komnas HAM–Bupati Tambrauw, 5 DPO penyerangan Bamusbama serahkan diri

April 4, 2026
persipura

Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

April 2, 2026
beasiswa

Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

April 2, 2026
ekskavator

Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

April 1, 2026
Peristiwa Dogiyai

Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

April 3, 2026
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

April 4, 2026
gubernur

Ini penjelasan Gubernur Fakhiri terkait pemberhentian petugas kebersihan

March 31, 2026
Gubernur

Gubernur Papua Barat sebut pekan depan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat

April 1, 2026
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

0
venue

Evaluasi listrik venue PON Papua, PLN dan Pemprov akan lakukan survei kebutuhan daya

0
Mahasiswa

IPMAPAPARA dan mahasiswa Kawanua nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

0
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

0
beasiswa

ULMWP sebut beasiswa RI propaganda, Kedutaan RI bantah

0
Kaledonia Baru

UU Reformasi konstitusi Kaledonia Baru ditolak Majelis Nasional Prancis

0
Tambrauw

Mediasi Komnas HAM–Bupati Tambrauw, 5 DPO penyerangan Bamusbama serahkan diri

0

Trending

  • persipura

    Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara