• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Nasional & Internasional

Asrama Mahasiswa Papua Kamasan II Bandung, riwayatmu kini (1)

September 25, 2023
in Nasional & Internasional, Features, Penkes
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: - Editor:
Asrama Mahasiswa Papua

Asrama Mahasiswa Papua Kamasan II di Jalan Cilaki 59, Cihapit Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat, yang kondisinya tidak terawat. – Jubi/dam

0
SHARES
171
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Gedung tua peninggalan Belanda itu kini terlantar, terbengkalai, dan tak terurus lagi. Genteng atap rumah rusak dan sebagian kamar rusak parah. Beruntung ada beberapa mahasiswa Papua tinggal dan bertahan untuk menjaga serta mengawasi aset milik Pemerintah Provinsi Papua di Jalan Cilaki 59, Cihapit Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat. Bangunan tua itu sejak 1970-an dikenal sebagai Asrama Mahasiswa Papua Kamasan II Bandung.

“Kita setiap akhir bulan biasa melakukan kebaktian dan ibadah di dalam ruang tamu asrama,” kata Fransiskus Iyai, Ketua Ikatan Mahasiswa se Tanah Papua Bandung Jawa Barat atau IMASEPA BJB, saat ditemui jubi.id di Bandung, Minggu (6/8/2023) siang.

Dia menambahkan sudah berkali-kali menyurat dan mengirim pesan WA kepada Biro Umum dan Protokol Setda Provinsi Papua, tetapi tak pernah ditanggapi dan digubris.

“Kalau dihitung mungkin sudah lebih dari 20 kali selama bertahun-tahun,” kata mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung ini.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Kepala Perwakilan dan Penghubung Pemerintah Provinsi Papua di Jakarta, Alex Kapisa, saat dikontak jubi.id, mengaku bahwa pihaknya tidak bertanggung jawab atas asrama mahasiswa di Pulau Jawa termasuk yang ada di Bandung.

“Itu semua urusan Biro Umum dan Protokol Setda Provinsi Papua,” kata mantan Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua.

Asrama Mahasiswa Papua
Papan nama asrama tanpa tertulis Asrama Mahasiswa Papua Kamasan II. – Jubi/dam

Pantauan jubi.id selama berkunjung ke Asrama Mahasiswa Papua Kamasan II, sudah tidak ada lagi papan nama Asrama Mahasiswa Papua. Hanya papan nama tanpa tulisan yang memberikan keterangan bahwa bangunan ini adalah tempat pemondokan mahasiswa Papua dari berbagai kota di Tanah Papua.

BERITATERKAIT

Learning Papua’s History Through the “Dreams in the Land of Papua” time museum

Sebelum Mendamaikan Dunia, Siapa Juru Damai bagi Papua?

TIME FOR PAPUA — Wereldmuseum Leiden opens First Major exhibition from The Worls’s largest Papua collection in sixty years

Velix Wanggai : Perlu Desain Ulang Peran Freeport untuk Tanah Papua

Saat ini hanya tujuh warga dan mahasiswa Papua yang menempati ruang di lantai dua. Sedangkan ruangan bagian bawah menjadi sekretariat IMASEBA BJB dan pusat kegiatan mahasiswa Papua di Bandung.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Bukan hanya mahasiswa Papua saja, kata Fransiskus Iyai, ada seorang warga Garut yang biasa dipanggil Pak Agus juga tinggal di situ.

“Saya tidak tahu mengapa Pak Agus asal Garut bisa tinggal di Asrama Mahasiswa Papua ini,” katanya.

Selain itu, bagian depan bangunan pavilliun dan bagian tempat jemuran pakaian mahasiswa dulu sudah menjadi tempat penitipan bagi para pedagang di seputar Taman Cibeunying dan Cilaki 59. Selain itu, di bagian depan samping kiri asrama, terdapat Café Rasta yang dikelola oleh mahasiswa Unikom Bandung bernama Yonathan Warinussy.

Bagi Yonathan Warinussy, kehadiran Asrama Mahasiswa Papua di Bandung itu penting sebab bisa menjadi honai atau rumah bersama bagi mahasiswa se Tanah Papua di Bandung dan Jawa Barat.

“Ia kehadiran asrama bisa menjadi tempat berkumpul dan juga pusat informasi bagi mahasiswa se Tanah Papua di Jawa Barat,” katanya.

Namun sejak 2018, sudah tidak ada lagi mahasiswa yang tinggal di situ. Bahkan sampai sekarang tak ada lagi pengurus asrama Kamasan II Bandung.

“Saya empat tahun sebagai Ketua Asrama Kamasan II, barulah ada pemindahan pedagang kaki lima dari Cihaurgeulis ke Jalan Cilaki dan Taman Cibeunying sehingga mulai di depan asrama bermunculan café dan pedagang,” kata Nurdin Baria, alumni Bandung yang kini menetap di kota yang berjuluk Kota Kembang itu.

Mulai saat itu, lanjut Nurdin Baria, pengelolaan parkir di depan asrama dan sekitarnya menjadi tanggung jawab mahasiswa dan digunakan pula untuk kas asrama dan juga bagi mahasiswa dalam pemondokan milik Pemprov Papua itu.

Asrama Mahasiswa Papua
Pedagang di Taman Cibeunying Bandung yang menitipkan gerobak dagangnya di Asrama Mahasiswa Papua Kamasan II Bandung, Sabtu (5/8/2023) sore. – Jubi/dam

Sementara itu, menurut mantan Sekretaris Ikatan Mahasiswa Irian Jaya (Ipmirja), nama ikatan mahasiswa dulu, William Janno Sondak, semula ada warga di sekitar Jalan Cilaki dan Taman Cibeunying menolak karena menganggap tidak pantas sehingga sepakat tidak setuju.

“Apalagi wilayah tersebut telah ditetapkan pemerintah sebagai kawasan warisan atau heritage yang perlu dijaga keasliannya seperti zaman Belanda dulu,” kata Sondak.

Dia menambahkan bahwa sebenarnya asrama mahasiswa Cilaki sudah disegel sejak 2015, saat terjadinya pembunuhan di dalam asrama.

“Waktu itu dari Polsekta Cihapit sudah menyegel dengan gembok dan memasan police line. Tetapi saya heran dan tidak tahu mengapa gembok sudah dibuka dan ada aktivitas di dalam termasuk banyak gerobak yang disimpan di dalam asrama,” katanya seraya menambahkan banyak pihak melihat asrama tak terurus seolah-olah tak ada pemiliknya sehingga banyak yang mengincar untuk memiliki bangunan tua peninggalan Belanda itu.

Akibatnya, kata Sondak, saat itu ada ormas yang mau menyegel dan hendak menyerobot masuk serta mengatakan bahwa itu milik mereka sesuai dengan ahli waris tanpa menunjukkan bukti yang benar.

“Saya langsung berhadapan dengan mereka dan mereka bilang coba saya ditunjukkan bukti kepemilikan. Saya bilang Anda yang mau mengambil alih coba tunjukan bahwa Anda yang milik dan sah,” katanya.

Dia menambahkan mereka tak mampu menunjukkan bukti dan terpaksa melepaskan semua papan yang hendak memalang semua bangunan asrama.

“Hingga saat ini mereka sudah tidak lagi mengganggu, karena memang bangunan tua peninggalan orang Belanda ini sudah menjadi incaran berbagai pihak di Kota Bandung,” katanya.

Menurut Abdul Kahar Baria, salah satu alumni mahasiswa Papua asal Pulau Missol Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, bahwa itu adalah bagian dari mafia tanah di Kota Bandung yang selalu mengincar bangunan tua yang kelihatan terlantar dan tak terurus lagi.

“Ia saya kira kemungkinan besar mereka itu merupakan bagian dari mafia tanah yang coba ikut bermain dalam penyerobotan tanah dan bangunan,” katanya.

Asrama Mahasiswa Papua
Tangga naik ke lantai dua terbuat dari kayu jati asli, kuat dan tidak dimakan rayap. – Jubi/dam

Swadaya kelola asrama

Untuk mencegah ada pihak-pihak yang hendak menyerobot aset Pemerintah Provinsi Papua itu, pengelolaan dan penjagaan Asrama Mahasiswa Papua Kamasan II selama ini berada di bawah pengurus IPASEMA BJB dan menjadi kantor sekretariat mahasiswa se Tanah Papua di Bandung, Jawa Barat.

“Untuk membayar token listrik dan air minum dari PDAM Kota Bandung jelas kita harus secara swadaya mencari dana. Salah satunya dengan pembayaran sewa ruangan dari pedagang. Terkadang juga kita patungan untuk membeli token listrik,” kata Fransiskus Iyai.

Dia menambahkan kondisi ini tidak bisa bertahan lama. Mestinya ada upaya langsung dan serius dari Pemerintah Provinsi Papua.

”Memang ada beberapa kali pihak Biro Umum datang tetapi realisasinya sangat kecil termasuk terakhir kali hanya memperbaiki beberapa ruangan kamar tidur,” katanya seraya menambahkan biaya rutin pemeliharaan asrama dan biaya listrik terpaksa pihaknya berusaha mencari.

Asrama Mahasiswa Papua
Ketua IMASEPA-BJB, Fransiskus Iyai, dan mantan Ketua Asrama Mahasiswa Kamasan II Bandung, Nurdin Baria, alumni Bandung asal Pulau Misool Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, sekarang menetap di Bandung dan menjadi pengusaha. – Jubi/dam

Dia menambahkan sejak 2017 sudah memberikan imbauan kepada para alumni Bandung untuk sama-sama berusaha membantu dan menyelesaikan kerusakan di Asrama Mahasiswa Papua Kamasan II di Jalan Cilaki No 59 Bandung ini.

“Kaka Edi Mangun dari Pertamina di Jayapura telah menyumbang sekitar 3000 genteng dan ada disimpan di dalam kamar asrama. Saya harap agar para alumni juga tergerak untuk memberikan donasi bagi pembangunan kembali aset milik Pemprov Papua ini,” katanya. (*)

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Tags: Asrama Mahasiswa Papua Kamasan IIBandungPapuatidak terurus
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

pedagang pakaian

Potret lesu pedagang pakaian kaki lima jelang Idulfitri di Jayapura

March 17, 2026
KontraS

Koalisi desak presiden perintahkan tangkap pelaku teror terhadap aktivis KontraS

March 17, 2026

Aktivis disiram air keras, KontraS desak pelaku diusut

March 14, 2026

Akademisi kesehatan: TBc di Kabupaten Jayapura kritis, tapi belum darurat

March 6, 2026

1.350 kasus baru TBC ditemukan di Kabupaten Jayapura pada 2025

March 6, 2026

Target rampung 2028, Kemendagri dan Kementerian PU percepat pembangunan KIPP di empat DOB Papua

February 26, 2026
  • Latest
  • Trending
  • Comments
Peristiwa Dogiyai

Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

April 3, 2026
noken

Menjahit harapan dari noken: Cerita Yulita menghidupi keluarga

April 3, 2026
Residents evacuate one of the victims reportedly killed by gunfire during a police sweep in Kamuu District, Dogiyai Regency, Central Papua, Tuesday (March 31, 2026) - Supplied

Six civilians reported killed in Dogiyai incident

April 3, 2026
Fuel refueling activity at a gas station (SPBU) - Supplied

Pertamina confirms stable fuel prices : Manokwari Trade Office to conduct spot checks

April 2, 2026
KONI Papua

KONI Papua agendakan raker dan musorprov usai Paskah

April 2, 2026
Ditembak

Enam warga dilaporkan tewas dalam peristiwa di Dogiyai

April 2, 2026
BMKG

Waspada cuaca ekstrem di Tanah Papua sepekan ke depan, ini penjelasan BMKG

April 2, 2026
beasiswa

Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

April 2, 2026
gubernur

Ini penjelasan Gubernur Fakhiri terkait pemberhentian petugas kebersihan

March 31, 2026
Gubernur

Gubernur Papua Barat sebut pekan depan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat

April 1, 2026
Kadis pendidikan

Pemprov Papua Tengah buka rekrutmen tenaga guru kontak daerah 3T

March 31, 2026
ekskavator

Puluhan ekskavator tiba di Sorong Selatan, warga diimbau waspada

April 1, 2026
pasifik

Bagaimana negara kepulauan Pasifik menangani krisis BBM

April 2, 2026
persipura

Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

April 2, 2026
Peristiwa Dogiyai

Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

0
Residents evacuate one of the victims reportedly killed by gunfire during a police sweep in Kamuu District, Dogiyai Regency, Central Papua, Tuesday (March 31, 2026) - Supplied

Six civilians reported killed in Dogiyai incident

0
noken

Menjahit harapan dari noken: Cerita Yulita menghidupi keluarga

0
Fuel refueling activity at a gas station (SPBU) - Supplied

Pertamina confirms stable fuel prices : Manokwari Trade Office to conduct spot checks

0
KONI Papua

KONI Papua agendakan raker dan musorprov usai Paskah

0
Ditembak

Enam warga dilaporkan tewas dalam peristiwa di Dogiyai

0
BMKG

Waspada cuaca ekstrem di Tanah Papua sepekan ke depan, ini penjelasan BMKG

0

Trending

  • beasiswa

    Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini penjelasan Gubernur Fakhiri terkait pemberhentian petugas kebersihan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Papua Barat sebut pekan depan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemprov Papua Tengah buka rekrutmen tenaga guru kontak daerah 3T

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan ekskavator tiba di Sorong Selatan, warga diimbau waspada

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara