• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Menyapa Nusantara

Menadah air hujan jaga kearifan lokal untuk kehidupan

April 20, 2024
in Menyapa Nusantara
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: Antara - Editor: Admin Jubi
air hujan

Melihat sumber bahan baku air bersih yakni dari Sungai Kapuas. - ANTARA/Dedi

0
SHARES
80
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Pontianak, Jubi – Susiyatin, warga Kelurahan Siantan Hilir, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, menggeser tutup tempayan atau penampung air hujan. Tempayan dengan volume sekitar 200 liter tersebut terbuat dari semen.

Perempuan berusia 50 tahun tersebut memasukkan air hujan ke dalam panci berisi beras. Setelah komposisi beras dan air dianggap cukup, ibu dua anak tersebut beranjak dari samping rumah menuju ke dapur untuk menanak nasi.

Bagi Susiyatin air hujan yang ditampung sebagai sumber air bersih sudah dilakukan sejak turun- temurun. Air hujan yang ditampung saat hujan juga menjadi solusi dan gratis bagi keluarganya untuk memenuhi kebutuhan minum dan memasak.

“Selama ini untuk air minum dan memasak kami menggunakan air hujan, itu bersih dan gratis, sedangkan air pam untuk mandi dan mencuci saja. Kami ada sumur untuk siram tanaman atau mencuci kendaraan,” ujarnya, ketika ditemui ANTARA.

Apa yang dilakukan Susiyatin hampir sebagian besar juga dilakukan warga Pontianak, bahkan di Kalbar. Kota Pontianak dengan luas 118,3 KM2 yang dibelah sungai terpanjang di Indonesia, yakni Sungai Kapuas, tidak memiliki sumber air bersih karena tidak memiliki kawasan pergunungan. Air Sungai Kapuas hanya dijadikan sumber bahan baku pam dan dalam 10 tahun terakhir permukaan air sungai itu turun.

Dengan persoalan dan tantangan yang ada, setiap rumah warga menyiapkan penampung air hujan, baik berupa tempayan, tong drum, tanki air, maupun sumur penampung sebagai alternatif memenuhi air bersih, sekaligus untuk cadangan.

Tantangan

BERITATERKAIT

Otsus Papua: Regulasi Kuat, Kurikulum Kearifan Lokal Masih Mandek

Pembangunan di Papua Tengah mesti berbasis kearifan lokal

Dari Buka Tutup Gurita di Pulau Langkai–Lanjukang, Sulawesi Selatan, hingga Sawora dan Kadup di Teluk Wondama, Papua Barat

Bisnis berbasis Kearifan Lokal mengangkat model ekonomi adat Papua ke Pasar internasional

Kondisi cuaca dan iklim serta letak geografis suatu daerah sangat mempengaruhi ketersediaan air. Selain itu peran pemerintah daerah dalam upaya menyediakan air bersih dengan kebijakan maupun layanan publik melalui badan usaha yang dihadirkan juga sangat penting.

Dalam urusan air bersih, Pemerintah Kota Pontianak sejak 1959 melakukan pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur air bersih dan baru tahun 1975 Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) didirikan melalui PERDA Nomor 03 Tahun 1975. Hadirnya perusahaan air itu untuk memastikan layanan air sampai dan hadir memenuhi kebutuhan masyarakat.

air hujan
Susiyatin, warga Kelurahan Siantan Hilir, Kota Pontianak mengambil air hujan dari tempayan sebagai sumber air bersih untuk menanak nasi. – ANTARA/Dedi

Untuk menyediakan air bersih di Kota Pontianak, sejumlah tantangan dihadapi oleh PDAM Tirta Khatulistiwa, mulai dari cuaca atau iklim hingga menjaga keberlanjutannya di masa depan. Kekhawatiran akan krisis air baku untuk PDAM muncul karena air permukaan sumber utama mengalami penurunan dalam 10 tahun terakhir mencapai 10 centimeter.

Kepala Bagian Produksi PDAM Tirta Khatulistiwa Ardhy Juanda mengatakan diperkirakan pada 2030 Pontianak bisa terjadi krisis bahan baku air karena penurunan permukaan air. Air permukaan kering di Intake dan itu mengganggu suplai air. Persoalan dan kekhawatiran tersebut sudah dikomunikasikan kepada pemerintah daerah hingga pusat agar ke depan ada solusi.

Terkait dengan cuaca atau iklim, seperti saat kemarau, volume air Sungai Kapuas berkurang dan kadar garam meningkat, bahkan terasa asin atau payau. Kemudian saat musim hujan, air dari lahan gambut mempengaruhi warna atau kualitas air sungai.

Untuk mengatasi kedua kondisi tersebut memerlukan investasi yang besar karena harus menggunakan teknologi berkualitas tinggi untuk menurunkan kadar garam dan warna akibat air gambut bisa normal atau sesuai standar.

Saat ini, dalam satu tahun hanya tiga bulan saja yang dikategorikan normal. Semua itu menjadi tantangan bagi pemerintah daerah dalam menyediakan air bersih bagi warganya.

Secara bertahap persoalan itu bisa ditangani dengan berbagai langkah, mulai membuat jaringan pipa HDPE untuk suplai bahan baku air dari Danau Penempat, Kubu Raya, ke Pengolahan Air Pontianak. Pipa yang dibangun dari danau tersebut sepanjang 24 kilometer. Selain itu, kini juga dilirik potensi sumber air baku PDAM dari danau di Mempawah.

Terkait berbagai tantangan itu, secara mandiri, masyarakat berusaha menampung air hujan atau membuat sumur bor sebagai sumber air bersih utama, cadangan atau lainnya.

Kearifan lokal

Ketua Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kalbar Prof. Dr. H. Chairil Effendy, M.S menjelaskan bahwa aktivitas menampung air hujan sebagai sumber air bersih atau untuk meminum dan memasak adalah salah satu kearifan lokal yang hampir rata-rata terjadi di Kalbar.

air hujan
Manajemen dari PDAM Tirta Khatulistiwa melihatkan proses penyaringan air baku menjadi air bersih siap digunakan masyarakat. – ANTARA/Dedi

Dari sejak dulu, masyarakat Kalbar sudah memanfaatkan air hujan untuk berbagai kebutuhan, khususnya untuk minum dan masak.

Dahulu masyarakat menampung air hujan dalam wadah terbuat dari kayu yang disusun sedemikian rupa, sehingga menjadi gentong besar. hanya saja, kini bahan baku berupa kayu semakin sulit didapatkan di alam. Akhirnya masyarakat menggunakan semen untuk membuat penampung air hujan tersebut.

Untuk masyarakat di desa masih bisa menggunakan gentong atau bahan dari semen, sedangkan di kota sebagai penggantinya mungkin masyarakat lebih banyak menggunakan air mineral atau air yang diolah oleh berbagai perusahaan, sehingga yang disimpan dalam galon yang digunakan untuk masak dan minum

Air hujan masih digunakan sebagai bentuk kearifan lokal.

MABM memandang bahwa persoalan pemenuhan kebutuhan air bersih untuk konsumsi ini menjadi pengingat bagi manusia untuk betul-betul peduli pada pelestarian alam, sehingga perubahan iklim tidak menjadi masalah.

Karena itu solusi ideal adalah mengembalikan fungsi alam, sehingga alam dapat menyimpan air, sehingga air bersih dapat dialirkan dari gunung-gunung dan hutan.

Untuk mengatasi hal tersebut, maka harus dihentikan kegiatan-kegiatan yang merusak alam yang menyebabkan sumber air menjadi hilang.

Selain itu, setiap orang harus mulai menghemat pemakaian air, sehingga ketersediaan air juga bisa diatasi dengan pola penghematan penggunaan.

Tingkatkan layanan

Pemerintah Kota Pontianak selaku pemegang saham PDAM Tirta Khatulistiwa terus mendorong peningkatan layanan dari berbagai aspek, mulai dari sarana dan prasarana maupun inovasi kepada warga atau pelanggan. Pada saat bersamaan, sebagai perusahaan berstatus BUMD, PDAM Tirta Khatulistiwa hari meningkatkan pendapatan untuk keberlangsungan usaha dan pelayanan.

Pemerintah Kota Pontianak mencatat bahwa penyediaan air bersih melalui PDAM merupakan prioritas utama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.

Bagi Pemerintah Kota Pontianak, sangat penting mengenai penyediaan akses yang adil dan merata terhadap air bersih yang merupakan hak dasar setiap orang. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Pontianak ikut andil untuk memastikan infrastruktur yang memadai untuk penyediaan air bersih, termasuk pembangunan dan pemeliharaan sistem distribusi air serta pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.

Pemerintah daerah mengapresiasi kebiasaan masyarakat Pontianak yang sejak turun menurun melestarikan kearifan lokal dengan menampung air hujan. Selain melestarikan budaya, kebiasaan masyarakat menampung air hujan itu juga merupakan partisipasi aktif mereka pada pemerintah untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat. (*)

Tags: air hujanKearifan Lokalmenadahuntuk kehidupan
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Otsus Papua

Otsus Papua: Regulasi Kuat, Kurikulum Kearifan Lokal Masih Mandek

September 14, 2026
Papua Tengah

Pembangunan di Papua Tengah mesti berbasis kearifan lokal

April 8, 2026

Dari Buka Tutup Gurita di Pulau Langkai–Lanjukang, Sulawesi Selatan, hingga Sawora dan Kadup di Teluk Wondama, Papua Barat

September 16, 2025

Bisnis berbasis Kearifan Lokal mengangkat model ekonomi adat Papua ke Pasar internasional

April 10, 2025

Pokja adat MRP dukung kearifan lokal sasi perlu dibuat perda

July 6, 2024

Warga Kampung Tua Depapre rencanakan gelar Tiyatiki, upacara tutup laut

June 30, 2024

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
Festival Kopi Papua Tengah

English Story

Jayawijaya KNPI calls for independent investigation into fatal Nduga shooting
29 October 2026
Jayawijaya KNPI calls for independent investigation into fatal Nduga shooting

Jayapura, Jubi – The Indonesian National Youth Committee (KNPI) in Jayawijaya Regency, Papua Pegunungan Province, has called for an independent [...]

Bad weather disrupts flights at Sentani Airports, 225 services cancelled
29 October 2026
Bad weather disrupts flights at Sentani Airports, 225 services cancelled

Sentani, Jubi – A total of 225 flights at Sentani International Airport in Jayapura Regency, Papua Province, were cancelled between [...]

Student arrested after clash with Dutch national in Manokwari
28 October 2026
Student arrested after clash with Dutch national in Manokwari

Manokwari, Jubi – A joint team from the Manokwari Police Criminal Investigation Unit and Amban Police have arrested PH, a [...]

West Papua lawmaker urges governor to return special autonomy oil and gas revenue to Jakarta
28 October 2026
West Papua lawmaker urges governor to return special autonomy oil and gas revenue to Jakarta

Manokwari, Jubi – West Papua Provincial Legislative Council Golkar faction leader Amin Ngabalin has urged Governor Dominggus Mandacan to return [...]

Fire destroys sago groves, threatening Indigenous food security in Kimaam
27 October 2026
Fire destroys sago groves, threatening Indigenous food security in Kimaam

Jayapura, Jubi – A fire that swept through sago groves and peatland in Turiram village, Kimaam district, Merauke regency, South [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Hak ekonomi karya jurnalistik

Hak ekonomi karya jurnalistik dalam RUU hak cipta jamin kebebasan pers

October 29, 2026
Indosat

Terus Tumbuh Double-Digit, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Inti Telekomunikasi untuk Kembangkan AI

October 29, 2026
Komoditas perkebunan memperkuat ekonomi masyarakat

Pengembangan komoditas perkebunan untuk memperkuat ekonomi masyarakat Papua Tengah

October 29, 2026
Kolaborasi mengembangkan potensi kopi

Gubernur Nawipa: Perlu kolaborasi mengembangkan potensi kopi Papua Tengah

October 29, 2026
Krisis air di Fiji karena El Nino

Fiji hadapi krisis air berkelanjutan seiring berkembangnya El Niño

October 29, 2026
Peringatan masker di PNG

Peringatan untuk memakai masker di PNG

October 29, 2026
Kemitraan dengan Israel

Pacific Elders’ Voice serukan pembatalan kemitraan dengan Israel

October 29, 2026
Pekerja mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan

Pekerja bukan penerima upah bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan

October 28, 2026
Sekolah di PNG terdampak El Nino

El Nino memaksa sekolah-sekolah di Madang PNG ditutup lebih awal

October 28, 2026
Krisis air di Fiji karena El Nino

Fiji hadapi krisis air berkelanjutan seiring berkembangnya El Niño

October 29, 2026
Kerusakan laut di Kepulauan Solomon

Permukaan rendah timbulkan kerusakan laut di Kepulauan Solomon

October 28, 2026
Kepala Dinas tersangka lakalantas

Kepala Dinas Pemkab Jayapura menjadi tersangka kasus tabrak lari

October 29, 2026
Kemitraan dengan Israel

Pacific Elders’ Voice serukan pembatalan kemitraan dengan Israel

October 29, 2026
Penembakan tiga warga Nduga

Warga Nduga ditembak: KNPI Jayawijaya desak investigasi dan evaluasi keamanan

October 28, 2026
Hak ekonomi karya jurnalistik

Hak ekonomi karya jurnalistik dalam RUU hak cipta jamin kebebasan pers

0
Indosat

Terus Tumbuh Double-Digit, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Inti Telekomunikasi untuk Kembangkan AI

0
Komoditas perkebunan memperkuat ekonomi masyarakat

Pengembangan komoditas perkebunan untuk memperkuat ekonomi masyarakat Papua Tengah

0
Kolaborasi mengembangkan potensi kopi

Gubernur Nawipa: Perlu kolaborasi mengembangkan potensi kopi Papua Tengah

0
Krisis air di Fiji karena El Nino

Fiji hadapi krisis air berkelanjutan seiring berkembangnya El Niño

0
Peringatan masker di PNG

Peringatan untuk memakai masker di PNG

0
Kemitraan dengan Israel

Pacific Elders’ Voice serukan pembatalan kemitraan dengan Israel

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara