• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Headline

Dialog Damai Papua? Ini respon kelompok Pro Papua Merdeka

March 11, 2022
in Headline, Nasional & Internasional
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: - Editor:
Dialog Papua

Ilustrasi - Dok. Jubi

0
SHARES
76
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Kombas HAM), Ahmad Taufan Damanik mengaku pihaknya telah menginisiasi dialog damai antara pemerintah Joko Widodo dan Orang Asli Papua (OAP), termasuk dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM). Pernyataan ini dibenarkan oleh Komisioner Komnas HAM RI, Beka Ulung Hapsara.

“Betul.. Kita sudah dapat “ijin” utk ketemu dan dialog dengan OPM. Baik di dalam maupun di luar negeri,” kata Beka kepada Jubi, Kamis (10/3/2022).

Dalam pernyataannya Ahmad Taufan Damanik mengklaim Presiden Jokowi, Menkopolhukam Mahfud MD hingga TNI-Polri telah setuju untuk melakukan dialog damai tersebut.

Lanjut Beka, Komnas HAM RI akan datang ke Papua minggu depan untuk membahas wacana ini dengan berbagai pihak.

Wacana dialog damai ini ditanggapi oleh mantan Tahanan Politik (Tapol) Papua, Filep Karma. Mantan tapol ini tidak yakin Komnas HAM RI bisa menjalankan proses dialog damai yang mereka wacanakan ini. Sekalipun Presiden Jokowi dikatakan oleh Komnas HAM RI sudah setuju proses dialog ini dimulai, Karma meragukannya karena Komnas HAM RI selama ini menurutnya tidak pernah tuntas menyelesaikan masalah HAM di Tanah Papua.

“Komnas HAM Indonesia ini selama ini ada dimana? Selama ini kasus-kasus dugaan pelanggaran HAM di Papua hanya dipublikasikan tanpa penyelesaian. Setelah bikin publikasi terus kasih tinggal begitu saja. Baru sekarang mau inisiasi dialog?” tanya mantan Tapol Papua ini.

BERITATERKAIT

Koalisi: Berikan akses kepada PIF memantau kondisi HAM di Tanah Papua

Pemerintah Indonesia berikan hibah untuk renovasi gedung parlemen Vanuatu

Pemprov Papua rumuskan aturan penggunaan replika Cenderawasih

Kapal RS TNI AL Indonesia merawat pasien dan mengoperasi warga Vanuatu

Karma mengatakan tahun 2019 lalu Jokowi sudah pernah mengatakan hal yang sama, mau berdialog dengan pihak pro-kemerdekaan Papua. Pernyataannya ini disampaikan di Istana Bogor. Pernyataannya ini merespon usulan sejumlah anggota DPRD se Papua dan Papua Barat.

“Tapi tidak terjadi sampai hari ini,” ujar Karma.

Saat ini, kata Karma, siapapun yang mau melakukan dialog damai atau apapun namanya yang berkaitan dengan persoalan Papua, harus melibatkan pihak internasional.

“Karena sudah jelas akarnya, Papua menjadi bagian dari Indonesia karena keterlibatan pihak internasional. PBB, Amerika Serikat dan Belanda terlibat secara diam-diam dalam aneksasi Papua oleh Indonesia,” kata Karma kepada Jubi, Kamis (10/3/2022).

Perjanjian New York (New York Agreement) 1962, Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) 1969 dan Resolusi PBB Nomor 2504 Tahun 1969, yang menjadikan Papua bagian dari Indonesia menurutnya melibatkan pihak internasional.

Lanjutnya, rakyat Papua sudah belajar dari proses Kongres Rakyat Papua II tahun 2001 yang hanya melibatkan Jakarta dengan Rakyat Papua. Posisi rakyat Papua lemah karena pihak-pihak yang mewakili rakyat Papua saat itu tidak konsisten dan bermuka dua.

“Presidium Dewan Pappua (PDP) ada yang kakinya di dua sisi sehingga saat pengambilan keputusan yang krusial, mereka ragu-ragu dan takut. Kami, pihak tahanan politik Papua kalah suara,” kata Karma menjelaskan saat itu posisi tahanan politik Papua adalah Papua Merdeka, tidak ada pilihan lain.

Pihak yang paling tepat berdialog dengan Pemerintah Indonesia, lanjut Karma adalah United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) yang dulu dikenal sebagai Tentara Pembebasan Nasional OPM, sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM). Kedua organ Papua Merdeka ini menurutnya adalah representasi yang tepat untuk mewakili rakyat Papua berdialog dengan Pemerintah Indonesia.

ULMWP menekankan dialog damai hanya bisa terjadi jika Pemerintah Indonesia menunjukkan keseriusan dalam menangani akar masalah di Papua. Benny Wenda, Ketua ULMWP sebelumnya sudah mengajukan enam syarat agar dialog antara Pemerintah Indonesia dengan ULMWP bisa berlangsung. Syarat-syarat itu adalah : 1. Orang-orang Papua yang telah lama bertekad menuntut referendum, diikutsertakan dalam dialog; 2. Pertemuan dilakukan melalui mediasi pihak ketiga (Misalnya diselenggarakan oleh PBB atau negara pihak ketiga yang disepakati); 3. Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia diizinkan untuk mengunjungi Papua Barat; 4. Pembebasan semua tahanan politik Papua; 5. Penarikan personel militer dan polisi dari seluruh tanah Papua; 6. Membuka akses untuk jurnalis dan LSM internasional ke Papua.

“Supaya kami percaya bahwa niat Indonesia ini serius, Indonesia harus menunjukkan itikad baik dan setuju pra-kondisi kami. Keinginan kami adalah mencapai referendum yang demokratis, untuk menjunjung tinggi hak kami untuk mandiri,” jelas Benny sambil mengulangi syarat-syarat yang sudah pernah diajukan ULMWP.

Karma tegas menolak wacana dialog soal kesejahteraan yang selama ini diwacanakan pemerintah Indonesia.

“Rakyat Papua bukan ingin berdialog soal kesejahteraan. Tapi rakyat Papua harus berdialog soal masa depannya. Status politik dan kedaulatan rakyat Papua sebagai sebuah bangsa yang bebas menentukan nasibnya sendiri,” kata Karma.

Karma yang diyakini memiliki hubungan baik dengan kelompok pro Papua Merdeka juga menolak terlibat dalam proses yang diwacanakan oleh Komnas HAM RI ini. Ia menegaskan posisinya ada bersama rakyat Papua yang menginginkan Papua Merdeka.

“Saya orang yang pernah menjadi tahanan politik karena perjuangan Papua Merdeka. Saat ini pun saya masih menjadi tahanan di penjara yang lebih luas. Posisi saya tidak netral. Saya jelas ada di pihak Papua harus merdeka,” kata Karma. (*)

Tags: DialogIndonesiaOPMPapuaULMWP
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Indonesia mesti menjawab pelanggaran HAM

Koalisi: Berikan akses kepada PIF memantau kondisi HAM di Tanah Papua

October 11, 2026
Hibah renovasi gedung parlemen Vanuatu

Pemerintah Indonesia berikan hibah untuk renovasi gedung parlemen Vanuatu

October 10, 2026

Pemprov Papua rumuskan aturan penggunaan replika Cenderawasih

October 8, 2026

Kapal RS TNI AL Indonesia merawat pasien dan mengoperasi warga Vanuatu

October 7, 2026

Gereja Asia desak kekerasan di Papua dihentikan lewat deklarasi Chiang Mai

October 8, 2026

Pelaku usaha iklim Indonesia terpilih sebagai KINETIK Sweef Fellows

October 3, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papuan Indigenous Communities Achieve Self-Reliance Through Customary Forest Management
10 October 2026
Papuan Indigenous Communities Achieve Self-Reliance Through Customary  Forest Management

Teminabuan, Jubi – Indigenous Papuans have their own ways of managing customary forests to ensure they remain protected. They harvest [...]

Cenderawasih University student reports police officers over alleged assault
9 October 2026
Cenderawasih University student reports police officers over alleged assault

Jayapura, Jubi – Wialo Silak, chair of Cenderawasih University’s Student Consultative Assembly (MPM Uncen) for the 2026–2027 term, has reported [...]

Merauke regent calls for 2027 special autonomy funds to target three priorities
9 October 2026
Merauke regent calls for 2027 special autonomy funds to target three priorities

Merauke, Jubi – Merauke Regent Yoseph Bladib Gebze has called for Papua’s 2027 Special Autonomy (Otsus) funds to focus on [...]

Authorities stop smuggling of 115 parrot eggs from Merauke
8 October 2026
Authorities stop smuggling of 115 parrot eggs from Merauke

Merauke, Jubi – Authorities in Indonesia’s South Papua province have intercepted an attempt to smuggle 115 wild parrot eggs from [...]

Asian churches for an end to violence in Papua through Chiang Main declaration
8 October 2026
Asian churches for an end to violence in Papua through Chiang Main declaration

Jayapura, Jubi – A symposium of Asian churches has called for an end to violence in Papua through a declaration [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
PSN penghancur hutan hujan tropis

Aliansi: Hentikan PSN penghancur hutan hujan tropis di Tanah Papua

October 11, 2026
Indonesia mesti menjawab pelanggaran HAM

Koalisi: Berikan akses kepada PIF memantau kondisi HAM di Tanah Papua

October 11, 2026
Pemilu PNG

KPU PNG membutuhkan banyak waktu selenggarakan Pemilu 2027

October 11, 2026
Pesta Olahraga Melanesia

Akankah segera ada pesta olahraga Melanesia?

October 11, 2026
PM Solomon hari kemerdekaan Fiji

PM Solomon ucapkan selamat kemerdekaan Fiji ke-56

October 11, 2026
KRI tiba di Fiji

KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 tiba di Fiji

October 11, 2026
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

October 10, 2026
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

October 10, 2026
Hibah renovasi gedung parlemen Vanuatu

Pemerintah Indonesia berikan hibah untuk renovasi gedung parlemen Vanuatu

October 10, 2026
MRP verifikasi dokumen IPDN

MRP Papua Tengah verifikasi faktual dokumen, memastikan hak OAP masuk IPDN

October 10, 2026
Bakal calon ketua PSSI

Empat orang mendaftar sebagai bakal calon Ketua Pengprov PSSI Papua Barat

October 9, 2026
Samudra Pasifik

Samudra Pasifik bukanlah penyebab krisis iklim

October 10, 2026
RSUD Yowari

Keluarga pasien berharap Pemkab Jayapura evaluasi menyeluruh RSUD Yowari

March 17, 2026
Pemeriksaan kesehatan

Dinkes Jayapura hadirkan dokter spesialis saat pemeriksaan kesehatan gratis

March 17, 2026
PSN penghancur hutan hujan tropis

Aliansi: Hentikan PSN penghancur hutan hujan tropis di Tanah Papua

0
Indonesia mesti menjawab pelanggaran HAM

Koalisi: Berikan akses kepada PIF memantau kondisi HAM di Tanah Papua

0
Pemilu PNG

KPU PNG membutuhkan banyak waktu selenggarakan Pemilu 2027

0
Pesta Olahraga Melanesia

Akankah segera ada pesta olahraga Melanesia?

0
PM Solomon hari kemerdekaan Fiji

PM Solomon ucapkan selamat kemerdekaan Fiji ke-56

0
KRI tiba di Fiji

KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 tiba di Fiji

0
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara