Merauke, Jubi – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Merauke, Papua Selatan menghadirkan program hunian murah dengan down payment atau DP nol rupiah alias tanpa uang muka untuk masyarakat umum, pengawai negeri, dan anggota TNI-Polri di wilayah pemerintahannya.
Untuk mewujudkan program hunian terjangkau ini, Pemkab Merauke bekerja sama dengan PT Arya Nusantara Sartika selaku pelaksana atau pengembang, dan Bank Tabungan Negara atau BTN sebagai penyaluran kredit rumah.
Proyek hunian tanpa uang muka itu dikerjakan di sebuah lahan di Jalan Irian Cikombong, Kelurahan Kamundu, Distrik Merauke, dan diberi nama Perumahan Banggu Permai Residence, dengan tipe rumah 36/96, dilengkapi dua kamar tidur, satu kamar mandi, dapur, ruang tamu, dan serta untuk satu mobil.
Pemkab Merauke berencana membangun 1.156 unit rumah tanpa uang muka, dan pada tahap awal program ini akan dibangun 200 unit rumah.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
Menurutnya, program tersebut hadir sebagai jawaban dari program 100 hari kerja awal masa kepemimpinannya sebagai bupati bersama wakilnya, Fauzun Nihayah.
“Program ini (hunian murah) merupakan komitmen nyata pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus mendukung program pemerintah pusat yakni tiga juta rumah,” kata Yoseph Gebze kepada wartawan usai melakukan peluncuran program hunian murah di Merauke, Sabtu (24/5/2025).
Yoseph Gebze mengatakan, kebutuhan primer masyarakat adalah sandang, pangam dan papan. Ini merupakan bagain yang harus diperhatikan pemerintah, sehingga Pemkab Merauke mencoba menjawab salah satu dari kebutuhan tersebut.
Pemkab Merauke kata Gebze, berkewajiban menghadirkan berbagai terobosan untuk bagaimana memenuhi kebutuhan masyarakat di sana.
“Kami memahami pentingnya tempat tinggal yang layak bagi setiap keluarga. Melalui program ini, kami tidak hanya memberikan akses ke hunian yang terjangkau, tapi juga mendukung kesejahteraan masyarakat Merauke,” ujarnya.
Katanya, moto besarnya bersama wakil Bupati Fauzun Nihayah ialah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu wujudnya melalui program perumahan yang dikerjakan dengan sumber dana dari APBD maupun APBN, sekaligus menghadirkan pengembang yang bisa membantu pemerintah daerah di sana.
Program tersebut diharapkan dapat menyentuh strata sosial masyarakat menengah ke bawah, mengingat program ini dihadirkan tanpa uang muka.
Pemkab Merauke juga berencana mengembangkan program tersebut di distrik lain, yang tingkat kepadatannya cukup tinggi, seperti Distrik Jagebob, Tanah Miring dan Semangga.
Sementara itu, Direktur PT Arya Nusantara Sartika, Nanang menjelaskan bahwa hunian murah merupakan program Pemerintah Kabupaten Merauke. Sebagai pengembang, pihaknya akan mewujudkan program tersebut sebaik mungkin, sehingga bermanfaat bagi orang banyak.
“Kami akan membangun fasilitas rumah yang aman, nyaman dan bebas banjir serta akses jalan yang baik disertai pos polisi dan pos kemananan, rumah ibadah sarana penunjang kebutuhan sehari hari serta fasilitas umum lainnya,” kata Nanang.
Nanang berkomitmen merampungkan proyek tersebut sesegera mungkin, sehingga secepatnya dapat ditempati oleh masyarakat.
“Kehadiran kami harus bisa memberikan kontribusi dan manfaat bagi masyarakat di Kabupaten Merauke. Kami memberikan program gratis DP, akses mudah, bebas banjir dengan rekaiasa sistem terkoneksi saluran buang primer,” ujarnya. (*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua



















Discussion about this post