• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Tanah Papua

Orang Papua perlu sekolah alternatif untuk meningkatkan keterampilannya

August 2, 2022
in Tanah Papua
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: - Editor:
Misteri Kebijakan Negara di Papua

Diskusi buku I Ngurah Suryawan bertajuk "Hidup Papua, Suatu Misteri" yang berlangsung di Sekretariat Koalisi Kampus untuk Demokrasi Papua, Kota Jayapura, Senin (1/8/2022). - Jubi/Hengky Yeimo

0
SHARES
6
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Orang Papua perlu semacam sekolah alternatif untuk meningkatkan keterampilan dan pemahaman mengelola komoditas dan hasil sumber daya alam. Pemerintah daerah di Papua harus membantu menyiapkan alat produksi agar orang Papua bisa mengelola sendiri berbagai komoditas lokal dan sumber daya alam di wilayahnya.

Hal itu disampaikan perwakilan Sinode GKI, Rina Yanike Krebru dalam diskusi bedah buku “Hidup Papua Suatu Misteri” karya I Ngurah Suryawan yang diselenggarakan Koalisi Kampus untuk Demokrasi Papua di Kota Jayapura pada Senin (1/8/2022). Krebru mengatakan peningkatan kapasitas orang Papua untuk mengelola berbagai komoditas lokal sumber daya alam (SDA) itu juga harus dibantu pemerintah dan gereja.

Menurut Krebru, jika Orang Asli Papua mampu mengolah berbagai komoditas lokal, orang Papua akan mengubah hidup mereka dengan hasil usahanya. “Kita kurang teknik pengolahan, membuat prodak [untuk] dijual. Kami mengelola [pengolahan] pisang menjadi keripik, pisang goreng, pisang keju, dan sebagainya. Masyarakat punya kebun. Sekarang pemerintah membantu alat, bisa dibantu dari sumber uang desa atau lainnya,” katanya.

Krebru mengatakan, orang Papua belum memunyai keterampilan dan kesempatan belajar yang baik. “Kita kelola [dan] kuasai teknologi pertanian, agar kita dapat membangun diri sendiri di tanah kita,” katanya.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Krebru mengatakan buku “Hidup Papua Suatu Misteri” karya I Ngurah Suryawan mengungkapkan banyak hal yang yang menjadi misteri di Tanah Papua. Penulis menuliskan berdasarkan pengalaman empiris di kampung kampung.

“Kami memahami Papua misteri, alamnya yang kaya, budayanya unik. Buku itu memotret keterisolisian warga Papua karena ketidakhadiran Negara di Tanah Papua. Juga bagaimana orang Papua menghadapi era globalisasi yang terjadi di Tanah Papua, [dan] bagaimana kebudayaan Orang Asli Papua tergerus,” kata Krebru.

Ia mengatakan I Ngurah Suryawan juga mengambil data empiris di lapangan, menulis esai yang mendokumentasikan aspek sosial-budaya, pelanggaran Hak Asasi Manusia, eksploitasi SDA, tapi juga kebangkitan ekonomi Orang Asli Papua.

BERITATERKAIT

Buku “Metode Pengembangan Teori Antropologi”, upaya mendorong produksi ilmu pengetahuan

48 tahun refleksi jurusan antropologi Fisip Universitas Cenderawasih Papua

Dekan FISIP Uncen harapkan hasil riset antropologi digunakan membangun Papua

Uncen hadirkan Antropolog Jerman dalam kuliah umum

Krebru mengatakan persoalan pelik yang dialami orang Papua adalah bentuk pelanggaran Negara dan perubahan sosial yang terjadi. “Saya melihat bahwa penulis mewawancarai korban eksploitasi SDA di kampung-kampung, dan menuliskannya, mengungkapkan misteri yang dialami oleh orang Papua,” kata Krebru. (*)

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Tags: AntropologAntropologiBedah BukuHidup Papua Suatu MisteriI Ngurah SuryawanKoalisi Kampus untuk Demokrasi PapuaPendidikan AlternatifSekolah Alternatif
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah V Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dian Patria perwakilan saat menjadi pembicara pada diskusi hari pangan internasional di Sorong, Sabtu (18/10/2025). – Jubi/Gamaliel

Membongkar praktik buruk investasi di Tanah Papua

October 18, 2025
pastor

Pastor Yance Yogi mengutuk pelaku penembak warga sipil di Intan Jaya

October 18, 2025

LP3BH Manokwari protes: Relawan dianiaya aparat di Moskona Utara

October 18, 2025

Pinehas Torey, Anggota Nieuw Guinea Raad dari Teluk Wondama

October 18, 2025

Polda Papua Barat kirim 169 personel BKO amankan perayaan 1 abad peradaban di Wondama

October 17, 2025

Pelajar dan Mahasiswa Mimika-Puncak desak penyelesaian konflik antar warga di Kwamki Narama

October 17, 2025

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

April 4, 2026
venue

Evaluasi listrik venue PON Papua, PLN dan Pemprov akan lakukan survei kebutuhan daya

April 4, 2026
Mahasiswa

IPMAPAPARA dan mahasiswa Kawanua nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

April 4, 2026
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

April 4, 2026
beasiswa

ULMWP sebut beasiswa RI propaganda, Kedutaan RI bantah

April 4, 2026
Kaledonia Baru

UU Reformasi konstitusi Kaledonia Baru ditolak Majelis Nasional Prancis

April 4, 2026
Tambrauw

Mediasi Komnas HAM–Bupati Tambrauw, 5 DPO penyerangan Bamusbama serahkan diri

April 4, 2026
persipura

Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

April 2, 2026
beasiswa

Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

April 2, 2026
ekskavator

Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

April 1, 2026
Peristiwa Dogiyai

Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

April 3, 2026
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

April 4, 2026
gubernur

Ini penjelasan Gubernur Fakhiri terkait pemberhentian petugas kebersihan

March 31, 2026
Gubernur

Gubernur Papua Barat sebut pekan depan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat

April 1, 2026
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

0
venue

Evaluasi listrik venue PON Papua, PLN dan Pemprov akan lakukan survei kebutuhan daya

0
Mahasiswa

IPMAPAPARA dan mahasiswa Kawanua nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

0
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

0
beasiswa

ULMWP sebut beasiswa RI propaganda, Kedutaan RI bantah

0
Kaledonia Baru

UU Reformasi konstitusi Kaledonia Baru ditolak Majelis Nasional Prancis

0
Tambrauw

Mediasi Komnas HAM–Bupati Tambrauw, 5 DPO penyerangan Bamusbama serahkan diri

0

Trending

  • persipura

    Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara