Wamena, Jubi – Jelang Festival Budaya Lembah Baliem atau FBLB, awal Agustus 2024 mendatang, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meminta kepada 10 pengelola objek wisata setempat, agar segera lakukan standarisasi harga tiket pengunjung.
Hal itu disampaikan oleh Penjabat atau Pj Bupati Jayawijaya, Thony M Mayor saat ditemui Jubi di kantor Bupati Jawijaya, Senin pagi (8/7/2024).
FBLB akan digelar di Distrik Wosilimo, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. 10 objek wisata pendukung FBLB tersebar di sejumlah tempat. Mulai dari distrik Kurulu yakni, Distrik Wadangku, distrik Wosilimo, distrik Libarek, Distrik Wita Waya, Distrik Pisugi dan Distrik Kurulu itu sendiri.
10 objek wisata di antaranya yakni, Pasir putih, Mumi Aikima dan Mumi di Kurulu/Jwika, Gua Bunda Maria, Taman pinus, Telah biru, serta beberapa obyek menarik lainnya.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
Menurutnya hal itu sangat penting dipersiapkan jauh hari. Agar bisa memberikan kenyamanan pengunjung. baik regional maupun mancanegara.
“Kita minta dan imbau, 10 pengelola objek wisata di Kurulu itu bisa lakukan standarisasi harga tiket, baik kategori paket maupun perorangan,” katanya.
Dia mencontohkan wisata Mumi. Satu paketan standar harganya berapa, begitu juga perorangan. Jangan asal main patok harga kepada wisatawan.
Dirinya juga meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata setempat, bangun koordinasi dan komunikasi. Satukan berbagai konsep. Mulai harga tiket, kebersihan di sekitar tempat wisata, hingga yang paling penting kenyamanan wisatawan. Beberapa fasilitas pendukung lainnya juga perlu disiapkan jauh -jauh hari.
“Sehingga wisatawan benar – benar merasa puas. Agar di iven -iven berikutnya mereka mau datang lagi ke Wamena,” katanya
Sebelumnya, pihaknya telah mengundang 10 pengelola objek wisata dalam sebuah gelaran seminar terkait pengembangan wisata, dilanjutkan diskusi panel. Menghadirkan sejumlah narasumber. Membahas potensi wisata Wamena.
Sementara itu perwakilan koordinator 10 Objek wisata, Kristian Jet, menyatakan rasa terima kasih kepada Pemkab Jayawijaya, yang merencanakan (FBLB) kali ini tetap dilaksanakan di Distrik Wosilimo.
“Kita merasa bersyukur karena (FBLB) ini membawa dampak positif bagi kita baik pengelola 10 objek wisata, maupun untuk masyarakat dari 6 distrik ,” katanya
Pihaknya juga mengaku telah menerima permintaan, terkait standarisasi harga tiket masuk ke objek wisata yang ada. Untuk itu pihaknya akan menggelar rapat internal. (*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua



















Discussion about this post