• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Seni & Budaya

12 tahun Hari Noken Papua Sedunia, Titus Pekei: Budi daya bahan baku itu penting!

December 7, 2024
in Seni & Budaya
Reading Time: 5 mins read
0
Penulis: Hengky Yeimo - Editor: Zely Ariane
Hari Noken

Titus Pekei Penggagas Noken Papua ke UNESCO - Doc. Pribadi Titus Pekei

0
SHARES
70
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Dogiyai, Jubi – Penggagas Noken Papua di UNESCO, Titus Pekei, menegaskan pembicaraan soal Noken berarti mesti bermula dari bagaimana potensi dan kesiapan bahan baku atau  bahan mentah, sehingga noken bisa dianyam oleh tangan-tangan terampil perempuan, para Mama dan Bapak perajin Noken Papua.

“Bahan Noken beragam, bukan satu dua [jenis], karena setiap suku kenal bahan baku pohon [untuk dianyam menjadi] Noken, bahan noken [masih] sangat menjanjikan, berlimpah di Tanah Papua,” kata Titus Pekei kepada Jubi melalui layanan pesan, Kamis (5/12/2024).

Dia menyebutkan bahan baku noken yang dikenal semua suku di Tanah Papua adalah berasal dari serat kayu pohon ganemo atau genemon atau Gnetum gnemon yang di Pulau Jawa dikenal sebagai pohon melinjo. Dalam bahasa daerah Suku Mee, Papua disebut Damiyo.

signal 2024 12 06 09 15 34 908
Infografis. – Jubi/LeonArt

Menurut Pekei hampir semua wilayah adat di Tanah Papua memiliki pohon ganemo, namun upaya pembudidayaannya oleh pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan setempat masih kurang. “Mestinya ada upaya persiapkan bibit untuk dibagi ke masyarakat luas, ditanam di lokasi lahan atau tanah kosong, ditanam di halaman kantor, tanam di halaman sekolah, tanam di halaman rumah ibadah, tanam di halaman balai desa serbaguna kampung, distrik, kabupaten/kota, provinsi di Tanah Papua, sangat potensial namun diterlantarkan seakan-akan miskin bahan baku,” kata Pekei.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Pekei mengatakan, dirinya tak lagi aktif di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk terlibat dalam pelaporan periodik perlindungan Noken ke UNESCO. Menurutnya hal itu disebabkan karena usulannya untuk budidaya bahan baku noken tidak kunjung diakomodir.

“Setelah tidak ada lagi yang mendorong terkait budidaya bahan baku noken, ada pihak ASN yang mengklaim diri sebagai pegiat noken adakan program dari kementerian yang ada di Jayapura untuk meng-klaim komunitas Mama-mama noken Papua,” katanya.

Pekei menyesalkan tindakan-tindakan klaim terhadap noken. Mestinya, menurut dia, pihak-pihak memahami bahwa noken ditetapkan untuk ilmu pengetahuan, pendidikan dan kebudayaan  yang berbasiskan komunitas perajin noken di tujuh wilayah adat budaya Papua.

BERITATERKAIT

Tambrauw rayakan Hari Noken Sedunia dengan konser dan pameran anyaman

Pengakuan UNESCO atas Noken: Menjaga identitas dan harapan Orang Papua

Program Kaju Noken dicanangkan, upaya angkat status warisan dunia noken

Festival Noken Tanah Papua 2024 di Jakarta, Freeport Indonesia undang seniman Kamoro

“Sampai kapanpun tidak bisa diklaim … tanpa memerhatikan … budi daya bahan warisan budaya noken,” katanya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Sehingga saya berharap agar tidak boleh lagi ada klaim mengklaim program, …biarkan masyarakat sendiri yang menjadi objek dari program tersebut demi pembudidayaan bahan  baku noken Papua,” katanya.

Peringatan 12 tahun Noken Papua warisan budaya dunia

Titus Pekei mengatakan tema Hari Noken oleh UNESCO ke -12 yang jatuh pada 4 Desember 2024 yakni, “Masyarakat Noken Papua Kembali ke Kearifan Lokal,”. Pilihan tema ini menurutnya bukan kebetulan, melainkan telah dipikirkan matang-matang, termasuk mempertimbangkan kondisi lingkungan dan budaya yang tengah dialami masyarakat Papua saat ini.

“Makin hari, kita merasakan bahwa perkembangan dunia berlari begitu cepat yang membuat kita masyarakat Papua juga kelimpungan menghadapinya. Kita mulai meninggalkan kearifan yang kita punya, tapi saat yang sama kita juga belum menemukan titik pijak yang sesungguhnya agar kita bisa melangkah bersama dalam perubahan ini,” katanya.

Pekei mengatakan, setelah 12 tahun UNESCO mengakui Noken sebagai warisan budaya tak benda dunia, sebenarnya menjadi titik masuk masyarakat adat Papua untuk kembali pada kearifan lokal itu sebagai pegangan menghadapi perubahan.

IMG 20241118 WA03082
Surat Penetapan Hari Noken Sebagi Hari Rencana Aksi Perlindungan Warisan budaya Noken -Doc. Titus Pekei

“Namun, yang terjadi, hanya sekali-sekali kita menengok ke warisan budaya ini, dan memperlakukannya tak lebih dari seremonial yang tak bermakna. Kearifan lokal bukan sekedar cara untuk membuat kita bernilai secara budaya, tapi yang terpenting nilai-nilai itu dipraktikan untuk menjaga hidup bersama yang harmonis, menghargai lingkungan dan menghargai cara hidup yang berbeda dari masyarakat Papua,” katanya.

Pekei menambahkan, saat ini Orang Papua tidak bisa lagi hidup di masa lampau, pun juga tidak bisa menjadikan semua yang terjadi di masa lalu dipraktikan saat ini. “Tetapi kita bisa mencari hal yang baik untuk diteruskan. Ini hanya bisa tercapai kalau orang terus berkarya dalam kebudayaan karena di sana dia akan terus melakukan refleksi dan transformasi,” katanya.

Pekei mengajak semua pihak untuk mendukung kegiatan-kegiatan Mama dan Bapa Noken, memberi tempat pada penggunaan noken, serta menyambut dengan riang gembira perayaan hari Noken UNESCO ini.

“Kita terus berkreasi dan terus mendukung setiap usaha yang menjadikan kearifan lokal sebagai cara melakukan transformasi sosial. Apa yang kita tanam saat ini, itulah yang kita panen nantinya. Apa yang tidak kita tanam, kita juga tidak akan menjadi bagian dari panen itu kendati panennya berlimpah banyak,” tutupnya.

Hari Noken Papua adalah penghargaan

Pekei mengatakan, peringatan Hari Noken UNESCO setiap 4 Desember sejak 2012 sebagai sesuatu yg tidak pernah dibayangkan sebelumnya.

Pekei mengatakan, Pemerintah Indonesia, Pemerintah-pemerintah provinsi di Tanah Papua dan Perserikatan Bangsa-Bangsa sudah saatnya menaruh perhatian pada penyelamatan tanah penghasil bahan baku dan manusia perajin noken di Tanah Papua.

IMG 20241122 WA0221
Surat Penghargaan Penetapan Noken di UNESCO 4 Desember 2012 – Doc. Titus Pekei

“Ekosistem alam ekologis Papua saatnya diselamatkan dari ambisi ekonomi global yang memusnahkan kehidupan di tanah ini, Mama Tanah Papua,” katanya.

Pekei mengingatkan peringatan 4 Desember  sekaligus melambangkan hari pemajuan kebudayaan, yang berasaskan toleransi, keberagaman, kelokalan, lintas wilayah, partisipatif, manfaat, keberlanjutan, kebebasan berekspresi, keterpaduan, kesederajatan, dan gotong-royong.

“Dalam pemajuan kebudayaan, noken bertujuan untuk mengembangkan nilai-nilai luhur budaya bangsa, memperkaya keberagaman budaya, memperteguh jati diri bangsa, memperteguh persatuan dan kesatuan bangsa, mencerdaskan kehidupan bangsa, meningkatkan citra bangsa, meningkatkan kesejahteraan rakyat, melestarikan warisan budaya bangsa, dan mempengaruhi arah perkembangan peradaban dunia, sehingga kebudayaan menjadi haluan pembangunan nasional,” katanya.

Hari pemajuan kebudayaan

Pegiat Budaya Papua dan Pendiri Belantara Papua, Max Binur mengapresiasi kerja keras Mama-mama Papua dimanapun yang selama ini telah mewariskan noken.

“Rajutan noken mu adalah identitas kita. Tuhan jaga, lindungi Mama dorang semua. Yang selama ini menjaga dan merawat Noken kehidupan sehingga bisa dikenal dunia,” katanya.

Max Binur berharap pada Hari Noken Sedunia ke-12 ini masyarakat semakin terdorong untuk kembali pada kearifan lokal.

“Ko jaga hutan, ko lestarikan noken dan kehidupan di Tanah Papua. Sebab hutan adalah sumber segala sumber kehidupan dari Orang Asli Papua dan sumber inspirasi kehidupan orang asli Papua,” katanya.

Warga Dogiyai, Agus Dogomo mengatakan, pemerintah pusat dan pemerintah daerah seharusnya mempunyai strategi yang baik dalam pembudidayaan Noken.

“Strateginya adalah bahwa setiap orang Papua yang mempunyai hutan harus dilindungi, pemerintah juga harus bantu untuk pemetaan secara daring agar tanah-tanah adat bisa dipantau, dan di hutan adat itu perlu didata ada tanaman hewan apa saja yang ada,” katanya.

Menurut Dogomo, kalau ada pemetaan maka jika ada potensi kerusakan hutan kita bisa deteksi. (*)

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Tags: Hari Noken SeduniaNoken PapuaWarisan Budaya Dunia
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Topeng roh Doro

Time for Papua : Jejak Orang Asli Papua di komunitas global sejak puluhan ribu tahun lalu ada di Leiden, Belanda

February 26, 2026
Bahasa Daerah

Penerapan perda bahasa daerah di Tanah Papua sebagai upaya melindungi identitas OAP

February 9, 2026

Anak-anak Kampung Yokiwa belajar seni dengan pendekatan alam

December 21, 2025

Kolaborasi para seniman lahirkan karya makna air dalam kehidupan

December 21, 2025

Alyakha Art Center gelar residensi seni ‘Wali No’

December 16, 2025

Dewan Kesenian Tanah Papua Kabupaten Jayapura gelar musda ke-V

December 9, 2025

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Peristiwa Dogiyai

Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

April 3, 2026
noken

Menjahit harapan dari noken: Cerita Yulita menghidupi keluarga

April 3, 2026
Residents evacuate one of the victims reportedly killed by gunfire during a police sweep in Kamuu District, Dogiyai Regency, Central Papua, Tuesday (March 31, 2026) - Supplied

Six civilians reported killed in Dogiyai incident

April 3, 2026
Fuel refueling activity at a gas station (SPBU) - Supplied

Pertamina confirms stable fuel prices : Manokwari Trade Office to conduct spot checks

April 2, 2026
KONI Papua

KONI Papua agendakan raker dan musorprov usai Paskah

April 2, 2026
Ditembak

Enam warga dilaporkan tewas dalam peristiwa di Dogiyai

April 2, 2026
BMKG

Waspada cuaca ekstrem di Tanah Papua sepekan ke depan, ini penjelasan BMKG

April 2, 2026
beasiswa

Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

April 2, 2026
gubernur

Ini penjelasan Gubernur Fakhiri terkait pemberhentian petugas kebersihan

March 31, 2026
Gubernur

Gubernur Papua Barat sebut pekan depan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat

April 1, 2026
Kadis pendidikan

Pemprov Papua Tengah buka rekrutmen tenaga guru kontak daerah 3T

March 31, 2026
ekskavator

Puluhan ekskavator tiba di Sorong Selatan, warga diimbau waspada

April 1, 2026
pasifik

Bagaimana negara kepulauan Pasifik menangani krisis BBM

April 2, 2026
persipura

Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

April 2, 2026
Peristiwa Dogiyai

Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

0
Residents evacuate one of the victims reportedly killed by gunfire during a police sweep in Kamuu District, Dogiyai Regency, Central Papua, Tuesday (March 31, 2026) - Supplied

Six civilians reported killed in Dogiyai incident

0
noken

Menjahit harapan dari noken: Cerita Yulita menghidupi keluarga

0
Fuel refueling activity at a gas station (SPBU) - Supplied

Pertamina confirms stable fuel prices : Manokwari Trade Office to conduct spot checks

0
KONI Papua

KONI Papua agendakan raker dan musorprov usai Paskah

0
Ditembak

Enam warga dilaporkan tewas dalam peristiwa di Dogiyai

0
BMKG

Waspada cuaca ekstrem di Tanah Papua sepekan ke depan, ini penjelasan BMKG

0

Trending

  • beasiswa

    Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini penjelasan Gubernur Fakhiri terkait pemberhentian petugas kebersihan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Papua Barat sebut pekan depan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemprov Papua Tengah buka rekrutmen tenaga guru kontak daerah 3T

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan ekskavator tiba di Sorong Selatan, warga diimbau waspada

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara