Nabire, Jubi – Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Nabire menyelenggarakan lomba dayung tradisional melibatkan masyarakat yang ada di pesisir pantai sebagai upaya pelestarian budaya. Sebanyak 15 tim putra dan tujuh tim putri ikut berlomba di Wisata Pantai Gedo, Jl. Christian Waray, Sanoba, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah pada Selasa (4/10/2025).
Wakil Bupati Kabupaten Nabire, Burhanuddin Pawennari mengatakan bahwa dayung ini merupakan salah satu budaya orang Papua yang hidup di pesisir dan kepulauan, sehingga lomba ini dapat melestarikan budaya orang Papua pesisir.
“Pemda Kabupaten Nabire tetap mendukung apa yang menjadi apa keinginan, apa yang menjadi aspirasi masyarakat khususnya yang berada di pesisir pantai agar lomba ini ke depan tetap masih diselenggarakan sebagai upaya pelestarian,” katanya.
Kepala dinas kebudayaan pariwisata pemuda dan olahraga, Martina Deba mengatakan kegiatan ini bertujuan melestarikan nilai-nilai budaya dari orang tua supaya tidak putus di situ saja dengan pergeseran nilai-nilai budaya modern saat ini.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
“Ini tujuan kami meningkatkan, menggali potensi-potensi atau nilai-nilai luhur. Dan karena ini juga tempat wisata sehingga kami promosi bahwa pariwisata itu tidak mati tapi pariwisata itu hidup, melestarikan nilai-nilai budaya, pelestarian olahraga, dan pariwisata,” katanya.
Martina Deba mengatakan kegiatan ini sudah dibuka pendaftaran secara umum, tidak membatasi, sehingga masyarakat banyak banyak yang daftar. Dan hari ini masyarakat antusias ikut melestarikan nilai-nilai budaya. Katanya antusias masyarakat luar biasa dan event sehingga pihaknya akan tingkatkan hal seperti begini untuk menggali potensi yang ada di masyarakat.
“Kami berpesan ini bukan hanya lomba, tapi cerita rakyat yang harus kita sampaikan kepada anak cucu kita bahwa dayung itu budaya pesisir pantai yang harus dilestarikan,” katanya.
Dari perlombaan dayung tradisional tersebut juara I mendapatkan hadiah uang tunai 10 Juta, juara II dapat 8 juta, juara III dapat 6 juta, dan harapan I dapat 5 juta. Demikian juga untuk lomba dayung tradisional putri. Selain hadiah uang tunai, peserta juga mendapatkan medali penghargaan.(*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua




















Discussion about this post