• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Rilis Pers

Mahasiswa Papua di Surabaya serukan stop transmigrasi

November 4, 2024
in Rilis Pers
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Timoteus Marten
Mahasiswa Papua yang tergabung dalam Ikatan Pelajar dan Mahasiswa/i Papua (IPMAPA) di Surabaya, Jawa Timur, menyatakan aksi menolak transmigrasi di Papua. - IST

Mahasiswa Papua yang tergabung dalam Ikatan Pelajar dan Mahasiswa/i Papua (IPMAPA) di Surabaya, Jawa Timur, menyatakan aksi menolak transmigrasi di Papua. - IST

0
SHARES
55
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Ikatan Pelajar dan Mahasiswa/i Papua (IPMAPA) di Surabaya, Jawa Timur, menyatakan bahwa dampak dari transmigrasi yang direncanakan Presiden Prabowo, sama halnya dengan penjajahan terhadap OAP atau orang asli Papua.

Transmigrasi atau bentuk penjajahan tersebut, menurut mahasiswa Papua, seperti dalam siaran pers yang dikutip Jubi di Jayapura, Papua, Senin (4/11/2024), adalah gambaran kolonialisme primitif, yang pernah diterapkan oleh Inggris pada abad pertengahan semasa ditemukannya benua Australia oleh Kapten James Cook dan mulai membangun koloni atau pemukiman penduduk Inggris di atas tanah adat suku Aborigin.

“Hal ini membuat populasi mereka ditekan untuk punah atau depopulasi, karena digempur oleh gelombang migrasi yang tak terkontrol oleh kolonial Inggris, yang berujung pada pembantaian massal populasi Aborigin, perampasan tanah ulayat, dan asimilasi paksa (kawin campur) yang menjadi faktor punah nya orang Aborigin dalam waktu 100 tahun,” demikian siaran pers tersebut.

Praktik seperti itu, digunakan hampir di separuh dunia yang dijajah oleh bangsa-bangsa Eropa pada abad pertengahan. Dan berhasil memusnahkan suku-suku pribumi. Selain Aborigin ada juga Indian Iroquis, Comanche, dan Apache di Amerika Serikat.

Data mahasiswa ini, menyatakan bahwa populasi suku Indian hanya 2,9% dari total 100% penduduk Amerika Serikat.

“Karena minoritas, mereka tidak punya kekuatan politik apapun, untuk mempertahankan tanah leluhur mereka dari perampasan Republik kapitalis liberal Amerika Serikat.”

Disebutkan bahwa kebijakan transmigrasi atau penjajahan pendudukan di Papua, dimulai sejak 1964–sejak dikumandangkan Trikora oleh Presiden soekarno. Poin kedua Trikora berbunyi “bersiap-siaplah untuk mobilisasi umum di seluruh tanah Papua” menjadi seruan, sekaligus sebagai legitimasi jalannya kebijakan transmigrasi di Tanah Papua.

BERITATERKAIT

Otsus Papua: Regulasi Kuat, Kurikulum Kearifan Lokal Masih Mandek

Teror berulang bukti kegagalan negara melindungi pekerja HAM di Papua

LBH Papua Sorong pertanyakan laporan penganiayaan yang diduga dilakukan polisi

Komnas HAM Papua: Kekerasan tak menyelesaikan masalah Papua

“Tercatat ada 78 ribu KK dengan jutaan jiwa migran dari luar tanah Papua, seperti Pulau Jawa dikirim ke Papua untuk mengikuti program (transmigrasi) ini. Mereka yang dikirim sudah disediakan tanah untuk bertani dan rumah, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya.”

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Setelah Orde Baru runtuh karena gelombang Reformasi 1998, program transmigrasi reguler ini pun dihentikan. Namun, tidak serta-merta meminimalisir gelombang migrasi dari luar Papua. Hal ini makin diperparah dengan masifnya pemekaran daerah otonomi baru (DOB), yang menjadi sasaran empuk migrasi penduduk dari luar Papua.

“Ada yang datang tanpa KTP (Papua). Namun, setelah sebulan tinggal di Papua langsung KTP Papua-nya jadi. Sedangkan orang Papua sendiri buat KTP susahnya minta ampun. Karena migran sudah mendominasi maka mereka mulai menguasai berbagai sektor kehidupan.”

Awalnya, masih siaran pers tersebut, hanya sektor ekonomi seperti warung, kios, toko, dan penjualan bahan pangan di pasar. Lama-kelamaan langsung memonopoli sektor perekonomian dan bisnis. Setelah mendominasi sektor ekonomi migran mulai bergerak menguasai sektor politik.

Lihat dari persentase jumlah kursi DPR, baik kabupaten/kota/provinsi,maupun DPR di pusat, mahasiswa menyebut bukan didominasi OAP. Diperkirakan perbandingan populasi OAP dengan migran pada tahun 1960 sebesar 99%. Sedangkan tahun 2021, OAP mencapai 50 persen.

“Bonus demografi ini diambil dari data Professor Jim Elmslie dari Sydney University, yang meneliti gejala depopulasi atau genosida perlahan di Papua, akibat program transmigrasi.”

Mahasiswa Papua yang tergabung dalam Ikatan Pelajar dan Mahasiswa/i Papua (IPMAPA) di Surabaya, Jawa Timur, menyatakan aksi menolak transmigrasi di Papua. - IST
Mahasiswa Papua yang tergabung dalam Ikatan Pelajar dan Mahasiswa/i Papua (IPMAPA) di Surabaya, Jawa Timur, menyatakan aksi menolak transmigrasi di Papua. – IST

Maka dari itu, IPMAPA Surabaya, Jawa Timur, menyatakan sikap:

1. Menghentikan program pengiriman transmigrasi ke Papua, baik itu transmigrasi legal yang dibiayai negara, maupun transmigrasi ilegal yang diberangkatkan ke Papua.

2. Cabut dan tolak Otonomi Khusus dan hentikan pembentukan DOB baru.

3. Buka akses jurnalis seluas-luasnya di West Papua.

4. Tarik militer organik dan nonorganik dari West Papua.

5. Segera tangkap, pecat dan adili pelaku penembakan almarhum Tobias Silak di Yahukimo.

6. Segera usut tuntas kasus pembunuhan, dan mutilasi terhadap ibu Tarina Murib.

7. Hentikan Proyek Strategis Nasional (PSN) berupa cetak sawah dan penanaman tebu di Kabupaten Merauke, yang merampas tanah adat rakyat Papua di wilayah Merauke seluas 2 juta hektare.

6. Bebaskan seluruh tahanan politik West Papua tanpa syarat.

8. Tutup PT Freeport, BP, LNG Tangguh serta tolak pengembangan Blok Wabu dan Migas di Timika.

9. Hentikan pembangunan empat Kodam tambahan, empat Polda dan pengiriman lima batalyon penyanggah tambahan, serta pembangunan berbagai fasilitas militer, yang justru menjadi dalang dari kekerasan kemanusiaan di Papua.

10. Tangkap, adili, dan penjarakan jenderal pelanggar HAM.

11. Hentikan rasialisme dan politik rasial yang dilakukan Pemerintah Republik Indonesia dan TNI-Polri.

12. Hentikan operasi militer di Nduga, Intan Jaya, Puncak Jaya, Maybrat, Yahukimo, dan seluruh wilayah West Papua lainnya.

13. Cabut dan tolak Omnibus Law, RUU KUHP, UU ITE, seluruh kebijakan kolonial, yang tidak memihak rakyat.

14. Mendukung kemerdekaan Palestina dari penjajahan kolonial Israel.

15. Berikan hak penentuan nasib sendiri sebagai solusi demokratis bagi bangsa West Papua.

Demikian pernyataan sikap ini dibuat, kami berterima kasih atas dukungan, partisipasi dan kerja sama dari semua pihak. (*)

Tags: Papuatransmigrasi
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Otsus Papua

Otsus Papua: Regulasi Kuat, Kurikulum Kearifan Lokal Masih Mandek

September 14, 2026
teror

Teror berulang bukti kegagalan negara melindungi pekerja HAM di Papua

September 14, 2026

LBH Papua Sorong pertanyakan laporan penganiayaan yang diduga dilakukan polisi

September 13, 2026

Komnas HAM Papua: Kekerasan tak menyelesaikan masalah Papua

September 11, 2026

Papua kaya, tetapi siapa yang menikmatinya?

September 10, 2026

Pansus DPD RI mesti desak perundingan damai Papua

September 10, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Jayapura Police: 78 students detained during protest released
16 September 2026
Jayapura Police: 78 students detained during protest released

Sentani, Jubi – Jayapura Police said 78 students were detained while they were preparing to take part in a demonstration [...]

West Papua palm oil companies accused of dumping waste and clearing endemic forest
16 September 2026
West Papua palm oil companies accused of dumping waste and clearing endemic forest

Manokwari, Jubi – Two palm oil companies involved in National Strategic Projects (PSN), Genting Oil Kasuri Pte. Ltd (GOKPL) and [...]

Papua Special Committee to use political powers to investigate Maybrat shooting
15 September 2026
Papua Special Committee to use political powers to investigate Maybrat shooting

Sorong, Jubi – The Papua Special Committee of the Regional Representative Council (DPD RI) says it will use its institutional [...]

Moi Indigenous Youth Block Several Government Offices in Protest
15 September 2026
Moi Indigenous Youth Block Several Government Offices in Protest

Sorong, Jubi – Moi Indigenous youth blocked several government offices in Sorong Regency, Southwest Papua Province, on Monday (14/9/2026), as [...]

109 people affected by violence and armed conflict in Papua in 2026
14 September 2026
109 people affected by violence and armed conflict in Papua in 2026

Jayapura, Jubi – Indonesia’s National Commission on Human Rights (Komnas HAM) says 109 people have been killed or injured in [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Gubernur Nawipa bangun asrama siswa di Intan Jaya

Gubernur Nawipa: Kita bangun asrama termegah di Intan Jaya

September 16, 2026
PNG

Susan Karike Huhume, perancang bendera nasional PNG

September 16, 2026
Pegubin

Bupati didesak bahas rencana pemekaran Pegubin dengan DPRK dan masyarakat

September 16, 2026
PM PNG

PM PNG mendorong warga Memanfaatkan tanah pertanian

September 16, 2026
Vanuatu

PM Vanuatu memuji donasi China untuk pemulihan bencana ganda

September 16, 2026
Fiji

Situasi Fiji darurat karena 1 dari 60 orang dewasa hidup dengan HIV

September 16, 2026
PNG

Menteri PNG: Perusahaan India telah diperingatkan tidak berinvestasi di Bougainville

September 16, 2026
AS

Lembaga kajian AS mengusulkan pemindahan militer ke Guam, CNMI, dan Pasifik

September 15, 2026
HONAI

HONAI hadir untuk perdamaian dan kemanusiaan di Tanah Papua

September 15, 2026
Lanud Manuhua

Koalisi desak Lanud Manuhua hentikan pembangunan di Tanah Adat Sorido–KBS

September 14, 2026
Pansus Papua

Pansus Papua gunakan kewenangan politik usut pelaku penembakan di Maybrat

September 15, 2026
Wagub Geley bertemu Kemenhub

Wagub Geley minta Kemenhub tambah dana untuk perluasan Bandara Nabire

September 15, 2026
Pemuda adat Moi

Pemuda adat Moi palang sejumlah kantor sebagai bentuk protes

September 15, 2026
Pelajar ditangkap

140 pelajar aksi demonstrasi tolak MBG di Sentani ditangkap polisi

September 15, 2026
Gubernur Nawipa bangun asrama siswa di Intan Jaya

Gubernur Nawipa: Kita bangun asrama termegah di Intan Jaya

0
PNG

Susan Karike Huhume, perancang bendera nasional PNG

0
Pegubin

Bupati didesak bahas rencana pemekaran Pegubin dengan DPRK dan masyarakat

0
PM PNG

PM PNG mendorong warga Memanfaatkan tanah pertanian

0
Vanuatu

PM Vanuatu memuji donasi China untuk pemulihan bencana ganda

0
Fiji

Situasi Fiji darurat karena 1 dari 60 orang dewasa hidup dengan HIV

0
PNG

Menteri PNG: Perusahaan India telah diperingatkan tidak berinvestasi di Bougainville

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara