Jayapura, Jubi- Era 1980 an di tanah Papua sangat sedikit orang Papua berpangkat perwira menengah polisi, waktu itu hampir sebagian perwira-perwira menengah, warisan jaman pemerintah Nederlands Nieuw Guinea jebolan sekolah polisi di Base G, mulai menjabat Komandan Resort Polisi (Danres) atau sekarang disebut Kapolres.
Ayah kandungnya Mathius Fakhiri bernama Nathalis Yame Fakhiri. Dia lulusan sekolah polisi zaman Belanda di Hollandia, Base G – sekarang SPN Polda Papua. Pangkat terakhir mendiang ayah kandung Mathias Fakhiri perwira menengah polisi dengan pangkat Letnan Kolonel (Pol) . Zaman Orde Baru kepolisian masih bergabung dalam Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI).
Danres era 1980 an, rekan seangkatan ayah kandung Mathius Fakhiri adalah Kolonel (Pol) Amandus Mansnembra mantan Danres Manokwari dan Merauke. Ada pula Danres Kol (Pol) Frans Krey dan juga Kol (Pol) Dimara.
Generasi almarhum Nathalis Yame Fakhiri adalah perwira-perwira menengah polisi yang pertama kali mengikuti pendidikan Politie School zaman Nederlands Nieuw Guinea di Base G Hollandia. Kemudian mereka melanjutkan di Opleidingschool voor Inheemse Bestuurambtenaren (OSIBA) di Joka.
“Setamat pendidikan di Sekolah Polisi Hollandia, praktik bersama asisten Beestuur Distrik,”kata Amandus Mansnembra rekan seangkatan Nathalis Fakhiri.
Ketika Amandus Mansnembra menjadi Komandan Resort (Danres) Merauke 1976, ayah kandung Mathius Fakhiri waktu itu masih menjadi Komandan Distrik (Dandis) Mappi. Sebelumnya ayah kandung Mathias Fakhiri bertugas Komandan Distrik (Dandis) Boven Digoel dan selanjutnya ke Obba, Keppi.
Setelah bertugas di Mappi, ayah Mathias Fakhiri pindah bertugas di Polres Merauke hingga tugas Polda Papua hingga pensiun di Jayapura dengan pangkat terakhir Letnan Kolonel (Pol) atau sekarang disebut AKBP.
Saat ayah kandungnya bertugas di Ransiki, Mathius Derek Fakhiri lahir pada 6 Januari 1968 di sana. Ia lahir dari pasangan Nathalis Yame Fakhiri asal dari Bade Mappi, Suku Auwyu dengan ibunya Martha Kabuare dari suku Inanwatan, Sorong Selatan.
Ibu kandung Mathius Fakhiri, Martha Kabuare, seorang perawat dan ayahnya (kakek dari Mathias) juga merupakan anggota polisi. Mathius Fakhiri adalah anak ketiga dari sepuluh bersaudara, lima perempuan dan lima laki-laki.
Setelah menetap di Merauke dengan Danres Merauke saat itu Letkol (Pol) Amandus Mansnembra, keluarga Fakhiri tinggal dan bertugas di sana. Saat itu Mathius Fakhiri bersekolah di SD YPK Merauke, 1981. Enam bulan di Jayapura, ayahnya dimutasikan ke Wamena sehingga Mathius melanjutkan pendidikan di SMP YPPK St. Thomas Wamena.
Selanjutnya ayah kandungnya pindah tugas ke Polda Papua dan bersekolah SMP YPPK Taruna Mulia di Argapura, Kota Jayapura hingga melanjutkan ke SMA Negeri 2. Dok IX Atas, Kota Jayapura.
Menurut buku berjudul “Pikiran dan Tindakan Mathius D Fakhiri”, “Di Balik Kisah Sepatu Sobek Sang Jenderal”, yang ditulis Farida Ugesta dengan editor Eko Rudi Sudarto mengisahkan, Mathius D Fakhiri semasa di sekolah juga dikenal sebagai sebagai atlet pelari. “Kecintaannya pada dunia atletik dibuktikan dengan kejuaraaan lari di tingkat sekolah, daerah sampai ke nasional.”
Mathius Fakhiri bersama kontingen Papua berhasil membawa Piala Presiden pertama ke Papua.
Setelah lulus dari SMA Negeri 2 Kota Jayapura, Mathius Fakhiri melanjutkan pendidikan di Akpol (AKABRI) hingga lulus tahun 1990. Setamat pendidikan Akpol dia langsung tugas ke Palangkaraya,Kalteng dan kemudian pindah ke Banjarmasin, Kalsel. Di Banjarmasin Mathius Fakhiri bertemu dengan istrinya, Rafatul Mulkiyah hingga telah dikarunia empat orang anak.
Usai bertugas di Banjarmasin, pindah tugas di Jayapura, Kaimana dan Mako Brimob di Jakarta hingga kemudian menjabat Wakapolda Papua Barat dan Papua pada 2020. Mathius Fakhiri mulai menjabat posisi Kapolda Papua sejak 18 Februari 2021.
Sejak itu Mathius D Fakhiri menjabat Kapolda Papua hingga naik pangkat menjadi Komisaris Jenderal Polisi (Komjen).
Pada Jumat (23/8/2024),Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara korps raport kenaikan pangkat sejumlah perwira tinggi (pati) Polri di Rupatama Mabes Polri, Jakarta. Salah satu pati Polri yang naik pangkat yakni Kapolda Papua, Mathius D Fakhiri.
Ia naik pangkat dari Inspektur Jenderal Polisi (Irjen) menjadi Komisaris Jenderal Polisi (Komjen). Mathius Fakhiri dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB).
“Tercatat ada 12 pati Polri yang naik pangkat dari Brigjen atau jenderal bintang satu hingga Komjen atau jenderal bintang tiga,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangan resmi yang diterima Tempo, Jumat, 23 Agustus 2024. (*)




Discussion about this post